LKPDPertemuan 6Bab 5Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 8: Sifat-Sifat Cahaya: Merambat Lurus dan Pemantulan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 8 dengan topik "Sifat-Sifat Cahaya: Merambat Lurus dan Pemantulan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Sifat-Sifat Cahaya: Merambat Lurus dan Pemantulan

IPA - Kelas 8

Bab 5 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Sifat-Sifat Cahaya: Merambat Lurus dan Pemantulan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikSifat-Sifat Cahaya: Merambat Lurus dan Pemantulan
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan sifat cahaya merambat lurus dan hukum pemantulan cahaya melalui kegiatan demonstrasi dan penyelidikan sederhana menggunakan senter dan cermin.
  2. Murid dapat menganalisis pembentukan bayangan pada cermin datar berdasarkan hukum pemantulan cahaya dan menghubungkannya dengan fenomena sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum memulai kegiatan.
  • Kerjakan secara berkelompok (3-4 orang) untuk kegiatan eksperimen, dan individu untuk refleksi.
  • Siapkan alat dan bahan yang diperlukan sebelum memulai setiap kegiatan.
  • Tuliskan hasil pengamatan dan jawaban dengan lengkap dan jelas.
  • Diskusikan hasil temuan dengan teman sekelompok dan presentasikan kesimpulan kalian.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Penyelidikan: Cahaya Merambat Lurus

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 3 lembar karton tebal (ukuran A4)
  • Senter/lampu saku
  • Penggaris
  • Alat pelubang kertas atau gunting
  • Penyangga karton (bisa berupa plastisin atau penjepit)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan 3 lembar karton dan lubangi bagian tengahnya dengan diameter sekitar 1 cm.
  2. Letakkan ketiga karton secara sejajar dengan jarak masing-masing 10 cm. Pastikan lubang ketiga karton berada dalam satu garis lurus.
  3. Nyalakan senter dan arahkan ke lubang karton pertama dari jarak sekitar 20 cm.
  4. Amati apakah cahaya dapat menembus ketiga lubang dan sampai ke layar/tembok di belakang.
  5. Geser sedikit posisi karton kedua sehingga lubangnya tidak segaris dengan karton pertama dan ketiga.
  6. Nyalakan kembali senter dan amati apa yang terjadi.
  7. Catat hasil pengamatan kalian pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Apa yang terjadi ketika ketiga lubang karton berada dalam satu garis lurus?

2. Apa yang terjadi ketika salah satu karton digeser sehingga lubangnya tidak segaris?

3. Berdasarkan percobaan ini, jelaskan sifat perambatan cahaya!

4. Berikan 2 contoh fenomena sehari-hari yang membuktikan bahwa cahaya merambat lurus!

Tuliskan jawaban kalian dalam bentuk paragraf lengkap dengan kalimat yang runtut. Untuk pertanyaan nomor 4, buat penomoran untuk setiap contoh.

Kegiatan 2: Eksplorasi: Hukum Pemantulan Cahaya

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Cermin datar kecil
  • Senter/laser pointer
  • Kertas putih (A4)
  • Busur derajat
  • Penggaris
  • Pensil dan spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Letakkan selembar kertas putih di atas meja dan gambarlah garis lurus di tengahnya sebagai garis normal (garis tegak lurus bidang pantul).
  2. Letakkan cermin datar tegak di atas garis normal.
  3. Nyalakan senter dan arahkan ke cermin dengan sudut tertentu terhadap garis normal.
  4. Tandai arah sinar datang (dari senter ke cermin) dan sinar pantul (dari cermin ke arah lain) pada kertas.
  5. Ukur sudut antara sinar datang dengan garis normal (sudut datang) dan sudut antara sinar pantul dengan garis normal (sudut pantul) menggunakan busur derajat.
  6. Ulangi percobaan dengan mengubah sudut datang (minimal 3 kali dengan sudut berbeda).
  7. Catat hasil pengukuran pada tabel pengamatan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hasil pengukuran sudut datang dan sudut pantul berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Apa hubungan antara sudut datang dan sudut pantul berdasarkan hasil percobaan kalian?

3. Rumuskan Hukum Pemantulan Cahaya berdasarkan temuan kalian!

4. Mengapa kita bisa melihat diri kita sendiri di cermin? Jelaskan menggunakan konsep pemantulan cahaya!

Untuk tabel, buatlah 3 kolom: Percobaan ke-, Sudut Datang (°), Sudut Pantul (°), dan 3 baris untuk data. Untuk pertanyaan uraian, tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf yang lengkap.

Kegiatan 3: Analisis: Pembentukan Bayangan pada Cermin Datar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Cermin datar
  • Benda uji (lilin, pensil, mainan kecil)
  • Penggaris
  • Kertas dan pensil untuk menggambar diagram

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Letakkan cermin datar tegak di tengah kertas atau papan.
  2. Letakkan sebuah benda (misalnya lilin menyala, pensil berwarna, atau mainan kecil) di depan cermin.
  3. Amati bayangan yang terbentuk di dalam cermin.
  4. Ukur jarak benda ke cermin dan bandingkan dengan jarak bayangan ke cermin (bisa menggunakan metode paralaks atau pengamatan visual).
  5. Bandingkan ukuran benda dengan ukuran bayangannya.
  6. Gerakkan benda mendekati dan menjauhi cermin, amati perubahan yang terjadi pada bayangan.
  7. Tukar posisi dengan teman untuk mengamati dari sudut pandang berbeda.

Pertanyaan:

1. Gambarkan diagram pembentukan bayangan pada cermin datar! Tandai: posisi benda, cermin, bayangan, sinar datang, dan sinar pantul.

Ruang gambar

2. Lengkapi tabel karakteristik bayangan pada cermin datar berikut!

Ruang tabel jawaban

3. Mengapa ketika kita mengangkat tangan kanan, bayangan di cermin tampak mengangkat tangan kiri? Jelaskan!

4. Berikan 3 contoh penerapan cermin datar dalam kehidupan sehari-hari dan jelaskan manfaatnya!

Untuk gambar, gunakan kertas kosong terpisah dan beri keterangan lengkap. Untuk tabel, buatlah 2 kolom: Karakteristik dan Hasil Pengamatan, dengan 4 baris (jarak, ukuran, orientasi, sifat). Untuk uraian dan diskusi, tuliskan dalam paragraf lengkap.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang cahaya dan pemantulannya?

2. Bagaimana konsep cahaya merambat lurus dan pemantulan cahaya dapat menjelaskan fenomena yang sering kamu lihat di rumah atau sekolah?

3. Jika kamu diminta menjelaskan kepada adik kelas tentang hukum pemantulan cahaya, cara apa yang akan kamu gunakan agar mudah dipahami?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.