LKPD IPA Kelas 9: Eksperimen Homeostasis: Efek Suhu terhadap Keringat dan Warna Urine sebagai Indikator Keseimbangan Cairan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 9 dengan topik "Eksperimen Homeostasis: Efek Suhu terhadap Keringat dan Warna Urine sebagai Indikator Keseimbangan Cairan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPA Kelas 9: Eksperimen Homeostasis: Efek Suhu terhadap Keringat dan Warna Urine sebagai Indikator Keseimbangan Cairan
IPA - Kelas 9
Bab 1 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA — Kelas 9 (Fase D) Topik: Eksperimen Homeostasis: Efek Suhu terhadap Keringat dan Warna Urine sebagai Indikator Keseimbangan Cairan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Selidiki: Keringat di Dua Kondisi SuhuEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel data pengamatan berikut berdasarkan hasil eksperimenmu! Ruang tabel jawaban 2. Bandingkan jumlah keringat pada kondisi ruangan sejuk dan panas. Apa perbedaan yang kamu amati? Mengapa perbedaan itu terjadi? 3. Jika kamu melihat selisih berat badan sebelum dan sesudah aktivitas, apa yang menyebabkan perubahan berat badan tersebut? Apa hubungannya dengan cairan tubuh? 4. Gambarkan secara sederhana mekanisme pengaturan suhu tubuh (termoregulasi) saat kamu berada di lingkungan panas! Gunakan kotak di bawah ini dan sertakan kata kunci: hipotalamus, kelenjar keringat, penguapan, suhu tubuh normal. Ruang gambar Pertanyaan 1: isi tabel 7 kolom (Kondisi Ruangan | Suhu Ruangan °C | Waktu Aktivitas menit | Jenis Aktivitas | Jumlah Keringat | Berat Badan Sebelum kg | Berat Badan Setelah kg) dengan 2 baris data (Sejuk dan Panas). Pertanyaan 2–3: tulis uraian minimal 3 kalimat per jawaban. Pertanyaan 4: buat diagram/bagan di kotak kosong berukuran 10×8 cm yang disediakan. Kegiatan 2: Detektif Cairan Tubuh: Membaca Warna UrineEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Cocokkan setiap skenario berikut dengan nomor warna urine (1–8) yang paling tepat, lalu jelaskan alasanmu! Skenario A: Budi baru saja minum 3 gelas air putih dan belum berolahraga. Ruang tabel jawaban 2. Mengapa warna urine bisa digunakan sebagai indikator keseimbangan cairan tubuh? Jelaskan hubungan antara kadar air dalam tubuh, fungsi ginjal, dan kepekatan urine! 3. Hubungkan hasil Kegiatan 1 (eksperimen keringat) dengan Kegiatan 2 ini: jika seseorang banyak berkeringat di ruangan panas tetapi tidak minum air pengganti, apa yang kemungkinan terjadi pada warna urinenya beberapa jam kemudian? Jelaskan menggunakan konsep homeostasis! 4. Berdasarkan pemahamanmu, tuliskan 3 kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu menjaga warna urine tetap di kisaran nomor 2–3 (terhidrasi baik)! Pertanyaan 1: isi tabel 3 kolom (Skenario | Nomor Warna Urine | Alasan) dengan 4 baris. Pertanyaan 2: tulis uraian minimal 4 kalimat. Pertanyaan 3: tulis hasil diskusi kelompok minimal 5 kalimat, sertakan kata kunci 'homeostasis' dan 'ginjal'. Pertanyaan 4: tulis 3 poin singkat dalam bentuk daftar bernomor. Kegiatan 3: Menyusun Bukti: Homeostasis dalam AksiEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel 'Bukti Homeostasis' berikut berdasarkan dua kegiatan yang telah kamu lakukan! Kolom yang perlu diisi: (a) Perubahan yang Terjadi pada Tubuh, (b) Mekanisme Homeostasis yang Bekerja, (c) Organ/Sistem yang Terlibat, (d) Bukti dari Eksperimenmu. Ruang tabel jawaban 2. Dengan menggunakan data dari Kegiatan 1 dan 2, tuliskan sebuah argumen ilmiah singkat (minimal 5 kalimat) yang menjawab pertanyaan berikut: 'Bagaimana tubuh manusia membuktikan bahwa ia mampu menjaga keseimbangan internal (homeostasis) saat menghadapi perubahan suhu lingkungan?' 3. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika mekanisme homeostasis tubuh tidak berfungsi dengan baik? Berikan satu contoh gangguan kesehatan yang berhubungan dengan kegagalan termoregulasi atau keseimbangan cairan, dan jelaskan gejalanya! Pertanyaan 1: isi tabel 4 kolom (Perubahan yang Terjadi | Mekanisme Homeostasis | Organ/Sistem Terlibat | Bukti dari Eksperimen) dengan minimal 2 baris. Pertanyaan 2: tulis argumen ilmiah dalam paragraf minimal 5 kalimat, tandai klaim dan buktinya. Pertanyaan 3: tulis hasil diskusi kelompok dalam 4–6 kalimat, sertakan nama gangguan dan gejalanya. REFLEKSI1. Setelah melakukan dua eksperimen hari ini, bagaimana perasaanmu ketika menyadari bahwa tubuhmu bekerja keras menjaga keseimbangan setiap saat — bahkan saat kamu tidur? Tuliskan satu hal baru yang kamu pelajari tentang tubuhmu sendiri. 2. Apakah ada kebiasaan harianmu yang perlu diubah setelah memahami hubungan antara keringat, warna urine, dan homeostasis? Jelaskan perubahan konkret apa yang ingin kamu lakukan mulai besok. 3. Bayangkan kamu adalah seorang dokter yang harus menjelaskan pentingnya minum air cukup kepada seorang atlet muda. Gunakan konsep homeostasis yang kamu pelajari hari ini untuk membuat penjelasan singkat yang mudah dipahami — tuliskan dalam 3–4 kalimat. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.