LKPDPertemuan 3Bab 2Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 9: Analisis Data Pengelompokan Jenis dan Fungsi Zat Aditif Pemanis, Pewarna, serta Penyedap

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 9 dengan topik "Analisis Data Pengelompokan Jenis dan Fungsi Zat Aditif Pemanis, Pewarna, serta Penyedap".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Analisis Data Pengelompokan Jenis dan Fungsi Zat Aditif Pemanis, Pewarna, serta Penyedap

IPA - Kelas 9

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Analisis Data Pengelompokan Jenis dan Fungsi Zat Aditif Pemanis, Pewarna, serta Penyedap

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikAnalisis Data Pengelompokan Jenis dan Fungsi Zat Aditif Pemanis, Pewarna, serta Penyedap
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis data hasil pengamatan jenis dan fungsi zat aditif serta menarik kesimpulan berdasarkan bukti dampaknya terhadap kesehatan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang.
  • Cermati sajian data komposisi produk makanan/minuman kemasan serta lembar fakta ilmiah yang disediakan pada lembar kerja.
  • Gunakan keterampilan proses analisis data untuk mengidentifikasi kelompok zat, fungsi, serta bukti dampaknya terhadap kesehatan.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Data Komposisi Kemasan: Jenis dan Fungsi Zat Aditif

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Data teks komposisi sampel kemasan pangan A, B, dan C
  • Alat tulis
  • Buku Siswa IPA Kelas 9 Bab 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan data komposisi dari 3 sampel produk pangan kemasan berikut:
  2. - Sampel A (Minuman Ringan Berperisa Jeruk): Air, gula tebu, asam sitrat, pemanis buatan aspartam (40 mg/saji), pewarna sintetis Tartrazin CI 19140, pewarna alami Kurkumin CI 75300, pengatur keasaman, perisa identik alami jeruk.
  3. - Sampel B (Camilan Keripik Gurih): Kentang, minyak kelapa sawit, garam, penguat rasa Mononatrium Glutamat (MSG), bubuk bawang putih, hidrolisat protein nabati, pewarna sintetis Kuning FCF CI 15985.
  4. - Sampel C (Susu Fermentasi Rasa Stroberi): Susu rekonstitusi, sukrosa, kultur bakteri asam laktat, perisa stroberi, pewarna alami Karmin CI 75470, pemanis alami Stevia.
  5. Kelompokkan zat aditif yang ditemukan pada ketiga sampel berdasarkan jenis fungsinya (Pemanis, Pewarna, Penyedap) dan asal perolehannya (Alami atau Buatan/Sintetis) ke dalam tabel analisis data.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis data pengelompokan zat aditif berikut berdasarkan ketiga sampel produk di atas!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel data yang telah disusun, sebutkan fungsi utama penambahan zat pemanis, pewarna, dan penyedap pada produk makanan/minuman tersebut!

Tabel 4 kolom: [Nama Zat Aditif | Sampel Produk Asal | Kategori Fungsi (Pemanis/Pewarna/Penyedap) | Asal Bahan (Alami/Buatan)]. Disediakan 8 baris isian data diikuti 4 baris bergaris untuk uraian fungsi.

Kegiatan 2: Analisis Bukti Data Dampak Zat Aditif terhadap Kesehatan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Fakta Bukti Klinis dan Regulasi Kesehatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati Lembar Bukti Klinis & Regulasi Kesehatan berikut:
  2. - Bukti 1: Uji klinis menunjukkan konsumsi pemanis sintetis aspartam berlebih menghasilkan senyawa fenilalanin yang berbahaya bagi penderita fenilketonuria (PKU). Batas Asupan Harian Maksimum (ADI) aspartam adalah 40-50 mg/kg berat badan.
  3. - Bukti 2: Data Badan Pengawas Pangan menunjukkan pewarna sintetis Tartrazin jika dikonsumsi melebihi ambang toleransi secara terus-menerus dapat memicu reaksi alergi gatal-gatal serta hiperaktivitas pada sebagian anak-anak.
  4. - Bukti 3: Laporan medis konsumsi Mononatrium Glutamat (MSG) dosis tinggi pada individu rentan dapat memicu gejala pusing, leher tegang, dan mual sementara (gejala sensitivitas MSG). Konsumsi natrium berlebih dari MSG dan garam jangka panjang meningkatkan risiko hipertensi.
  5. - Bukti 4: Penggunaan bahan alami (kunyit/kurkumin, daun suji, gula aren, garam meja dosis terukur) relatif aman bagi metabolisme tubuh dan tidak memicu reaksi hipersensitivitas jika dikonsumsi sesuai kebutuhan normal.
  6. Diskusikan pertanyaan analisis berikut bersama kelompokmu dengan merujuk langsung pada bukti-bukti di atas.

Pertanyaan:

1. Bandingkan data dampak kesehatan antara penggunaan zat aditif alami dengan zat aditif sintetis/buatan berdasarkan lembar bukti klinis!

2. Seorang anak mengonsumsi 5 kemasan Camilan B dan 4 kaleng Sampel A dalam satu hari. Berdasarkan data kandungan zat aditif dan bukti klinis kesehatan, analisislah potensi risiko dampak kesehatan yang dapat dialami anak tersebut beserta alasannya!

Kolom uraian terstruktur: disediakan 6 baris bergaris untuk perbandingan dampak alami vs sintetis, dan 8 baris bergaris untuk analisis kasus risiko konsumsi berlebih.

Kegiatan 3: Penarikan Kesimpulan Berbasis Bukti

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kompilasi Aktivitas 1 dan Aktivitas 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan seluruh hasil pengelompokan jenis dan fungsi serta bukti dampaknya terhadap kesehatan pada Aktivitas 1 dan 2, susunlah kesimpulan kelompok secara runtut dan berbasis bukti ilmiah.
  2. Presentasikan kesimpulan kelompok di depan kelas secara singkat, lalu selesaikan refleksi individu di akhir kegiatan.

Pertanyaan:

1. Tariklah kesimpulan umum mengenai keterkaitan antara pemilihan jenis zat aditif (alami vs buatan) pada pemanis, pewarna, dan penyedap dengan dampaknya terhadap kesehatan manusia berdasarkan bukti data yang telah dianalisis!

Bagan kotak kesimpulan akhir kelompok berukuran 1/2 halaman kertas folio bergaris.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis data kandungan zat aditif pada kemasan tadi, bagaimana kebiasaanmu dalam memeriksa label komposisi makanan ringan sebelum membelinya?

2. Bukti ilmiah apa yang paling mengubah pandanganmu mengenai perbedaan dampak konsumsi zat aditif alami dibandingkan zat aditif buatan bagi tubuhmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.