LKPDPertemuan 6Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 9: Sistem Hormon: Kelenjar Endokrin, Jenis Hormon, dan Fungsinya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 9 dengan topik "Sistem Hormon: Kelenjar Endokrin, Jenis Hormon, dan Fungsinya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Sistem Hormon: Kelenjar Endokrin, Jenis Hormon, dan Fungsinya

IPA - Kelas 9

Bab 1 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Sistem Hormon: Kelenjar Endokrin, Jenis Hormon, dan Fungsinya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikSistem Hormon: Kelenjar Endokrin, Jenis Hormon, dan Fungsinya
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan struktur kelenjar endokrin utama (hipofisis, tiroid, adrenal, pankreas, gonad) beserta hormon yang dihasilkan dan fungsinya bagi tubuh.
  2. Murid dapat membedakan mekanisme kerja sistem saraf dan sistem hormon dalam mengkoordinasikan fungsi tubuh manusia.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri atau berdiskusi dengan teman kelompokmu sesuai instruksi.
  • Gunakan berbagai sumber (buku, gambar, pengalaman) untuk memperkaya jawabanmu.
  • Tuliskan jawaban dengan jelas dan lengkap di tempat yang disediakan.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Peta Sistem Hormon: Mengenal Kelenjar Endokrin

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar sistem kelenjar endokrin (dari buku atau proyektor)
  • Buku siswa IPA kelas 9 halaman 20-21
  • Alat tulis berwarna (opsional untuk menandai kelenjar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar sistem kelenjar endokrin pada tubuh manusia yang ditampilkan guru atau ada di buku halaman 20.
  2. Identifikasi lokasi kelenjar endokrin utama: hipofisis, pineal, tiroid, paratiroid, timus, adrenal, pankreas, dan gonad (testis/ovarium).
  3. Lengkapi tabel di bawah dengan informasi tentang setiap kelenjar endokrin.
  4. Gunakan buku siswa halaman 20-21 dan sumber lain untuk membantu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut tentang kelenjar endokrin utama, hormon yang dihasilkan, dan fungsinya!

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa kelenjar hipofisis disebut 'kelenjar pengatur utama'? Jelaskan berdasarkan hormon yang dihasilkannya!

3. Perhatikan tubuhmu sendiri. Kelenjar mana yang sedang aktif bekerja saat kamu merasa lapar? Jelaskan alasanmu!

Sediakan tabel dengan 4 kolom: No, Nama Kelenjar, Hormon yang Dihasilkan, Fungsi Hormon. Sediakan 8 baris untuk 8 kelenjar utama. Untuk soal uraian, sediakan 5-7 baris kosong per pertanyaan.

Kegiatan 2: Sistem Saraf vs Sistem Hormon: Siapa Lebih Cepat?

Estimasi: 30 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kasus berikut dengan saksama.
  2. Kasus A: Kamu menyentuh panci panas, tanganmu langsung tertarik dalam 0,5 detik.
  3. Kasus B: Saat menghadapi ujian, tubuhmu merasa tegang, jantung berdebar, dan telapak tangan berkeringat. Kondisi ini berlangsung selama beberapa menit hingga ujian selesai.
  4. Analisis kedua kasus dengan menjawab pertanyaan di bawah.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku sebelum menuliskannya.

Pertanyaan:

1. Pada Kasus A, sistem koordinasi mana yang bekerja (saraf atau hormon)? Mengapa responsnya sangat cepat?

2. Pada Kasus B, sistem koordinasi mana yang bekerja? Hormon apa yang dilepaskan dan apa fungsinya?

3. Lengkapi tabel perbandingan sistem saraf dan sistem hormon berikut!

Ruang tabel jawaban

4. Menurutmu, mengapa tubuh memerlukan DUA sistem koordinasi (saraf dan hormon)? Apa keuntungannya?

Untuk soal uraian: sediakan 6-8 baris kosong per pertanyaan. Untuk tabel perbandingan: sediakan tabel 3 kolom (Aspek Pembanding, Sistem Saraf, Sistem Hormon) dengan 5 baris aspek (cara kerja, kecepatan, durasi, jangkauan, contoh).

Kegiatan 3: Detektif Hormon: Menganalisis Kasus Gangguan Sistem Endokrin

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau spidol untuk membuat poster
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah tiga kasus gangguan sistem hormon berikut.
  2. Kasus 1: Andi (15 tahun) mengalami pertumbuhan sangat cepat, tingginya 190 cm, tangan dan kakinya sangat besar.
  3. Kasus 2: Bu Siti sering merasa lelah, berat badannya naik drastis, kulitnya kering, dan sensitif terhadap udara dingin.
  4. Kasus 3: Pak Budi sering merasa haus, sering buang air kecil, dan luka di kakinya sulit sembuh.
  5. Analisis setiap kasus dengan menjawab pertanyaan di bawah.
  6. Gunakan pengetahuanmu tentang fungsi hormon untuk memecahkan kasus ini seperti seorang detektif!

Pertanyaan:

1. Untuk setiap kasus, identifikasi: (a) Kelenjar mana yang mengalami gangguan? (b) Hormon apa yang terganggu (kelebihan atau kekurangan)? (c) Apa nama gangguan tersebut?

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa kekurangan hormon tiroksin menyebabkan berat badan naik dan sensitif terhadap dingin? Jelaskan hubungannya dengan fungsi hormon tiroksin!

3. Buatlah poster mini atau infografis sederhana (dalam bentuk sketsa) yang menjelaskan: 'Cara Menjaga Kesehatan Sistem Hormon'. Minimal berisi 4 tips pencegahan!

Ruang gambar

4.

Refleksi

Pernahkah kamu atau keluargamu mengalami gejala yang mirip dengan kasus di atas? Apa yang dilakukan untuk mengatasinya?

Untuk tabel analisis kasus: sediakan tabel 4 kolom (Kasus, Kelenjar Terganggu, Hormon & Kondisi, Nama Gangguan) dengan 3 baris kasus. Untuk poster: sediakan kotak kosong ukuran 15x15 cm untuk sketsa. Untuk soal uraian: 6-8 baris kosong.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang sistem hormon?

2. Bagaimana sistem hormon memengaruhi kehidupan sehari-harimu? Berikan minimal 2 contoh konkret!

3. Setelah belajar tentang sistem hormon, apa yang akan kamu lakukan untuk menjaga keseimbangan hormon dalam tubuhmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.