LKPDPertemuan 11Bab 5Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Pemanfaatan Sumber Energi Listrik Ramah Lingkungan untuk Mengatasi Tantangan Energi Daerah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 9 dengan topik "Menganalisis Pemanfaatan Sumber Energi Listrik Ramah Lingkungan untuk Mengatasi Tantangan Energi Daerah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Pemanfaatan Sumber Energi Listrik Ramah Lingkungan untuk Mengatasi Tantangan Energi Daerah

IPA - Kelas 9

Bab 5 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menganalisis Pemanfaatan Sumber Energi Listrik Ramah Lingkungan untuk Mengatasi Tantangan Energi Daerah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenganalisis Pemanfaatan Sumber Energi Listrik Ramah Lingkungan untuk Mengatasi Tantangan Energi Daerah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis pemanfaatan sumber energi listrik ramah lingkungan untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa dan petunjuk kerja secara saksama sebelum memulai aktivitas.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau berkelompok sesuai arahan guru.
  • Gunakan data studi kasus dan pemahaman konsep energi listrik ramah lingkungan untuk melakukan analisis secara kritis.
  • Tuliskan hasil analisismu pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Potensi dan Kendala Energi Listrik Ramah Lingkungan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPA Kelas 9 Bab 5
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati deskripsi 3 jenis sumber energi listrik ramah lingkungan: Energi Surya (PLTS), Energi Angin (PLTB), dan Energi Mikrohidro (PLTMH).
  2. Lakukan analisis mengenai sumber daya alam yang dimanfaatkan, keunggulan pemanfaatan, serta tantangan/keterbatasan fisis penerapannya.
  3. Lengkapi tabel analisis perbandingan pada lembar kerja sesuai format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis perbandingan 3 jenis pembangkit listrik ramah lingkungan berikut: analisislah faktor sumber daya alam yang dibutuhkan, keunggulan bagi lingkungan, serta kendala/keterbatasan fisis pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom dan 3 baris data. Kolom: (1) Jenis Pembangkit, (2) Sumber Daya Fisis yang Dimanfaatkan, (3) Keunggulan Ramah Lingkungan, (4) Kendala/Keterbatasan Operasional. Baris data: Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin (PLTB), dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).

Kegiatan 2: Analisis Studi Kasus: Pemecahan Masalah Listrik di Daerah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks studi kasus Desa Sukamaju
  • Buku catatan/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks kasus berikut: 'Desa Sukamaju berada di daerah perbukitan terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik utama. Desa ini dialiri sungai berbatu dengan debit air deras dan stabil sepanjang tahun serta lereng curam. Warga saat ini menggunakan genset berbahan bakar solar yang mahal dan mencemari udara desa.'
  2. Analisislah permasalahan energi yang dihadapi desa serta alternatif energi listrik ramah lingkungan yang paling efektif untuk mengatasi persoalan tersebut.
  3. Tuliskan hasil analisis logis beserta alasan fisis pendukungnya pada ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks kasus Desa Sukamaju, analisislah tantangan utama penggunaan genset solar yang dihadapi warga!

2. Analisislah jenis sumber energi listrik ramah lingkungan mana yang paling tepat dipilih untuk Desa Sukamaju! Jelaskan analisis alasan pemilihannya berdasarkan kesesuaian kondisi geografis dan keberlanjutan energi!

Format uraian terstruktur: Paragraf analisis kendala energi genset solar (minimal 2 poin kendala) dan Paragraf analisis rekomendasi energi ramah lingkungan (menyebutkan jenis energi dan minimal 2 alasan kesesuaian fisis/geografis).

Kegiatan 3: Analisis Efektivitas dan Dampak Pemanfaatan Energi Listrik Rumah Tangga

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar diskusi
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan penerapan panel surya atap (rooftop solar) untuk kebutuhan listrik rumah tangga perkotaan dalam mengatasi tingginya konsumsi energi fosil.
  2. Diskusikan dalam kelompok dan analisislah bagaimana pemanfaatan panel surya tersebut berkontribusi menyelesaikan krisis energi serta faktor penentu efektivitasnya dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Sajikan hasil analisis komparatif dalam bentuk poin evaluasi kritis.

Pertanyaan:

1. Analisislah bagaimana pemanfaatan panel surya pada atap rumah tangga dapat menyelesaikan masalah ketergantungan listrik berbahan bakar fosil dalam kehidupan sehari-hari!

2. Analisislah 2 faktor lingkungan atau teknis yang memengaruhi efektivitas pemanfaatan panel surya di lingkungan rumah dan bagaimana cara mengoptimalkannya!

Format isian uraian hasil diskusi kelompok yang memuat 2 poin analisis: (1) Mekanisme penyelesaian masalah ketergantungan energi fosil, (2) Dua faktor teknis/lingkungan beserta cara pengoptimalannya.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahamanmu tentang sumber energi listrik ramah lingkungan mengubah caramu melihat penggunaan listrik di rumah dan sekolah?

2. Di antara sumber energi ramah lingkungan yang dianalisis, manakah yang menurutmu paling potensial dikembangkan di daerah tempat tinggalmu saat ini? Mengapa?

3. Langkah hemat energi nyata apa yang dapat segera kamu terapkan untuk mendukung transisi energi ramah lingkungan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.