LKPDPertemuan 4Bab 5Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 8: Melakukan Pengamatan Perambatan Gelombang Permukaan Air dan Muka Gelombang

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Melakukan Pengamatan Perambatan Gelombang Permukaan Air dan Muka Gelombang".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Melakukan Pengamatan Perambatan Gelombang Permukaan Air dan Muka Gelombang

IPA - Kelas 8

Bab 5 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Melakukan Pengamatan Perambatan Gelombang Permukaan Air dan Muka Gelombang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMelakukan Pengamatan Perambatan Gelombang Permukaan Air dan Muka Gelombang
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan pengamatan terhadap fenomena perambatan gelombang air dan mencatat hasil pengamatannya dengan memperhatikan karakteristik objek yang diamati

PETUNJUK UMUM

  • Bekerjalah secara tertib dalam kelompok kecil (4-5 murid).
  • Jaga agar air tidak tumpah berceceran di area kerja dan berhati-hatilah saat menggunakan alat praktikum.
  • Lakukan pengamatan secara teliti dan catat fakta yang teramati secara apa adanya pada ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pengamatan Muka Gelombang Lingkaran dari Tetesan/Usikan Titik

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Baskom atau wadah plastik transparan/lebar berisi air
  • Pipet tetes (atau pensil dengan ujung tumpul)
  • Air bersih secukupnya

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Isi wadah/baskom dengan air setinggi kurang lebih 5-7 cm, lalu tunggu hingga permukaan air benar-benar tenang.
  2. Gunakan pipet tetes untuk menjatuhkan 1 tetes air tepat di bagian tengah wadah (atau sentuh perlahan permukaan air dengan ujung pensil satu kali).
  3. Amati bentuk muka gelombang yang terbentuk di permukaan air dan perhatikan arah perambatannya dari pusat tetesan menuju tepi wadah.
  4. Ulangi usikan satu kali lagi untuk memastikan bentuk pola gelombang, lalu gambarkan dan catat hasil pengamatanmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah bentuk muka gelombang air yang terlihat sesaat setelah satu tetesan air jatuh di tengah wadah? Gambarkan sketsa polanya dari tampak atas!

Ruang gambar

2. Ke arah manakah gelombang air tersebut merambat dari titik tempat tetesan jatuh?

Sediakan kotak gambar ukuran 8x8 cm untuk sketsa muka gelombang tampak atas dan 2 baris garis kosong untuk mencatat arah perambatan.

Kegiatan 2: Pengamatan Gerak Benda Terapung saat Dilewati Gelombang Air

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Baskom berisi air
  • Potongan daun kecil atau potongan kertas ringan (sekitar 1x1 cm)
  • Pipet tetes

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pastikan air kembali tenang, kemudian letakkan potongan daun kecil atau potongan kertas ringan di permukaan air (kira-kira di antara titik tengah dan tepi baskom).
  2. Jatuhkan kembali tetesan air atau ketuk permukaan air di titik tengah seperti kegiatan sebelumnya sehingga gelombang merambat melewati benda terapung tersebut.
  3. Fokuskan pengamatan pada gerak potongan daun/kertas: apakah benda tersebut ikut terseret berpindah tempat mengikuti arah rambat gelombang ke tepi baskom, atau hanya bergerak naik-turun di posisinya?
  4. Lakukan pengamatan ulang sebanyak dua kali untuk memastikan ketepatan data, lalu catat hasil pengamatan pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hasil pengamatan gerak objek terapung di bawah ini berdasarkan hasil penyelidikanmu!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengamatanmu terhadap benda yang terapung tersebut, apa yang sebenarnya merambat melintasi permukaan air saat gelombang terjadi?

Tabel pengamatan 3 kolom: [Kondisi Pengamatan | Arah gerak objek saat gelombang melintas | Apakah posisi benda berpindah permanen ke tepi wadah? (Ya/Tidak) | Karakteristik objek yang teramati] serta 3 baris garis kosong untuk uraian simpulan perambatan.

Kegiatan 3: Pengamatan Muka Gelombang Lurus Menggunakan Penggaris

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Baskom persegi/lebar berisi air
  • Penggaris plastik panjang 30 cm

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Biarkan permukaan air tenang kembali.
  2. Pegang penggaris plastik secara mendatar, lalu celupkan sisi panjang penggaris secara serentak dan perlahan satu kali ke permukaan air di salah satu sisi wadah.
  3. Amati bentuk garis muka gelombang yang terbentuk di permukaan air dan amati arah perambatannya.
  4. Catat perbandingan bentuk muka gelombang antara usikan titik (Kegiatan 1) dan usikan garis datar (Kegiatan 3) pada tabel, lalu selesaikan refleksi dan penutup.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah bentuk muka gelombang yang terbentuk saat permukaan air diusik menggunakan sisi panjang penggaris?

2. Berdasarkan hasil pengamatan pada Kegiatan 1 dan Kegiatan 3, lengkapi tabel perbandingan karakteristik muka gelombang air berikut:

  1. Usikan satu titik (tetesan air) -> Bentuk muka gelombang: ... | Arah rambat: ...
  2. Usikan garis datar (sisi penggaris) -> Bentuk muka gelombang: ... | Arah rambat: ...
Ruang tabel jawaban

1 baris garis kosong untuk isian bentuk gelombang lurus, dan tabel perbandingan 3 kolom: [Jenis Sumber Usikan | Bentuk Muka Gelombang | Karakteristik Arah Rambat] dengan 2 baris data.

REFLEKSI

1. Karakteristik objek apa yang paling jelas terlihat saat daun/kertas dilewati oleh gelombang air?

2. Langkah pengamatan mana yang menurutmu membutuhkan ketelitian paling tinggi agar riak gelombang terlihat jelas?

3. Bagaimana rasa ingin tahumu berkembang setelah melihat langsung bentuk lingkaran dan garis lurus pada riak air?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.