LKPDPertemuan 4Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Mekanisme Sistem Organ dalam Menjaga Homeostasis Cairan dan Gula Darah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 9 dengan topik "Menganalisis Mekanisme Sistem Organ dalam Menjaga Homeostasis Cairan dan Gula Darah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Mekanisme Sistem Organ dalam Menjaga Homeostasis Cairan dan Gula Darah

IPA - Kelas 9

Bab 1 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menganalisis Mekanisme Sistem Organ dalam Menjaga Homeostasis Cairan dan Gula Darah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenganalisis Mekanisme Sistem Organ dalam Menjaga Homeostasis Cairan dan Gula Darah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis fungsi sistem organ dalam menjaga homeostasis tubuh manusia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap ilustrasi kasus fisiologis dan instruksi kerja dengan cermat.
  • Bekerjalah secara berpasangan atau kelompok kecil untuk mendiskusikan mekanisme kerja organ.
  • Fokuskan analisis kalian pada peran organ tubuh, hormon perantara, serta mekanisme penyesuaian tubuh dalam menjaga kestabilan cairan dan gula darah.
  • Tuliskan hasil analisis kalian secara runtut pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Mekanisme Homeostasis Cairan Tubuh

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPA Kelas 9 Bab 1
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks fenomena fisiologis berikut: 'Seorang murid berolahraga lari siang hari yang terik selama 30 menit. Keringat bercucuran deras dari kulitnya. Setelah berolahraga, ia merasa sangat haus dan volume urine yang dikeluarkan menjadi sangat sedikit serta berwarna kuning pekat.'
  2. Analisis hubungan stimulus, deteksi sensor, organ pelaksana, dan respons penyesuaian tubuh berdasarkan fenomena tersebut.
  3. Lengkapi tabel analisis komponen homeostasis cairan tubuh yang tersedia pada ruang jawaban.
  4. Jawab pertanyaan telaah mendalam terkait hubungan kerja sama antarorgan dalam mempertahankan volume cairan tubuh.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel 4 baris mengenai komponen mekanisme pengaturan cairan tubuh saat tubuh kekurangan cairan (Stimulus, Organ Pendeteksi/Pengatur, Organ Pelaksana/Efektor, Bentuk Respons Organ).

Ruang tabel jawaban

2. Analisis apa yang terjadi pada volume dan konsentrasi darah jika ginjal tidak merespons sinyal dari hormon ADH saat tubuh mengalami dehidrasi!

Tabel 2 kolom (Komponen Analisis | Keterangan/Proses) dengan 4 baris: 1. Stimulus tubuh, 2. Organ pendeteksi/pengatur, 3. Organ pelaksana/efektor, 4. Bentuk respons organ. Di bawah tabel, sediakan 4 baris bergaris untuk uraian jawaban pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menganalisis Jalur Pengaturan Homeostasis Gula Darah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPA Kelas 9 Bab 1 (Diagram Homeostasis Gula Darah)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari dua kondisi fisiologis kadar gula darah: (Kondisi A) Sesaat setelah mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat (kadar glukosa naik), dan (Kondisi B) Saat berpuasa atau beraktivitas tanpa asupan makanan (kadar glukosa turun).
  2. Analisis peran spesifik organ pankreas dan organ hati dalam mengembalikan kadar glukosa menuju batas normal (homeostasis).
  3. Isi bagan komparasi kerja organ pada kedua kondisi tersebut pada format ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kondisi A (kadar gula darah naik setelah makan), analisis fungsi organ pankreas dan hati dalam menurunkan glukosa darah kembali normal!

2. Berdasarkan Kondisi B (kadar gula darah turun saat berpuasa), analisis bagaimana organ pankreas dan hati bekerja sama untuk menaikkan kembali kadar gula darah!

Dua kotak bagan analisis: Kotak A bertuliskan 'Kondisi Glukosa Naik' (memuat kolom: Organ Pankreas & Sekresinya, Organ Hati & Responsnya) dan Kotak B bertuliskan 'Kondisi Glukosa Turun' (memuat kolom: Organ Pankreas & Sekresinya, Organ Hati & Responsnya). Masing-masing kotak disediakan ruang tulis 4 baris.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Analisis Komparatif Integrasi Organ dalam Homeostasis

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil kerja Aktivitas 1 dan 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bandingkan kedua sistem homeostasis yang telah kalian analisis pada Aktivitas 1 dan 2.
  2. Diskusikan mengapa homeostasis membutuhkan koordinasi lebih dari satu sistem organ (misalnya sistem saraf, endokrin, dan ekskresi).
  3. Rumuskan simpulan analisis kelompok mengenai fungsi integrasi sistem organ dalam menjaga homeostasis.
  4. Selesaikan pertanyaan refleksi dan ikuti rangkuman penutup pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan analisis fungsi sistem organ pada homeostasis cairan vs homeostasis gula darah (mencakup: Sistem organ pendeteksi, Sistem organ penghasil hormon pengatur, dan Sistem organ target/pelaksana).

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan perbandingan tersebut, simpulkan mengapa kegagalan salah satu organ (misalnya ginjal pada cairan atau pankreas pada gula darah) dapat mengganggu keseimbangan keseluruhan tubuh!

Tabel 3 kolom (Aspek Analisis | Pengaturan Cairan Tubuh | Pengaturan Gula Darah) dengan 3 baris aspek. Di bawah tabel disediakan 5 baris kosong bergaris untuk menuliskan kesimpulan diskusi kelompok.

REFLEKSI

1. Bagian mekanisme organ mana yang paling menantang untuk kamu pahami dalam menjaga kestabilan cairan atau gula darah?

2. Setelah menganalisis kerja keras organ tubuhmu menjaga homeostasis tanpa henti, kebiasaan apa yang perlu kamu lakukan untuk mendukung fungsi ginjal dan pankreasmu tetap optimal?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.