LKPDPertemuan 1Bab 5Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Konsep Getaran dan Hubungannya dengan Rambatan Energi Gelombang

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Menganalisis Konsep Getaran dan Hubungannya dengan Rambatan Energi Gelombang".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Konsep Getaran dan Hubungannya dengan Rambatan Energi Gelombang

IPA - Kelas 8

Bab 5 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Konsep Getaran dan Hubungannya dengan Rambatan Energi Gelombang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Konsep Getaran dan Hubungannya dengan Rambatan Energi Gelombang
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis gelombang transversal dan longitudinal pada fenomena getaran dan rambatan energi dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan fenomena yang disajikan dengan teliti.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu untuk mengamati, menganalisis data, dan berdiskusi.
  • Gunakan konsep getaran, arah getar, arah rambat gelombang, serta transfer energi untuk menjawab pertanyaan analisis.
  • Tuliskan hasil analisismu secara rapi pada format ruang jawaban yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Fenomena Getaran sebagai Sumber Rambatan Energi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks fenomena/stimulus pembelajaran

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah stimulus fenomena berikut: (1) Menempelkan jari pada tenggorokan saat bersuara keras vs berbisik, (2) Melempar kerikil ke permukaan kolam air tenang dan melihat daun kering di dekatnya terombang-ambing.
  2. Analisis keterkaitan antara getaran sumber dengan perambatan energi yang terjadi.
  3. Jawablah pertanyaan analisis pada format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengamatan saat menyentuh tenggorokan ketika berbicara keras dan berbisik, analisislah apa yang menjadi sumber gelombang bunyi dan bagaimana hubungan kekuatan getaran pita suara dengan energi bunyi yang dirambatkan!

2. Saat kerikil dijatuhkan ke permukaan air kolam, daun kering di permukaan air hanya bergerak naik-turun dan tidak berpindah mengikuti gelombang air ke tepi kolam. Analisislah mengapa hal tersebut terjadi berdasarkan konsep getaran dan rambatan energi gelombang!

Tuliskan jawaban dalam bentuk uraian argumentatif 2-4 kalimat untuk masing-masing nomor di lembar kerja yang tersedia.

Kegiatan 2: Analisis Perbedaan Gelombang Transversal dan Longitudinal

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Slinki (atau tali tambang plastik)
  • Pita penanda

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan percobaan sederhana menggunakan slinki (atau amati ilustrasi pergerakan slinki dan gelombang tali).
  2. Gerakkan slinki ke kiri-kanan (atau atas-bawah) untuk membentuk bukit dan lembah.
  3. Dorong dan tarik slinki maju-mundur searah panjang slinki untuk membentuk rapatan dan renggangan.
  4. Analisislah hubungan antara arah getaran partikel medium terhadap arah rambat energinya pada kedua jenis gelombang tersebut.
  5. Lengkapi tabel analisis perbandingan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel perbandingan gelombang transversal dan longitudinal berikut berdasarkan arah getar, arah rambat, bentuk gelombang, dan contoh fenomenanya dalam kehidupan sehari-hari!

Ruang tabel jawaban

2. Sebuah slinki digerakkan maju-mundur sehingga membentuk rapatan dan renggangan. Analisislah bagaimana energi getaran berpindah dari ujung tangan pemegang slinki hingga ke ujung slinki lainnya!

Isilah tabel 4 kolom (Jenis Gelombang, Hubungan Arah Getar dan Arah Rambat, Bentuk/Karakteristik Fisik Pola, Contoh Fenomena) serta uraian analisis untuk nomor 2 pada kolom pengerjaan.

Kegiatan 3: Menganalisis Peran Gelombang dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks studi kasus fenomena gelombang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati dua studi kasus fenomena kehidupan sehari-hari berikut:
  2. Kasus A: Kaca jendela bergetar kencang bahkan bisa retak saat terdengar suara guntur menggelegar dari kejauhan.
  3. Kasus B: Gelombang gempa bumi (seismik) yang terdiri dari gelombang primer (longitudinal) dan gelombang sekunder (transversal) merambat merusak bangunan.
  4. Diskusikan dan analisislah fenomena tersebut dengan mengaitkan jenis gelombang dan transfer energinya.
  5. Selesaikan kegiatan, lalu lanjutkan dengan menjawab refleksi pembelajaran dan penutup.

Pertanyaan:

1. Pada Kasus A, analisislah jenis gelombang apa yang merambatkan suara guntur dari langit hingga ke kaca jendela rumah, serta buktikan bahwa fenomena kaca yang bergetar membuktikan gelombang memindahkan energi!

2. Pada Kasus B, analisislah perbedaan dampak getaran mekanik yang ditimbulkan pada bangunan saat dilewati gelombang gempa primer (longitudinal) dibandingkan gelombang gempa sekunder (transversal)!

Tuliskan hasil analisis kasus A dan kasus B secara terstruktur (identifikasi jenis gelombang, arah getar/rambat, dan mekanisme transfer energi) pada ruang jawaban kelompok.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis fenomena gelombang hari ini, apa bukti paling nyata di sekitarmu bahwa gelombang memindahkan energi tetapi tidak memindahkan materi/mediumnya?

2. Bagian mana dari analisis perbedaan gelombang transversal dan longitudinal yang paling membantumu memahami cara kerja gelombang suara dan gempa bumi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.