LKPDPertemuan 7Bab 6Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 8: Metode Pemisahan Campuran: Distilasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 8 dengan topik "Metode Pemisahan Campuran: Distilasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Metode Pemisahan Campuran: Distilasi

IPA - Kelas 8

Bab 6 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Metode Pemisahan Campuran: Distilasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMetode Pemisahan Campuran: Distilasi
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan prinsip distilasi berdasarkan perbedaan titik didih zat penyusun campuran dan menyebutkan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari seperti penyulingan minyak atsiri.
  2. Murid dapat membandingkan distilasi dengan metode evaporasi dari segi tujuan dan hasil pemisahan yang diperoleh.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu atau berkelompok sesuai instruksi pada setiap kegiatan.
  • Gunakan pengalaman dan pengamatan kalian di kehidupan sehari-hari untuk menjawab pertanyaan.
  • Tulis jawaban dengan jelas dan lengkap di ruang yang telah disediakan.
  • Tanyakan kepada guru jika ada hal yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati Perbedaan Evaporasi dan Distilasi

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan ilustrasi dua metode pemisahan campuran berikut: evaporasi (penguapan) dan distilasi (penyulingan).
  2. Amati perbedaan peralatan, proses, dan hasil yang diperoleh dari kedua metode tersebut.
  3. Diskusikan dengan teman sebelah kalian tentang apa yang kalian lihat.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah berdasarkan pengamatan kalian.

Pertanyaan:

1. Pada metode evaporasi, apa yang terjadi dengan pelarut (misalnya air) setelah dipanaskan?

2. Pada metode distilasi, apa yang terjadi dengan uap pelarut setelah dipanaskan?

3. Lengkapi tabel perbandingan berikut berdasarkan pengamatan kalian!

Ruang tabel jawaban

4. Berdasarkan pengamatan kalian, manakah metode yang lebih tepat jika kita ingin mendapatkan air bersih dari air laut? Jelaskan alasannya!

Jawaban nomor 1-2 ditulis dalam 1-2 kalimat. Nomor 3 dibuat tabel dengan 5 baris (aspek) dan 3 kolom (aspek, evaporasi, distilasi). Nomor 4 ditulis dalam 3-5 kalimat dengan penjelasan yang logis.

Kegiatan 2: Memahami Prinsip Distilasi: Perbedaan Titik Didih

Estimasi: 30 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah informasi berikut: Distilasi bekerja berdasarkan perbedaan titik didih zat-zat penyusun campuran. Zat dengan titik didih lebih rendah akan menguap lebih dahulu saat dipanaskan.
  2. Perhatikan data titik didih beberapa zat berikut: Air = 100°C, Etanol = 78°C, Garam (NaCl) = 1465°C, Minyak atsiri = 150-300°C.
  3. Gunakan pemahaman kalian untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

Pertanyaan:

1. Jika campuran air dan etanol dipanaskan, zat manakah yang akan menguap terlebih dahulu? Mengapa?

2. Mengapa garam tidak ikut menguap saat air laut didistilasi untuk membuat air suling?

3. Jelaskan dengan kalimat kalian sendiri, apa prinsip dasar distilasi dalam memisahkan campuran?

4. Gambarlah diagram sederhana alat distilasi lengkap dengan labelnya (labu didih, kondensor/pendingin, labu penampung, sumber panas, distilat, residu)!

Ruang gambar

Jawaban nomor 1-3 ditulis dalam bentuk paragraf 3-5 kalimat dengan penjelasan yang lengkap. Nomor 4 digambar diagram dalam kotak yang disediakan, pastikan semua bagian diberi label dengan jelas.

Kegiatan 3: Penerapan Distilasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kalian akan mengidentifikasi penerapan distilasi di kehidupan nyata.
  2. Bacalah contoh kasus berikut dan diskusikan dengan kelompok (3-4 orang).
  3. Kasus: Pak Budi adalah petani sereh di desanya. Ia ingin membuat minyak sereh (minyak atsiri) dari hasil panennya untuk dijual. Minyak sereh ini banyak digunakan sebagai aromaterapi dan pengusir nyamuk.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan berdasarkan diskusi kelompok kalian.

Pertanyaan:

1. Metode pemisahan campuran apa yang sebaiknya digunakan Pak Budi untuk mendapatkan minyak sereh dari tanaman sereh? Mengapa memilih metode tersebut?

2. Selain penyulingan minyak atsiri, sebutkan 2 contoh lain penerapan distilasi dalam kehidupan sehari-hari atau industri!

3. Mengapa distilasi tidak cocok digunakan untuk membuat garam dari air laut? Metode apa yang lebih tepat?

4. Diskusi kelompok: Menurut kalian, apa kelebihan dan kekurangan metode distilasi dibandingkan evaporasi? Tuliskan hasil diskusi kalian!

Jawaban nomor 1-3 ditulis dalam 3-5 kalimat. Nomor 4 ditulis hasil diskusi kelompok dalam bentuk poin-poin kelebihan dan kekurangan (minimal 2 kelebihan dan 2 kekurangan untuk masing-masing metode).

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang distilasi?

2. Pernahkah kamu melihat atau mengalami proses distilasi di kehidupan sehari-hari? Ceritakan!

3. Bagaimana pemahaman kamu tentang distilasi bisa membantu memecahkan masalah pemisahan campuran di lingkungan sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.