LKPDPertemuan 9Bab 3Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 9: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan secara Sistematis tentang Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Organ Reproduksi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 9 dengan topik "Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan secara Sistematis tentang Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Organ Reproduksi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan secara Sistematis tentang Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Organ Reproduksi

IPA - Kelas 9

Bab 3 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan secara Sistematis tentang Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Organ Reproduksi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMengomunikasikan Hasil Penyelidikan secara Sistematis tentang Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Organ Reproduksi
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara sistematis dan utuh yang ditunjang dengan argumen dan bahasa yang sesuai konteks penyelidikan tentang upaya menjaga kesehatan sistem organ reproduksi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan teliti dan bekerja samalah secara aktif dalam kelompok.
  • Fokuskan kegiatan pada penyusunan struktur komunikasi dan penyampaian hasil penyelidikan secara utuh, logis, dan menggunakan bahasa ilmiah yang tepat.
  • Gunakan waktu secara optimal sesuai dengan pembagian alokasi waktu tiap tahapan kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Kerangka Komunikasi Hasil Penyelidikan secara Sistematis

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Catatan data hasil penyelidikan kelompok sebelumnya
  • Kertas lembar kerja / buku tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati data hasil penyelidikan literatur kelompok mengenai upaya menjaga kesehatan organ reproduksi yang telah diperoleh sebelumnya (misal: pentingnya menjaga kelembapan pakaian dalam, pencegahan infeksi jamur/bakteri, atau bahaya penyakit menular seksual).
  2. Susun alur komunikasi hasil penyelidikan secara sistematis ke dalam 3 bagian utama: Pendahuluan/Konteks Masalah, Fakta Hasil Penyelidikan & Argumen Ilmiah, serta Simpulan/Solusi.
  3. Pastikan bahasa yang digunakan objektif, baku, dan sesuai konteks sains kesehatan reproduksi.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah bagan alur komunikasi hasil penyelidikan berikut agar tersaji secara sistematis:

  1. Konteks/Latar Penyelidikan,
  2. Temuan Fakta & Argumen Pendukung,
  3. Rekomendasi/Simpulan Aksi!
Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan argumen ilmiah pendukung yang mengaitkan temuan penyelidikan dengan alasan biologis mengapa organ reproduksi perlu dijaga kesehatannya!

Format tabel 3 baris: Bagian Sistematika (Pendahuluan, Temuan Fakta & Argumen, Simpulan) dan Uraian Kalimat Komunikasi; serta ruang uraian paragraf 3-4 kalimat untuk argumen ilmiah.

Kegiatan 2: Menata Bahasa dan Media Penyampaian Komunikasi Ilmiah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Draf kerangka Kegiatan 1
  • Alat tulis / papan catatan kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan kerangka sistematis pada Kegiatan 1, formulasikan draf naskah lisan atau poin tayang presentasi kelompok.
  2. Periksa ketepatan istilah sains reproduksi (seperti 'flora normal', 'kelembapan', 'patogen', 'infeksi saluran reproduksi', 'pH seimbang') agar komunikasi tidak ambigu dan relevan dengan konteks pendengar remaja.
  3. Rancang urutan transisi antarbagian (pembuka, isi temuan, rekomendasi penutup) agar komunikasi berjalan utuh dan saling terhubung.

Pertanyaan:

1. Identifikasi dan perbaiki 3 istilah atau kalimat non-ilmiah berikut menjadi bahasa komunikasi sains yang tepat: (a) 'Jangan biarkan organ intim basah biar tidak gatal-gatal' -> ...; (b) 'Kuman jahat bisa masuk dari belakang' -> ...; (c) 'Pakai celana ketat bikin tempatnya sesak' -> ...

2. Susunlah 1 paragraf narasi lisan pembuka dan pengantar argumen yang akan digunakan saat menyajikan hasil penyelidikan di hadapan kelas!

Tabel perbaikan bahasa ilmiah (Kolom: Kalimat Asal, Istilah/Bahasa Sains Pengganti) dan kotak narasi teks komunikasi lisan (1 paragraf ringkas).

Kegiatan 3: Praktik Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan dan Umpan Balik Antar-Kelompok

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar rubrik penilaian komunikasi antar-teman / lembar catatan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sajikan hasil penyelidikan kelompok secara lisan dan sistematis di depan kelompok lain / kelas sesuai waktu yang ditentukan (3 menit tiap perwakilan kelompok).
  2. Kelompok penyimak memberikan catatan berdasarkan keterpenuhan elemen komunikasi: kelengkapan struktur (pembuka-isi-penutup), keterkaitan argumen dengan data, dan ketepatan penggunaan bahasa sains.
  3. Lakukan klarifikasi dan penegasan kesimpulan di akhir penyampaian.

Pertanyaan:

1. Sampaikan secara lisan paparan hasil penyelidikan kelompokmu secara utuh dan sistematis! Catat poin penting respon atau pertanyaan klarifikasi dari audiens!

2. Tuliskan hasil evaluasi diri kelompok: Apakah komunikasi hasil penyelidikan kalian sudah tersaji runtut, utuh, dan didukung argumen ilmiah yang tepat sasaran?

Kolom catatan respon audiens (2-3 poin pertanyaan/tanggapan) dan kolom refleksi ketercapaian komunikasi sistematis kelompok (1 paragraf evaluasi).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari penyampaian hasil penyelidikan tadi yang menurutmu paling kuat argumennya dalam meyakinkan orang lain?

2. Kesulitan apa yang kamu hadapi saat harus mengubah fakta penyelidikan sehari-hari menjadi bahasa sains yang sistematis dan baku?

3. Mengapa komunikasi yang sistematis dan berdasarkan bukti ilmiah penting saat membahas topik kesehatan organ reproduksi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.