LKPDPertemuan 4Bab 7Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Interaksi Simbiosis Mikroorganisme dengan Perakaran Tanaman di Lingkungan Tanah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Menganalisis Interaksi Simbiosis Mikroorganisme dengan Perakaran Tanaman di Lingkungan Tanah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Interaksi Simbiosis Mikroorganisme dengan Perakaran Tanaman di Lingkungan Tanah

IPA - Kelas 8

Bab 7 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Interaksi Simbiosis Mikroorganisme dengan Perakaran Tanaman di Lingkungan Tanah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Interaksi Simbiosis Mikroorganisme dengan Perakaran Tanaman di Lingkungan Tanah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya di dalam ekosistem tanah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tertib dalam kelompok belajarmu.
  • Gunakan sumber bacaan dan data pengamatan yang disajikan untuk menjawab setiap pertanyaan analisis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Komponen dan Bentuk Interaksi Perakaran-Mikroba Tanah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku Siswa IPA Kelas 8 Bab 7

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan data fenomena berikut: 'Di area perakaran tanaman polong-polongan (legum) dan tanaman jagung, ditemukan miliaran mikroorganisme. Pada akar tanaman polong, bakteri Rhizobium membentuk bintil akar. Bakteri ini mengambil gas nitrogen dari pori-pori udara tanah lalu mengubahnya menjadi senyawa nitrat yang diserap akar tanaman. Sebagai gantinya, akar tanaman memberikan senyawa gula hasil fotosintesis dan tempat tinggal terlindung bagi bakteri. Di sisi lain, jamur mikoriza menempel dan memperluas jangkauan serapan air serta fosfor tanah bagi tanaman, sementara mikoriza memperoleh karbohidrat dari tanaman. Sebagian bakteri tanah lainnya juga menghasilkan zat pelindung yang menekan jamur patogen penginfeksi akar.'
  2. Berdasarkan informasi tersebut, analisislah peran masing-masing komponen biotik dan abiotik dalam interaksi perakaran tanah pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis komponen interaksi ekosistem tanah berikut untuk 2 pasangan interaksi:

  1. Tanaman legum dengan Bakteri Rhizobium, dan
  2. Tanaman dengan Jamur Mikoriza. Tuliskan komponen biotik yang terlibat, komponen abiotik pendukung, hal yang diberikan/diterima tiap organisme, serta jenis simbiosisnya!
Ruang tabel jawaban

Format tabel 5 kolom: [Pasangan Makhluk Hidup] | [Komponen Abiotik yang Terlibat] | [Peran/Kontribusi Makhluk Hidup 1] | [Peran/Kontribusi Makhluk Hidup 2] | [Jenis Interaksi Simbiosis]

Kegiatan 2: Menganalisis Pengaruh Kondisi Lingkungan Fisik-Kimia Tanah terhadap Interaksi Simbiosis

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks lembar kasus Petak A dan Petak B
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan data hasil percobaan dua petak tanah berikut: Petak A memiliki tanah gembur berpori, kelembapan cukup, pH 6,5 (netral), dan terdapat bintil akar legum melimpah serta serapan hara tinggi. Petak B mengalami pemadatan tanah akibat injakan alat berat terus-menerus, aerasi udara sangat minim, pH 4,0 (sangat masam), serta kadar air tergenang; bintil akar tidak terbentuk dan pertumbuhan tanaman kerdil.
  2. Diskusikan bersama kelompokmu untuk menganalisis hubungan sebab-akibat antara kondisi abiotik tanah dengan kelangsungan simbiosis mikroba perakaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data Petak A dan Petak B, analisislah mengapa kondisi lingkungan fisik (pemadatan pori tanah) dan kimia (keasaman/pH) pada Petak B menyebabkan kegagalan interaksi simbiosis antara bakteri Rhizobium dengan perakaran tanaman!

2. Prediksikan dan analisislah apa yang terjadi pada ketersediaan unsur hara di lingkungan tanah serta kelangsungan hidup tanaman legum jika populasi mikroorganisme tanah di Petak A dimatikan seluruhnya!

Tuliskan jawaban analisis berupa uraian terstruktur di lembar kerja (masing-masing 1 paragraf penjelasan logis sebab-akibat mencakup faktor abiotik dan dampaknya pada interaksi organisme).

Kegiatan 3: Menyusun Diagram Alir Analisis Interaksi Perakaran di Ekosistem Tanah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kerja
  • Spidol/pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Hubungkan konsep-konsep ekosistem tanah yang telah dianalisis menjadi satu kesatuan skema interaksi.
  2. Rancang diagram alir atau peta konsep hubungan interaksi antara: Tanaman, Bakteri Pengikat Nitrogen/Mikoriza, Faktor Abiotik (Udara, Air, Mineral Tanah), dan Dampaknya bagi Keberlanjutan Ekosistem Tanah.
  3. Presentasikan dan lakukan konfirmasi hasil kerja bersama guru sebelum sesi refleksi.

Pertanyaan:

1. Susunlah bagan/diagram alir hubungan sebab-akibat yang menunjukkan bagaimana interaksi timbal-balik antara mikroorganisme tanah dan perakaran tanaman dapat mempertahankan kesuburan tanah serta kelangsungan hidup ekosistem!

Ruang gambar

Gambarkan skema bagan kotak dan panah berarah di dalam kotak diagram yang disediakan, lengkapi dengan keterangan singkat pada setiap tanda panah.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari analisis interaksi perakaran dan mikroba tanah hari ini yang paling membuka wawasanmu tentang pentingnya menjaga kondisi fisik-kimia tanah?

2. Bagaimana caramu mengaitkan hubungan simbiosis di dalam tanah ini dengan kondisi kesuburan tanah atau tanaman di lingkungan sekitar tempat tinggalmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.