LKPDPertemuan 3Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Mekanisme Sistem Organ dalam Menjaga Homeostasis Suhu Tubuh

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 9 dengan topik "Menganalisis Mekanisme Sistem Organ dalam Menjaga Homeostasis Suhu Tubuh".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Menganalisis Mekanisme Sistem Organ dalam Menjaga Homeostasis Suhu Tubuh

IPA - Kelas 9

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menganalisis Mekanisme Sistem Organ dalam Menjaga Homeostasis Suhu Tubuh

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenganalisis Mekanisme Sistem Organ dalam Menjaga Homeostasis Suhu Tubuh
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis fungsi sistem organ dalam menjaga homeostasis tubuh manusia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat sebelum menjawab.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai dalam kelompok diskusi.
  • Gunakan konsep fungsi sistem organ dan homeostasis suhu tubuh (termoregulasi) yang telah dipelajari untuk menganalisis setiap fenomena.
  • Tuliskan hasil analisis secara runtut dan sistematis pada kolom/tabel yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Fungsi Sistem Organ saat Tubuh Kedinginan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPA Kelas 9 Bab 1
  • Alat tulis
  • Lembar pengamatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi pengantar: 'Saat berkemah di daerah pegunungan yang bersuhu 14°C, tubuh Rangga mulai terasa sangat dingin. Secara otomatis, tubuh Rangga mulai menggigil dan bulu kuduknya berdiri. Warna kulit di ujung jarinya pun tampak lebih pucat.'
  2. Identifikasi sistem-sistem organ yang terlibat dalam narasi tersebut (misalnya: sistem saraf, sistem integumen/kulit, sistem otot, dan sistem sirkulasi/peredaran darah).
  3. Analisis fungsi dari masing-masing sistem organ tersebut dalam mengembalikan atau mempertahankan kestabilan suhu tubuh.
  4. Tuliskan hasil analisis kelompokmu ke dalam tabel yang telah disiapkan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis keterlibatan sistem organ saat tubuh merespons suhu dingin (sebutkan nama sistem organ, respon organ, dan fungsinya dalam homeostasis suhu tubuh).

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data tabel tersebut, analisislah mengapa respons menggigil dan penyempitan pembuluh darah di kulit harus terjadi secara terkoordinasi saat suhu lingkungan turun drastis.

Tabel 3 kolom: [Nama Sistem Organ] | [Respons/Perilaku Organ] | [Fungsi dalam Menjaga Homeostasis Suhu], dilanjutkan dengan ruang uraian 3-4 baris untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menganalisis Mekanisme Koordinasi Organ saat Tubuh Kepanasan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Spidol warna/pena
  • Buku catatan/LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati fenomena berikut: 'Setelah berlari keliling lapangan selama 15 menit di siang hari terik, suhu tubuh Siti meningkat. Kulit wajahnya memerah dan tubuhnya mengeluarkan banyak keringat.'
  2. Diskusikan alur koordinasi sistem organ yang terjadi: sistem saraf (hipotalamus), sistem sirkulasi, dan sistem integumen (kelenjar keringat).
  3. Gambarkan diagram alur umpan balik negatif (alur sebab-akibat homeostasis) dan jawab pertanyaan analisisnya.

Pertanyaan:

1. Buatlah bagan atau diagram alur yang menganalisis rangkaian kerja sistem organ mulai dari pendeteksian suhu naik hingga suhu tubuh kembali normal.

Ruang gambar

2. Analisislah fungsi vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah kulit) dan pengeluaran keringat: bagaimana kedua proses fisiobiologis ini bekerja sama menurunkan kelebihan suhu tubuh?

Kotak bagan alur berseri (panah berurutan: Deteksi -> Pusat Kendali -> Efektor Organ -> Hasil) dan ruang garis berpagar 4 baris untuk jawaban uraian.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Analisis Komparatif Disfungsi Organ terhadap Kestabilan Homeostasis

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus anhidrosis pada LKPD
  • Papan tulis / LKPD kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kasus medis sederhana berikut: 'Seseorang yang mengalami anhidrosis (kelainan genetik di mana kelenjar keringat pada sistem integumen tidak mampu memproduksi keringat) sedang berolahraga di bawah sinar matahari terik.'
  2. Diskusikan secara kritis: Apa dampak kegagalan fungsi satu sistem organ tersebut terhadap sistem organ lain dan terhadap homeostasis suhu tubuh secara keseluruhan?
  3. Tarik kesimpulan kelompok dan siapkan diri membagikan hasil diskusi dalam pleno kelas.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kasus anhidrosis, analisislah apa yang akan terjadi pada suhu tubuh orang tersebut dan bagaimana sistem organ lain (seperti sistem sirkulasi dan sistem pernapasan) terpaksa bekerja ekstra untuk mengompensasi kegagalan kelenjar keringat.

2. Simpulkan secara komprehensif apa fungsi keterpaduan sistem organ dalam menjaga homeostasis suhu tubuh manusia.

Kolom uraian analisis kritis kasus (5-6 baris) dan kotak simpulan akhir kelompok (4 baris).

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis mekanisme kerja organ saat dingin dan panas, organ atau sistem mana yang menurutmu responsnya paling sering kamu rasakan secara sadar dalam kehidupan sehari-hari?

2. Bagaimana pemahamanmu tentang kerja keras sistem organ dalam menjaga kestabilan suhu tubuh ini memengaruhi caramu merawat tubuh saat berolahraga atau saat berada di cuaca ekstrem?

3. Bagian mana dari analisis alur koordinasi antar-sistem organ yang paling menantang untuk dipahami bersama kelompokmu tadi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.