LKPDPertemuan 1Bab 6Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 8: Mengenal Campuran di Sekitar Kita

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 8 dengan topik "Mengenal Campuran di Sekitar Kita". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Mengenal Campuran di Sekitar Kita

IPA - Kelas 8

Bab 6 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengenal Campuran di Sekitar Kita

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengenal Campuran di Sekitar Kita
Alokasi Waktu2 x 40 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi komponen-komponen penyusun campuran yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan pengamatan benda konkret.
  2. Murid dapat membedakan campuran dengan zat tunggal berdasarkan ciri-ciri fisik yang dapat diamati.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan teliti sebelum memulai kegiatan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dan catat semua pengamatanmu dengan jujur.
  • Diskusikan hasil pengamatanmu dengan teman kelompokmu untuk memperkaya pemahaman.
  • Jika ada pertanyaan, jangan ragu bertanya kepada guru.
  • Selamat belajar! Mari kita temukan campuran-campuran menarik di sekitar kita.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Petualangan Menemukan Campuran di Sekitarmu

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Benda-benda di sekitar kelas (tidak perlu disiapkan khusus, gunakan yang ada)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati lingkungan kelasmu selama 3 menit. Cari benda-benda yang menurutmu terdiri dari lebih dari satu zat.
  2. Pilih 5 benda campuran yang kamu temukan.
  3. Untuk setiap benda, identifikasi komponen-komponen penyusunnya dengan cara mengamati warna, tekstur, dan bagian-bagian yang terlihat.
  4. Catat hasil pengamatanmu pada tabel yang tersedia.
  5. Diskusikan dengan teman sekelompokmu: mengapa benda-benda tersebut disebut campuran?

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan campuran di sekitarmu!

Ruang tabel jawaban

2. Dari 5 benda campuran yang kamu amati, manakah yang komponen penyusunnya masih dapat terlihat dengan jelas? Manakah yang tidak terlihat? Jelaskan!

3. Mengapa benda-benda yang kamu amati disebut campuran, bukan zat tunggal?

Sediakan tabel dengan 4 kolom: No | Nama Benda Campuran | Komponen Penyusun | Ciri Fisik yang Teramati (warna, tekstur, dll). Untuk pertanyaan uraian dan diskusi, sediakan 5-7 baris kosong untuk menulis jawaban.

Kegiatan 2: Percobaan: Campuran vs Zat Tunggal

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 4 gelas plastik bening
  • Air bersih
  • Gula pasir (2 sendok makan)
  • Minyak goreng (2 sendok makan)
  • Pasir bersih (2 sendok makan)
  • Sendok untuk mengaduk
  • Kertas label
  • Spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan 4 gelas plastik bening dan beri label: Gelas A, B, C, dan D.
  2. Isi keempat gelas dengan air bersih hingga setengah tinggi gelas.
  3. Gelas A: biarkan hanya berisi air (sebagai kontrol).
  4. Gelas B: tambahkan 2 sendok makan gula pasir, aduk hingga larut.
  5. Gelas C: tambahkan 2 sendok makan minyak goreng, aduk.
  6. Gelas D: tambahkan 2 sendok makan pasir, aduk.
  7. Amati keempat gelas dengan seksama. Catat perbedaan yang kamu lihat.
  8. Biarkan selama 2-3 menit, amati kembali apakah ada perubahan.

Pertanyaan:

1. Gambarkan hasil pengamatanmu untuk keempat gelas! Berikan keterangan pada setiap gambar.

Ruang gambar

2. Lengkapi tabel pengamatan berikut untuk membandingkan keempat gelas!

Ruang tabel jawaban

3. Berdasarkan pengamatanmu, gelas mana yang merupakan zat tunggal dan mana yang merupakan campuran? Jelaskan alasanmu!

4. Apa perbedaan ciri fisik antara campuran homogen (Gelas B) dengan campuran heterogen (Gelas C dan D)?

Untuk gambar: sediakan 4 kotak berukuran 5x7 cm untuk menggambar masing-masing gelas. Untuk tabel: 5 kolom (Gelas | Zat yang ditambahkan | Kejernihan | Homogen/Heterogen | Ciri khusus yang teramati) dengan 4 baris data. Untuk uraian: 5-7 baris kosong.

Kegiatan 3: Detektif Campuran: Tantangan Identifikasi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap skenario dengan cermat.
  2. Identifikasi apakah benda tersebut campuran atau zat tunggal.
  3. Jika campuran, sebutkan komponen penyusunnya dan tentukan jenis campurannya (homogen/heterogen).
  4. Berikan alasan berdasarkan ciri fisik yang dapat diamati.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan teman kelompokmu sebelum menuliskan jawaban akhir.

Pertanyaan:

1. Skenario 1: Ibumu membuat jus jeruk dengan mencampurkan air, perasan jeruk, dan gula. Ketika diminum, terasa ada ampas jeruk. Apakah jus jeruk ini campuran atau zat tunggal? Jika campuran, sebutkan komponennya dan jenisnya!

2. Skenario 2: Di laboratorium, gurumu menunjukkan cairan bening tidak berwarna dalam botol berlabel 'Air Murni (H₂O)'. Apakah ini campuran atau zat tunggal? Jelaskan!

3. Skenario 3: Ayahmu mengisi tangki motor dengan bensin premium. Apakah bensin ini campuran atau zat tunggal? Bagaimana cara kamu mengetahuinya?

4. Buatlah 2 contoh campuran yang kamu temui di rumah atau lingkungan sekitarmu! Untuk setiap contoh, identifikasi komponen penyusunnya dan tentukan jenisnya (homogen/heterogen).

Untuk setiap skenario/pertanyaan, sediakan 5-7 baris kosong untuk menulis jawaban lengkap dengan alasan.

REFLEKSI

1. Setelah melakukan kegiatan hari ini, apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang campuran?

2. Berikan 3 contoh campuran yang sering kamu gunakan di rumah dan jelaskan mengapa kamu perlu memahami komponen penyusunnya!

3. Jika kamu diminta memisahkan campuran air dengan minyak atau air dengan pasir, menurut kamu apa yang perlu kamu ketahui terlebih dahulu? (Petunjuk: pikirkan tentang sifat bawaan setiap komponen)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.