LKPDPertemuan 6Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Kelainan atau Gangguan pada Mekanisme Homeostasis Tubuh

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 9 dengan topik "Menganalisis Kelainan atau Gangguan pada Mekanisme Homeostasis Tubuh".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Kelainan atau Gangguan pada Mekanisme Homeostasis Tubuh

IPA - Kelas 9

Bab 1 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menganalisis Kelainan atau Gangguan pada Mekanisme Homeostasis Tubuh

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenganalisis Kelainan atau Gangguan pada Mekanisme Homeostasis Tubuh
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ koordinasi dan homeostasis

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan instruksi pada tiap kegiatan dengan cermat secara mandiri atau bersama kelompok.
  • Gunakan pemahaman tentang koordinasi sistem saraf, sistem endokrin (hormon), serta organ pelaksana dalam menjaga keseimbangan tubuh.
  • Fokuskan analisis kalian pada hubungan sebab-akibat: organ/hormon yang terganggu, mekanisme homeostasis yang gagal bekerja, dan dampak kelainan yang muncul.
  • Tuliskan hasil analisis secara runtut pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Kasus Gangguan Regulasi Cairan Tubuh (Diabetes Insipidus)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPA Kelas 9 Bab 1
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati narasi kasus medis singkat berikut: 'Seorang pasien mengeluh buang air kecil dalam volume yang sangat besar (mencapai 10-15 liter per hari) dan merasakan haus yang luar biasa tiada henti meskipun sudah banyak minum. Pemeriksaan medis menunjukkan adanya penurunan drastis sekresi hormon Antidiuretic Hormone (ADH) dari kelenjar hipofisis posterior.'
  2. Lakukan penelusuran hubungan sebab-akibat antara ketiadaan ADH, fungsi penyerapan air di ginjal, dan gejala poliuria (banyak berkemih).
  3. Lengkapi tabel analisis gangguan homeostasis cairan tubuh pada lembar kerja yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan narasi kasus, analisis kelainan atau gangguan mekanisme homeostasis cairan yang terjadi dengan melengkapi tabel: sebutkan nama kelainan, organ/kelenjar yang terganggu, hormon yang terlibat, dan kondisi normal vs kondisi saat terjadi gangguan!

Ruang tabel jawaban

2. Analisislah mengapa penderita kelainan tersebut tetap merasa lemas dan dehidrasi meskipun telah mengonsumsi air dalam jumlah yang sangat banyak!

Tabel analisis 4 baris isian (Nama Kelainan, Organ/Kelenjar Terdampak, Hormon Terkait, Mekanisme Normal vs Terganggu) dilanjutkan ruang uraian 4-5 baris untuk analisis penyebab dehidrasi berkepanjangan.

Kegiatan 2: Analisis Komparatif: Gangguan Koordinasi Saraf dan Gangguan Regulasi Suhu/Metabolisme

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPA Kelas IX
  • Kertas catatan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari dua ringkasan profil kelainan berikut: Profil A (Penyakit Parkinson): Terjadi kerusakan sel saraf penghasil dopamin pada sistem saraf pusat (otak), menyebabkan transmisi impuls motorik terganggu sehingga timbul tremor (gemetar tak terkontrol) dan kekakuan gerak. Profil B (Hipertiroidisme): Kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroksin secara berlebihan, menyebabkan laju metabolisme basal melonjak drastis, tubuh memproduksi panas berlebih, detak jantung meningkat pesat, dan penderita tidak tahan suhu panas.
  2. Diskusikan bersama rekan kelompok untuk membedah perbedaan komponen yang terganggu, alur pesan/sinyal tubuh, dan bentuk kegagalan homeostasis pada kedua kondisi tersebut.
  3. Jawablah pertanyaan analisis perbandingan secara sistematis.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Profil A dan B, bandingkan sistem organ koordinasi yang mengalami kegagalan pada Parkinson dan Hipertiroidisme. Analisislah jenis sinyal yang terganggu (impuls saraf listrik atau hormon kimiawi) serta organ efektor yang menerima dampaknya!

2. Analisislah mengapa gangguan pada kelenjar tiroid (Hipertiroidisme) berakibat langsung pada kegagalan tubuh menjaga kestabilan suhu (termoregulasi)!

Format tabel pembanding 2 kolom (Parkinson vs Hipertiroidisme) berisi baris pembeda (Sistem Organ, Jenis Sinyal Pengatur, Efektor Terdampak) dan kotak uraian analitis mekanisme kegagalan termoregulasi 4 baris.

Kegiatan 3: Investigasi Kasus: Dampak Stres Kronis terhadap Kegagalan Mekanisme Homeostasis Multiorgan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Guru dan Buku Siswa IPA Kelas 9
  • Lembar Kerja Siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario: 'Dalam persiapan ujian yang penuh tekanan selama berbulan-bulan, seorang murid sering begadang, mengalami kecemasan terus-menerus, detak jantung sering berdegup kencang, asam lambung meningkat, dan daya tahan tubuhnya melemah hingga mudah terserang infeksi.'
  2. Lakukan analisis mendalam terhadap interaksi antara aktivasi saraf simpatik berkepanjangan dan pelepasan hormon kortisol dari kelenjar adrenal.
  3. Petakan diagram alur sebab-akibat kegagalan homeostasis multiorgan dari tingkat rangsangan stres hingga munculnya gangguan fungsi tubuh.
  4. Selesaikan kegiatan tepat waktu, lalu isi lembar refleksi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Analisislah bagaimana stres psikologis yang berkepanjangan dapat mengaktifkan sistem saraf dan kelenjar hormon sehingga mengacaukan homeostasis berbagai organ tubuh!

2. Lengkapi bagan alur rantai gangguan homeostasis akibat stres berikut dengan mengurutkan mekanisme organ dan hormon yang bekerja: [Stres Otak] -> [Aktivasi Saraf & Kelenjar X] -> [Pelepasan Hormon Y] -> [Dampak pada Organ Z]!

Kotak uraian analisis interaksi saraf-endokrin 5 baris serta bagan alur 4 kotak rantai sebab-akibat.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis berbagai kelainan homeostasis (seperti diabetes insipidus, hipertiroidisme, dan stres kronis), pemahaman baru apa yang kalian peroleh mengenai pentingnya koordinasi antara sistem saraf dan hormon dalam tubuh kalian sehari-hari?

2. Bagian analisis kelainan manakah yang paling menantang bagi kalian untuk menemukan hubungan sebab-akibat antara kerusakan organ/hormon dan gejala fisik yang timbul?

3. Kebiasaan harian apa yang kalian sadari perlu dijaga agar mekanisme homeostasis dan sistem koordinasi tubuh tetap berfungsi seimbang tanpa mengalami gangguan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.