LKPDPertemuan 5Bab 4Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 9: Pewarisan Sifat pada Manusia dan Penyakit Keturunan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 9 dengan topik "Pewarisan Sifat pada Manusia dan Penyakit Keturunan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Pewarisan Sifat pada Manusia dan Penyakit Keturunan

IPA - Kelas 9

Bab 4 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Pewarisan Sifat pada Manusia dan Penyakit Keturunan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPewarisan Sifat pada Manusia dan Penyakit Keturunan
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis pola pewarisan sifat pada manusia, termasuk pewarisan golongan darah dan penyakit keturunan seperti buta warna dan anemia sel sabit.
  2. Murid dapat memprediksi kemungkinan pewarisan sifat atau penyakit keturunan dalam suatu silsilah keluarga berdasarkan prinsip Hukum Mendel.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara berkelompok (3-4 orang) kecuali ada instruksi individu.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Diskusikan jawaban dengan teman sekelompok sebelum menuliskan jawaban akhir.
  • Gunakan pensil atau pulpen berwarna untuk menandai genotipe dominan dan resesif pada diagram.
  • Tanyakan kepada guru jika ada langkah yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Golongan Darah: Siapa Orang Tuaku?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tercetak
  • Pensil warna (2 warna untuk membedakan alel dari ayah dan ibu)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca informasi singkat berikut: Golongan darah manusia ditentukan oleh gen dengan tiga alel, yaitu I^A, I^B, dan i. Alel I^A dan I^B bersifat kodominan, sedangkan alel i bersifat resesif.
  2. Perhatikan tabel genotipe dan fenotipe golongan darah yang disediakan.
  3. Kerjakan kasus-kasus yang diberikan dengan menuliskan genotipe orang tua dan membuat diagram persilangan (Punnett Square).
  4. Tentukan kemungkinan golongan darah anak dari setiap persilangan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan genotipe yang sesuai untuk setiap golongan darah!

Golongan DarahGenotipe yang Mungkin
A...
B...
AB...
O...

2. Kasus 1: Seorang ayah bergolongan darah A (heterozigot) menikah dengan ibu bergolongan darah B (heterozigot). Buatlah diagram Punnett Square dan tentukan perbandingan genotipe serta fenotipe keturunannya!

3. Kasus 2: Rina bergolongan darah O. Ayahnya bergolongan darah A dan ibunya bergolongan darah B. Apa genotipe kedua orang tua Rina? Jelaskan alasanmu!

Tulis jawaban pada kotak yang tersedia. Untuk Punnett Square, gunakan tabel 2×2 yang sudah dicetak. Tulis genotipe di dalam kotak dan fenotipe serta rasio di bawah tabel.

Kegiatan 2: Melacak Jejak Penyakit Keturunan: Buta Warna dan Anemia Sel Sabit

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tercetak dengan template silsilah kosong
  • Pensil dan penghapus
  • Pensil warna untuk mengarsir individu penderita

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca informasi berikut: Buta warna disebabkan oleh gen resesif terpaut kromosom X (X^b). Anemia sel sabit disebabkan oleh gen resesif autosomal (HbS).
  2. Perhatikan diagram silsilah keluarga (pedigree) yang disediakan pada halaman berikut.
  3. Analisis pola pewarisan penyakit pada setiap silsilah.
  4. Tentukan genotipe setiap individu dalam silsilah berdasarkan fenotipe yang tampak.
  5. Gunakan simbol: lingkaran = perempuan, kotak = laki-laki, diarsir = penderita.

Pertanyaan:

1. Perhatikan silsilah keluarga A (buta warna). Seorang ibu normal (carrier) menikah dengan ayah normal. Gambarkan diagram silsilah dan tentukan genotipe seluruh anggota keluarga jika mereka memiliki 1 anak laki-laki buta warna dan 1 anak perempuan normal!

Ruang gambar

2. Mengapa penyakit buta warna lebih banyak diderita laki-laki daripada perempuan? Jelaskan kaitannya dengan kromosom seks!

3. Kasus anemia sel sabit: Kedua orang tua Budi adalah carrier anemia sel sabit (HbA HbS). Buatlah Punnett Square dan prediksi: (a) berapa peluang Budi menderita anemia sel sabit? (b) berapa peluang Budi menjadi carrier?

4. Diskusikan dalam kelompok: Apa perbedaan pola pewarisan penyakit terpaut kromosom X (seperti buta warna) dengan penyakit autosomal resesif (seperti anemia sel sabit)? Tuliskan minimal 3 perbedaan dalam tabel!

Gambar silsilah pada kotak besar yang tersedia (gunakan simbol standar pedigree). Jawaban uraian ditulis di baris yang disediakan (minimal 3-5 kalimat). Tabel perbedaan dibuat 3 kolom: Aspek, Terpaut-X, Autosomal Resesif.

Kegiatan 3: Konselor Genetika Cilik: Prediksi dan Rekomendasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tercetak
  • Kartu skenario kasus
  • Spidol warna untuk presentasi (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu adalah seorang konselor genetika muda yang membantu keluarga memahami risiko penyakit keturunan.
  2. Baca skenario kasus keluarga yang diberikan.
  3. Analisis silsilah keluarga tersebut dan buat prediksi pewarisan sifat ke generasi berikutnya.
  4. Susun rekomendasi sederhana untuk keluarga tersebut berdasarkan analisismu.
  5. Presentasikan hasil kerja kelompokmu dalam 2-3 menit.

Pertanyaan:

1. Skenario: Keluarga Pratama ingin mengetahui risiko anak mereka menderita buta warna. Pak Pratama normal, Bu Pratama memiliki ayah yang buta warna. Tentukan genotipe Bu Pratama dan prediksi peluang anak laki-laki dan perempuan mereka menderita buta warna!

2. Buatlah silsilah keluarga Pratama lengkap (3 generasi: kakek-nenek, orang tua, dan prediksi anak) dengan genotipe setiap individu!

Ruang gambar

3. Sebagai konselor genetika cilik, tuliskan rekomendasi sederhana untuk Keluarga Pratama (3-5 kalimat). Apa yang perlu mereka ketahui tentang risiko keturunan mereka?

Gambar silsilah 3 generasi pada area kotak besar. Tuliskan prediksi peluang dalam bentuk persentase atau rasio. Rekomendasi ditulis dalam bentuk paragraf singkat di kolom yang tersedia.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang pewarisan sifat pada manusia? Mengapa hal itu menarik bagimu?

2. Coba perhatikan ciri-ciri fisikmu dan keluargamu (misalnya kemampuan menggulung lidah, cuping telinga menempel/terpisah). Menurutmu, apakah sifat-sifat tersebut juga diwariskan secara genetik? Bagaimana kamu bisa membuktikannya?

3. Jika kamu menjadi konselor genetika sungguhan di masa depan, tantangan apa yang mungkin kamu hadapi saat menyampaikan informasi risiko penyakit keturunan kepada sebuah keluarga?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.