LKPDPertemuan 7Bab 3Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 9: Mengolah Data Penggunaan Alat Kontrasepsi dan Kasus Kesehatan Reproduksi ke dalam Bentuk Model Diagram

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 9 dengan topik "Mengolah Data Penggunaan Alat Kontrasepsi dan Kasus Kesehatan Reproduksi ke dalam Bentuk Model Diagram".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Mengolah Data Penggunaan Alat Kontrasepsi dan Kasus Kesehatan Reproduksi ke dalam Bentuk Model Diagram

IPA - Kelas 9

Bab 3 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengolah Data Penggunaan Alat Kontrasepsi dan Kasus Kesehatan Reproduksi ke dalam Bentuk Model Diagram

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMengolah Data Penggunaan Alat Kontrasepsi dan Kasus Kesehatan Reproduksi ke dalam Bentuk Model Diagram
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengolah data dalam bentuk tabel, grafik, dan model mengenai perkembangan dan kesehatan sistem reproduksi manusia

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tertib di dalam kelompok masing-masing.
  • Cermati setiap data mentah berupa teks narasi dan angka yang disajikan sebelum mengolahnya.
  • Gunakan penggaris dan alat mewarnai/pensil untuk membuat sajian tabel, grafik, serta model diagram secara rapi dan presisi.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat instruksi pengolahan data yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Mengolah Data Mentah Survei Kontrasepsi ke Bentuk Tabel Terstruktur

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris
  • Kalkulator bila diperlukan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi hasil survei penggunaan alat kontrasepsi di sebuah wilayah RW (total 100 akseptor): 'Sebanyak 40 pasangan menggunakan KB Suntik, 25 pasangan memilih Pil KB, 15 pasangan menggunakan IUD/Spiral, 12 pasangan memilih Implan/Susuk, dan 8 pasangan menggunakan Kondom.'
  2. Kelompokkan dan urutkan data tersebut dari jumlah pengguna terbanyak ke paling sedikit.
  3. Hitung persentase dari masing-masing metode kontrasepsi berdasarkan jumlah total responden.
  4. Sajikan data tersebut secara rapi ke dalam format tabel pengolahan data yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Olah dan susunlah narasi data survei tersebut ke dalam tabel distribusi frekuensi yang memuat: Nomor, Jenis Alat/Metode Kontrasepsi, Jumlah Pengguna (Jiwa), dan Persentase (%). Pastikan urutan dimulai dari metode dengan pengguna terbanyak!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel yang telah kamu susun, tentukan metode kontrasepsi dengan frekuensi pengguna tertinggi dan metode dengan frekuensi terendah beserta selisih persentasenya!

Format tabel 4 kolom x 6 baris data: [Kolom 1: No], [Kolom 2: Jenis Kontrasepsi], [Kolom 3: Frekuensi/Jumlah], [Kolom 4: Persentase (%)]. Di bawah tabel disediakan 2 baris isian singkat untuk nilai frekuensi tertinggi, terendah, dan selisih persentase.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Mengolah Data Kasus Penyakit Sistem Reproduksi Menjadi Grafik Batang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas grafik/grid pada lembar kerja
  • Penggaris
  • Pensil warna/spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel data kasus infeksi/gangguan sistem reproduksi di sebuah klinik kesehatan remaja selama 1 tahun berikut: Keputihan Patologis: 50 kasus; Sifilis: 15 kasus; Gonore: 25 kasus; Herpes Genitalis: 10 kasus.
  2. Tentukan sumbu mendatar (sumbu X) untuk jenis penyakit dan sumbu tegak (sumbu Y) untuk jumlah kasus dengan skala kelipatan 5 atau 10.
  3. Gambarlah grafik batang (bar chart) berdasarkan angka-angka tersebut pada bidang koordinat yang disediakan secara presisi menggunakan penggaris.
  4. Beri label nama sumbu dan judul grafik yang tepat.

Pertanyaan:

1. Ubahlah data kasus kesehatan reproduksi di klinik remaja tersebut menjadi grafik batang yang proporsional dan lengkap dengan label sumbu X (Jenis Gangguan), sumbu Y (Jumlah Kasus: skala 0-60 dengan interval 10), serta judul grafik yang jelas!

Ruang gambar

2. Urutkan jenis penyakit sistem reproduksi tersebut dari kasus tertinggi hingga terendah berdasarkan grafik yang telah kamu gambar!

Disediakan bidang kisi-kisi grafik bergaris (grid) berukuran 10 cm x 10 cm dengan garis sumbu X dan Y, serta 2 baris isian di bawahnya untuk urutan penyakit.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Mengolah Data Faktor Risiko dan Dampak Kesehatan Reproduksi ke Model Diagram Alir (Flowchart)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil/pena
  • Spidol warna penanda alur panah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati daftar hubungan sebab-akibat terkait kesehatan reproduksi berikut: - Kondisi Awal: Kurangnya pengetahuan & akses informasi kontrasepsi/kesehatan reproduksi. - Perilaku Berisiko: Hubungan seksual berisiko dan tidak terencana / pernikahan dini. - Masalah Utama: Infeksi Menular Seksual (IMS) dan Kehamilan Usia Dini yang Tidak Siap. - Dampak Kesehatan Reproduksi Jangka Panjang: Kanker leher rahim / Risiko tinggi komplikasi kelahiran dan Stunting pada bayi. - Upaya Kontrol/Solusi: Penerapan Program Keluarga Berencana (KB) dan Edukasi Kesehatan Reproduksi Terpadu.
  2. Olah komponen-komponen data di atas menjadi sebuah model diagram alir (konseptual/flowchart) yang menunjukkan hubungan alur logis dari kondisi awal, percabangan masalah, dampak, hingga titik masuk solusi/kontrol.
  3. Gunakan simbol kotak untuk kondisi/masalah, tanda panah untuk arah hubungan, dan bentuk lingkaran/belah ketupat untuk titik kontrol/solusi.

Pertanyaan:

1. Susunlah model diagram alir yang memetakan hubungan antara kondisi awal, perilaku berisiko, masalah utama reproduksi, dampak kesehatan, serta posisi titik intervensi program KB/kontrol kesehatan reproduksi!

Ruang gambar

2. Berdasarkan model diagram yang kamu buat, pada bagian alur mana intervensi penggunaan alat kontrasepsi dan edukasi reproduksi paling efektif memutus rantai masalah? Jelaskan secara ringkas pembacaan alur diagram tersebut!

Kotak bidang kosong berukuran 1 halaman setengah untuk penggambaran model diagram alir lengkap dengan legenda bentuk simbol, serta kolom bergaris 4 baris untuk penjelasan uraian alur diagram.

REFLEKSI

1. Dari ketiga bentuk penyajian data (tabel, grafik batang, dan model diagram alir), bentuk mana yang menurutmu paling mudah dipahami untuk melihat perbandingan angka dan mana yang paling jelas menunjukkan hubungan sebab-akibat?

2. Keterampilan apa yang menurutmu paling menantang saat mengubah data mentah/narasi menjadi bentuk grafik dan model diagram yang tepat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.