LKPDPertemuan 5Bab 6Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 8: Metode Pemisahan Campuran: Sentrifugasi dan Pemisahan Magnetis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 8 dengan topik "Metode Pemisahan Campuran: Sentrifugasi dan Pemisahan Magnetis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Metode Pemisahan Campuran: Sentrifugasi dan Pemisahan Magnetis

IPA - Kelas 8

Bab 6 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Metode Pemisahan Campuran: Sentrifugasi dan Pemisahan Magnetis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMetode Pemisahan Campuran: Sentrifugasi dan Pemisahan Magnetis
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan prinsip sentrifugasi dan pemisahan magnetis beserta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat memisahkan campuran yang mengandung bahan magnetis menggunakan magnet dan menganalisis hasil pemisahan yang diperoleh.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum memulai.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan, mulai dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Untuk kegiatan eksperimen, pastikan semua alat dan bahan sudah tersedia sebelum memulai.
  • Diskusikan hasil pengamatanmu dengan teman kelompok dan catat hasil diskusi dengan rapi.
  • Jawablah semua pertanyaan dengan jujur berdasarkan hasil pengamatanmu sendiri.
  • Jika ada pertanyaan atau kesulitan, jangan ragu bertanya kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati Fenomena Sentrifugasi dalam Kehidupan

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar mesin cuci dan tabung sentrifugasi laboratorium yang ditampilkan guru.
  2. Bacalah teks informasi singkat tentang proses sentrifugasi berikut: Sentrifugasi adalah metode pemisahan campuran dengan cara memutar campuran dengan kecepatan tinggi. Partikel yang lebih berat akan terdorong ke luar atau ke bawah, sementara partikel yang lebih ringan tetap di bagian dalam atau atas.
  3. Amati video demonstrasi pemisahan plasma darah dari sel darah merah menggunakan mesin sentrifugal (jika tersedia).
  4. Diskusikan dengan teman sebangkumu: mengapa partikel bisa terpisah saat campuran diputar dengan cepat?
  5. Tuliskan hasil pengamatan dan diskusimu pada kolom jawaban yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Apa yang terjadi pada pakaian basah di dalam mesin cuci saat mesin diputar dengan kecepatan tinggi pada tahap pengeringan (spin)?

2. Mengapa sel darah merah turun ke dasar tabung, sedangkan plasma darah tetap di bagian atas saat tabung diputar dalam mesin sentrifugal?

3. Lengkapi tabel berikut dengan 3 contoh penerapan sentrifugasi dalam kehidupan sehari-hari!

Ruang tabel jawaban

Jawablah pertanyaan 1 dan 2 dalam bentuk uraian singkat (3-5 kalimat). Untuk pertanyaan 3, buatlah tabel dengan 3 kolom: No., Contoh Penerapan, Fungsi Pemisahan. Isi minimal 3 baris.

Kegiatan 2: Eksperimen: Memisahkan Pasir dan Pasir Besi dengan Magnet

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Campuran pasir dan pasir besi (sekitar 50 gram)
  • Magnet batang atau magnet neodymium
  • Kantong plastik es batu atau plastik bening
  • Kertas koran (1 lembar)
  • Kertas putih (1 lembar)
  • Wadah kosong untuk menampung pasir besi
  • Sendok makan (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 3-4 orang.
  2. Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan di atas meja kelompokmu.
  3. Ikuti langkah percobaan berikut dengan cermat:
  4. a. Ambil campuran pasir dan pasir besi secukupnya (sekitar 2 sendok makan), ratakan di atas lembaran kertas koran.
  5. b. Letakkan selembar kertas putih di atas campuran pasir dan pasir besi.
  6. c. Masukkan magnet ke dalam kantong plastik es batu, lalu gerakkan magnet secara perlahan di atas kertas putih. Amati apa yang terjadi!
  7. d. Angkat magnet beserta partikel yang menempel, kemudian pindahkan ke wadah kosong.
  8. e. Keluarkan magnet dari plastik, biarkan partikel besi jatuh ke wadah.
  9. f. Ulangi langkah c-e hingga tidak ada lagi partikel besi yang terangkat.
  10. g. Amati hasil pemisahan: pasir yang tersisa di koran dan pasir besi yang terkumpul di wadah.
  11. Catat hasil pengamatanmu dengan detail, termasuk jumlah relatif pasir besi yang berhasil dipisahkan.
  12. Diskusikan pertanyaan-pertanyaan yang tersedia dengan kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Mengapa selembar kertas putih ditempatkan di atas campuran pasir dan pasir besi sebelum magnet digunakan?

2. Mengapa magnet perlu dimasukkan ke dalam kantong plastik saat digunakan untuk memisahkan campuran?

3. Bagaimana teknik yang kamu lakukan agar pemisahan pasir besi dari campuran berlangsung maksimal? Jelaskan minimal 2 teknik!

4. Berdasarkan percobaan yang telah kamu lakukan, apakah semua pasir besi berhasil dipisahkan dari pasir? Apa buktinya? Jika tidak semua terpisah, mengapa hal itu bisa terjadi?

5. Selain pasir dan pasir besi, sebutkan 2 contoh campuran lain yang dapat dipisahkan menggunakan metode pemisahan magnetis!

Jawablah setiap pertanyaan dalam bentuk uraian singkat dan jelas (3-5 kalimat per pertanyaan). Tuliskan hasil pengamatan dan analisis berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan kelompokmu.

Kegiatan 3: Menganalisis dan Menerapkan: Memilih Metode Pemisahan yang Tepat

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dengan cermat setiap kasus/skenario permasalahan yang disajikan.
  2. Untuk setiap kasus, tentukan metode pemisahan campuran yang paling tepat: sentrifugasi atau pemisahan magnetis.
  3. Berikan alasan ilmiah mengapa kamu memilih metode tersebut dengan mengacu pada prinsip kerja metode pemisahan.
  4. Diskusikan jawabanmu dengan teman kelompok sebelum menuliskannya.
  5. Presentasikan salah satu analisis kelompokmu di depan kelas (jika diminta guru).

Pertanyaan:

1. Seorang teknisi laboratorium perlu memisahkan sel-sel bakteri dari cairan biakan untuk diperiksa lebih lanjut. Sel bakteri sangat kecil dan berat jenisnya berbeda dengan cairan. Metode apa yang sebaiknya digunakan? Jelaskan alasanmu!

2. Di sebuah bengkel, terdapat tumpukan sampah logam yang tercampur: potongan aluminium, baut besi, sekrup baja, dan kawat tembaga. Pemilik bengkel ingin memisahkan besi dan baja dari logam lainnya untuk dijual ke pengepul. Metode apa yang paling praktis dan ekonomis? Jelaskan alasanmu!

3. Seorang petani madu ingin mengambil madu murni dari sarang lebah yang masih bercampur dengan lilin lebah dan kotoran lainnya. Madu memiliki kekentalan yang tinggi dan bercampur dengan partikel-partikel padat. Metode apa yang cocok digunakan? Jelaskan alasanmu!

4. Buatlah satu contoh kasus pemisahan campuran yang kamu temukan di rumah atau lingkungan sekitarmu! Tentukan metode pemisahan yang tepat (sentrifugasi atau pemisahan magnetis) dan jelaskan alasanmu!

Jawablah setiap kasus dalam bentuk uraian dengan format: 1) Metode yang dipilih; 2) Alasan ilmiah (minimal 3 kalimat) yang menjelaskan prinsip kerja metode tersebut dan mengapa cocok untuk kasus yang diberikan.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang sentrifugasi dan pemisahan magnetis?

2. Apakah kamu pernah melihat atau menggunakan kedua metode pemisahan ini di rumah atau lingkungan sekitarmu? Ceritakan pengalamanmu!

3. Jika kamu diminta memisahkan campuran kacang hijau, beras, dan paku yang tercampur dalam satu wadah, metode apa yang akan kamu gunakan? Jelaskan langkah-langkahnya secara berurutan!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.