LKPDPertemuan 3Bab 6Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Sifat Fisika Materi Penyusun Campuran (Ukuran Partikel dan Titik Didih)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Menganalisis Sifat Fisika Materi Penyusun Campuran (Ukuran Partikel dan Titik Didih)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Sifat Fisika Materi Penyusun Campuran (Ukuran Partikel dan Titik Didih)

IPA - Kelas 8

Bab 6 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Sifat Fisika Materi Penyusun Campuran (Ukuran Partikel dan Titik Didih)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Sifat Fisika Materi Penyusun Campuran (Ukuran Partikel dan Titik Didih)
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis sifat materi penyusun campuran sebagai dasar pemilihan metode pemisahan campuran

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan data sifat fisika materi yang disajikan secara teliti.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu untuk menganalisis keterkaitan antara sifat materi penyusun dengan metode pemisahannya.
  • Tuliskan hasil analisismu pada kolom dan format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Perbedaan Ukuran Partikel Penyusun Campuran

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks data ukuran partikel materi penyusun campuran
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks deskripsi mengenai campuran air, kerikil, dan pasir berikut: 'Sebuah wadah berisi campuran air sungai yang keruh bercampur butiran pasir kasar dan kerikil kecil. Partikel kerikil berukuran > 2 mm, pasir berukuran sekitar 0,2 mm, sedangkan molekul air berukuran mikroskopis (< 0,001 mm). Kelompok ingin memisahkan kerikil dan pasir dari air.'
  2. Analisis perbedaan sifat ukuran partikel dari ketiga materi penyusun tersebut.
  3. Jawablah pertanyaan analisis untuk menentukan metode pemisahan yang sesuai berdasarkan perbedaan ukuran partikel.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data ukuran materi penyusun (kerikil, pasir, air), analisislah mengapa perbedaan ukuran partikel dapat dijadikan dasar untuk memisahkan campuran tersebut, dan metode pemisahan apa yang memanfaatkan prinsip perbedaan ukuran partikel ini?

Tuliskan paragraf analisis pada lembar jawaban yang mencakup: (1) hubungan ukuran partikel zat terhadap pori saringan, dan (2) nama metode pemisahan berbasis ukuran partikel yang dipilih beserta alasannya.

Kegiatan 2: Analisis Perbedaan Titik Didih Materi Penyusun Campuran

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel data titik didih zat
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel data sifat fisika campuran larutan alkohol dan air berikut: Zat A (Etanol) memiliki wujud cair dengan titik didih 78 °C; Zat B (Air) memiliki wujud cair dengan titik didih 100 °C. Keduanya saling larut sempurna membentuk campuran homogen.
  2. Analisis perbedaan titik didih kedua materi penyusun tersebut.
  3. Tentukan metode pemisahan yang tepat beserta alasannya berdasarkan analisis data titik didih tersebut.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis perbandingan sifat fisika zat penyusun dan tentukan metode pemisahan yang dipilih pada tabel analisis titik didih.

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa metode penyaringan (filtrasi) tidak dapat digunakan untuk memisahkan campuran etanol dan air, sedangkan metode distilasi dapat digunakan? Jelaskan berdasarkan analisis sifat materi penyusunnya!

1. Isilah tabel 4 baris: [Selisih titik didih], [Zat menguap lebih dahulu], [Metode pemisahan terpilih], [Prinsip dasar pemisahan]. 2. Tuliskan uraian penjelasan perbandingan efektivitas metode filtrasi vs distilasi pada kolom uraian yang tersedia.

Kegiatan 3: Studi Komparasi Sifat Materi untuk Menentukan Metode Pemisahan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu kasus campuran
  • Lembar diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel 3 kasus campuran berikut: Kasus 1: Air dan pasir halus; Kasus 2: Larutan garam dapur (air dan garam, titik didih air 100 °C, titik lebur/didih garam > 800 °C); Kasus 3: Campuran aseton (titik didih 56 °C) dan air (titik didih 100 °C).
  2. Diskusikan dalam kelompok untuk menganalisis sifat materi penyusun yang paling dominan menjadi penentu pemisahan pada tiap kasus (apakah ukuran partikel atau perbedaan titik didih/penguapan).
  3. Hubungkan sifat tersebut secara logis dengan metode pemisahan yang paling tepat untuk masing-masing kasus.

Pertanyaan:

1. Analisislah sifat materi penyusun pada Kasus 1, 2, dan 3, kemudian pasangkan secara tepat dengan metode pemisahannya dalam format tabel komparasi!

Buatlah tabel komparasi 4 kolom: Kolom 1 (Kasus Campuran), Kolom 2 (Sifat Materi Penyusun yang Dianalisis), Kolom 3 (Metode Pemisahan yang Dipilih), Kolom 4 (Alasan Ilmiah Pemilihan Metode).

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu mengidentifikasi apakah suatu campuran harus dipisahkan berdasarkan ukuran partikel atau berdasarkan titik didih zat penyusunnya?

2. Mengapa kita tidak boleh sembarangan memilih metode pemisahan tanpa menganalisis sifat materi penyusunnya terlebih dahulu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.