LKPDPertemuan 5Bab 3Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Kelainan Non-Infeksi, Tumor, dan Gangguan Fisiologis pada Sistem Organ Reproduksi Manusia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 9 dengan topik "Menganalisis Kelainan Non-Infeksi, Tumor, dan Gangguan Fisiologis pada Sistem Organ Reproduksi Manusia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Kelainan Non-Infeksi, Tumor, dan Gangguan Fisiologis pada Sistem Organ Reproduksi Manusia

IPA - Kelas 9

Bab 3 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menganalisis Kelainan Non-Infeksi, Tumor, dan Gangguan Fisiologis pada Sistem Organ Reproduksi Manusia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenganalisis Kelainan Non-Infeksi, Tumor, dan Gangguan Fisiologis pada Sistem Organ Reproduksi Manusia
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ reproduksi manusia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa dan petunjuk kerja sebelum memulai aktivitas belajar.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu untuk mencermati dan menelaah setiap studi kasus yang disajikan.
  • Gunakan konsep struktur dan fungsi organ reproduksi manusia untuk mengidentifikasi letak serta mekanisme terjadinya gangguan.
  • Tuliskan hasil analisis kelompokmu secara sistematis pada format ruang jawaban yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Mekanisme Gangguan Fisiologis dan Non-Infeksi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPA Kelas 9 Bab Sistem Reproduksi
  • Alat tulis
  • Kamus istilah biologi/sumber bacaan ajar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks kasus medis 1 dan kasus medis 2 di bawah ini.
  2. Kasus 1: Ibu Rina (32 tahun) mengalami nyeri haid yang sangat parah di luar siklus normal dan sulit hamil. Hasil pemeriksaan USG menunjukkan adanya jaringan dinding dalam rahim yang tumbuh dan menebal di luar rahim, yaitu menempel pada ovarium dan saluran tuba fallopi.
  3. Kasus 2: Pak Hendra (58 tahun) mengalami keluhan sering buang air kecil di malam hari, pancaran urine melemah, dan merasa kandung kemih tidak pernah kosong sempurna. Dokter menyatakan adanya pembesaran sel-sel kelenjar prostat non-kanker (Benign Prostatic Hyperplasia/BPH).
  4. Lakukan analisis organ yang terganggu, jenis kelainan, serta alasan mengapa gejala fisiologis tersebut dapat terjadi pada tabel analisis.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kasus 1, analisislah nama kelainan tersebut, organ spesifik yang mengalami gangguan letak jaringan, dan mengapa keberadaan jaringan tersebut di tuba fallopi dapat mengganggu proses fertilisasi!

2. Berdasarkan Kasus 2, analisislah keterkaitan posisi anatomis kelenjar prostat terhadap saluran uretra dan jelaskan mengapa pembesaran kelenjar ini menyebabkan aliran urine melemah!

Tuliskan jawaban pada lembar kerja bergaris dengan struktur: (1) Identifikasi Kelainan, (2) Organ Terdampak, dan (3) Analisis Mekanisme Sebab-Akibat Gangguan Fisiologis.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Analisis Diferensial Tumor dan Gangguan Fungsional

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPA Kelas 9
  • Format lembar LKPD tabel analisis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari data perbandingan empat kondisi kelainan non-infeksi pada organ reproduksi: Kanker Serviks, Kista Ovarium, Kriptorkidisme, dan Varikokel.
  2. Lakukan analisis mendalam terhadap organ sasaran, mekanisme kerusakan/gangguan, dan dampak fisiologisnya terhadap fungsi reproduksi.
  3. Lengkapi tabel analisis perbandingan di bawah ini bersama kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel perbandingan analisis kelainan non-infeksi dan tumor berikut:

  1. Kista Ovarium (Organ: ..., Mekanisme: ..., Dampak reproduksi: ...)
  2. Kanker Serviks (Organ: ..., Mekanisme: ..., Dampak reproduksi: ...)
  3. Kriptorkidisme (Organ: ..., Mekanisme: ..., Dampak reproduksi: ...)
  4. Varikokel (Organ: ..., Mekanisme: ..., Dampak reproduksi: ...)
Ruang tabel jawaban

2. Dari tabel yang telah kamu lengkapi, bandingkan secara kritis kriptorkidisme dan varikokel: persamaan faktor fisik lingkungan apakah yang menyebabkan kedua kelainan tersebut sama-sama mengganggu pembentukan sperma?

Isi tabel 4 kolom (Nama Kelainan, Organ Sasaran, Mekanisme Gangguan, Dampak Fisiologis) di lembar LKPD, lalu tuliskan paragraf analisis perbandingan kriptorkidisme vs varikokel di bawah tabel.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Evaluasi Kausalitas Kasus Gangguan Fisiologis dan Presentasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/lembar kerja diskusi
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus inferensial berikut: 'Pasangan suami istri memeriksakan diri ke dokter spesialis karena belum dikaruniai anak. Hasil uji laboratorium menunjukkan: - Analisis sperma suami: Jumlah sperma normal, motilitas (daya gerak) normal, bentuk normal. - Pemeriksaan istri: Siklus menstruasi sangat tidak teratur (oligomenorea), ditemukan banyak folikel kecil yang tidak berkembang matang di kedua ovarium (Polycystic Ovary Syndrome/PCOS), serta kadar hormon androgen lebih tinggi dari rata-rata wanita normal.'
  2. Diskusikan dalam kelompok untuk menganalisis akar penyebab kegagalan fertilisasi berdasarkan prinsip gangguan fisiologis hormon dan oogenesis.
  3. Tuliskan argumen ilmiah kelompokmu dan bersiaplah memaparkannya di depan kelas serta melakukan refleksi akhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data pemeriksaan medis di atas, simpulkan dari pihak manakah kelainan sistem reproduksi terdeteksi, apa nama kelainannya, dan analisislah mengapa ketidakmatangan folikel ovarium menyebabkan tidak terjadinya kehamilan!

Tuliskan hasil diskusi kelompok dalam bentuk bagan alur kausalitas (sebab-akibat): Kondisi Hormon -> Kondisi Folikel Ovarium -> Keberadaan Sel Telur -> Status Fertilisasi.

REFLEKSI

1. Konsep apa yang paling menantang namun menarik saat menganalisis hubungan antara kelainan fisik/hormonal dengan gangguan fungsi organ reproduksi hari ini?

2. Bagaimana pemahaman tentang gangguan sistem reproduksi ini membantumu menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi secara sadar dan bertanggung jawab?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.