LKPDPertemuan 3Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 9: Susunan Sistem Saraf Pusat dan Saraf Tepi: Struktur, Fungsi, dan Gerak Refleks

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 9 dengan topik "Susunan Sistem Saraf Pusat dan Saraf Tepi: Struktur, Fungsi, dan Gerak Refleks". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 9: Susunan Sistem Saraf Pusat dan Saraf Tepi: Struktur, Fungsi, dan Gerak Refleks

IPA - Kelas 9

Bab 1 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Susunan Sistem Saraf Pusat dan Saraf Tepi: Struktur, Fungsi, dan Gerak Refleks

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikSusunan Sistem Saraf Pusat dan Saraf Tepi: Struktur, Fungsi, dan Gerak Refleks
Alokasi Waktu80 menit
Tipe AktivitasCampuran (pengamatan, analisis gambar, percobaan sederhana, diskusi kelompok)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan struktur dan fungsi otak, sumsum tulang belakang, serta saraf tepi sebagai komponen utama sistem saraf manusia.
  2. Murid dapat membedakan gerak sadar dan gerak refleks serta mengidentifikasi lengkung refleks melalui pengamatan percobaan sederhana.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini bersama kelompokmu (3–4 orang per kelompok), kecuali jika ada instruksi khusus untuk dikerjakan mandiri.
  • Tulis nama anggota kelompok dan kelas di bagian atas setiap lembar jawaban.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk menjawab; jika menggambar, gunakan pensil terlebih dahulu.
  • Jika ada langkah percobaan, ikuti prosedur dengan tertib dan catat hasil pengamatanmu secara jujur — tidak perlu mengubah data agar 'terlihat benar'.
  • Diskusikan setiap pertanyaan bersama kelompok sebelum menulis jawaban akhir.
  • Jika ada kata atau konsep yang belum kamu pahami, tandai dan tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memetakan 'Komandan' Tubuhmu: Sistem Saraf Pusat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar diagram sistem saraf pusat (disediakan guru atau buku siswa hal. 7–8)
  • Buku siswa IPA Kelas IX
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan diagram otak dan sumsum tulang belakang yang tersedia di bawah (atau pada gambar yang dibagikan gurumu).
  2. Baca informasi singkat berikut: Sistem Saraf Pusat (SSP) terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Otak dibagi menjadi beberapa bagian utama: otak besar (serebrum), otak kecil (serebelum), batang otak (termasuk medula oblongata), serta kelenjar pituitari dan kelenjar pineal.
  3. Lengkapi tabel pada bagian pertanyaan berdasarkan pemahamanmu dari diagram dan informasi di atas.
  4. Setelah tabel selesai, jawab pertanyaan analisis secara tertulis.
  5. Waktu pengerjaan: ±25 menit.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan nama bagian SSP, letaknya dalam tubuh, dan fungsi utamanya! (Isi minimal 5 baris.)

NoNama BagianLetakFungsi Utama

2. Bayangkan kamu sedang bermain game di ponsel. Bagian otak mana saja yang aktif bekerja saat itu? Jelaskan alasanmu!

3. Mengapa sumsum tulang belakang dilindungi oleh tulang belakang (vertebra)? Kaitkan dengan fungsinya!

4. Berdasarkan tabel yang kamu buat, tuliskan SATU pertanyaan yang masih membuatmu penasaran tentang sistem saraf pusat!

Jawab pertanyaan no. 1 dalam format tabel 4 kolom (No | Nama Bagian | Letak | Fungsi Utama) dengan minimal 5 baris. Jawab pertanyaan no. 2, 3, dan 4 dalam bentuk paragraf pendek (3–5 kalimat per soal) di bawah masing-masing pertanyaan.

Kegiatan 2: Jalan-jalan Impuls: Mengenal Saraf Tepi dan Lengkung Refleks

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/skema neuron sensoris dan motoris (buku siswa hal. 7 atau lembar cetak guru)
  • Kursi tanpa sandaran kaki
  • Penggaris plastik berlapis kain tipis (atau sisi tangan)
  • Lembar pengamatan
  • Alat tulis dan pensil untuk menggambar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini terdiri dari dua bagian: (A) analisis diagram saraf tepi dan (B) percobaan gerak refleks sederhana.
  2. BAGIAN A — Analisis Diagram Saraf Tepi:
  3. 1. Perhatikan gambar/skema neuron yang tersedia (unipolar/sensoris dan multipolar/motoris).
  4. 2. Amati perbedaan bentuk kedua jenis neuron tersebut.
  5. 3. Jawab pertanyaan pada Bagian A.
  6. BAGIAN B — Percobaan Refleks Lutut (Patellar Reflex):
  7. 1. Salah satu anggota kelompok duduk di kursi dengan kaki tergantung bebas (tidak menyentuh lantai).
  8. 2. Anggota lain mengetuk bagian tepat di bawah lutut (tendon patela) dengan tepi tangan atau penggaris berlapis kain dengan lembut.
  9. 3. Amati dan catat apa yang terjadi pada kaki.
  10. 4. Coba variasi: satu kali dengan subjek fokus penuh pada kakimu, satu kali dengan subjek mengalihkan perhatian (menghitung mundur dari 50).
  11. 5. Catat hasil pengamatan dan jawab pertanyaan Bagian B.
  12. CATATAN KEAMANAN: Ketukan harus ringan dan tepat sasaran. Jangan mengetuk keras atau di tempat yang salah.

Pertanyaan:

1. BAGIAN A — Perhatikan gambar neuron sensoris dan neuron motoris. Buatlah tabel perbandingan keduanya berdasarkan: bentuk/struktur, arah penghantaran impuls, dan contoh lokasi dalam tubuh.

AspekNeuron SensorisNeuron Motoris

2. BAGIAN A — Saraf tepi (sistem saraf perifer) dibagi menjadi sistem saraf somatik dan sistem saraf otonom. Berikan 2 contoh aktivitas tubuh yang dikendalikan masing-masing sistem tersebut!

3. BAGIAN B — Catat hasil percobaan refleks lututmu dalam tabel berikut!

KondisiApakah kaki bergerak?Kecepatan reaksiKeterangan

4. BAGIAN B — Gambarkan diagram lengkung refleks lutut yang baru kamu amati! Beri label pada setiap komponen: reseptor, neuron sensoris, sumsum tulang belakang (pusat refleks), neuron motoris, dan efektor.

Ruang gambar

5. BAGIAN B — Berdasarkan percobaan, apakah kamu bisa menahan gerak refleks lututmu dengan kemauan sendiri? Apa artinya hal ini tentang jalur lengkung refleks?

Bagian A: jawab pertanyaan 1 dalam tabel 3 kolom (Aspek | Neuron Sensoris | Neuron Motoris), pertanyaan 2 dalam bentuk isian singkat. Bagian B: jawab pertanyaan 3 dalam tabel 4 kolom, pertanyaan 4 berupa sketsa berlabel di kotak gambar yang tersedia (±10×8 cm), pertanyaan 5 dalam bentuk uraian 4–6 kalimat.

Kegiatan 3: Sadar atau Refleks? Detektif Sistem Saraf!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Alat tulis
  • Buku siswa IPA Kelas IX sebagai referensi (jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini adalah kegiatan analisis kasus dan diskusi kelompok. Tidak ada percobaan fisik tambahan.
  2. Baca setiap skenario berikut dengan cermat.
  3. Diskusikan bersama kelompokmu: apakah gerakan yang terjadi merupakan gerak SADAR atau gerak REFLEKS? Berikan alasan berdasarkan konsep lengkung refleks dan jalur impuls saraf.
  4. Setelah diskusi, tuliskan kesimpulan kelompok untuk setiap skenario.
  5. Di akhir kegiatan, setiap kelompok mempresentasikan jawaban untuk satu skenario (guru menentukan giliran).
  6. Waktu pengerjaan: ±25 menit.

Pertanyaan:

1. Baca 5 skenario berikut, lalu klasifikasikan setiap gerakan ke dalam tabel!

Skenario:
(a) Reza tidak sengaja menyentuh kompor panas dan tangannya langsung tertarik sebelum dia sempat berpikir.
(b) Nisa memutuskan untuk mengangkat tangan saat guru bertanya.
(c) Pupil mata Dito mengecil ketika lampu ruangan dinyalakan.
(d) Budi berlari menuju lapangan karena mendengar bel istirahat.
(e) Saat dokter mengetuk lutut Ani, kakinya menendang ke depan.

NoSkenarioJenis GerakJalur ImpulsAlasan Singkat

2. Menurutmu, mengapa tubuh kita membutuhkan gerak refleks? Apa keuntungannya jika SEMUA gerakan harus melalui otak terlebih dahulu?

3. Lengkapi bagan perbandingan berikut dengan mengisi kolom yang kosong!

Aspek PembandingGerak SadarGerak Refleks
Pusat koordinasi......
Kecepatan respons......
Bisa dikendalikan kemauan?......
Contoh dalam kehidupan sehari-hari......

4. TANTANGAN BERPIKIR: Seorang pasien mengalami kecelakaan dan sumsum tulang belakangnya rusak di bagian tengah (antara dada dan pinggang). Prediksi apa yang akan terjadi pada: (a) kemampuan gerak sadar kakinya, (b) gerak refleks kakinya, dan (c) kemampuan gerak tangannya. Jelaskan!

Jawab pertanyaan 1 dan 3 dalam format tabel yang disediakan. Jawab pertanyaan 2 dalam bentuk uraian diskusi kelompok (5–7 kalimat, tulis nama kontributor ide di kelompok). Jawab pertanyaan 4 secara terstruktur dengan penomoran (a), (b), (c).

REFLEKSI

1. Dari ketiga kegiatan hari ini, bagian mana yang paling membuatmu 'wow' atau terkejut? Apa yang membuatmu terkejut?

2. Coba ingat satu kejadian nyata dalam hidupmu (minggu ini atau bulan ini) yang melibatkan gerak refleks. Ceritakan singkat dan jelaskan bagaimana lengkung refleks bekerja pada kejadian itu!

3. Setelah mempelajari sistem saraf hari ini, apa satu hal yang ingin kamu jaga atau ubah dari kebiasaanmu untuk menjaga kesehatan sistem sarafmu? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.