LKPDPertemuan 4Bab 4Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 8: Tekanan pada Zat Gas: Prinsip Tekanan Udara dan Teknologi Balon Udara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 8 dengan topik "Tekanan pada Zat Gas: Prinsip Tekanan Udara dan Teknologi Balon Udara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Tekanan pada Zat Gas: Prinsip Tekanan Udara dan Teknologi Balon Udara

IPA - Kelas 8

Bab 4 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Tekanan pada Zat Gas: Prinsip Tekanan Udara dan Teknologi Balon Udara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikTekanan pada Zat Gas: Prinsip Tekanan Udara dan Teknologi Balon Udara
Alokasi Waktu3 x 40 menit (120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis fenomena tekanan gas melalui percobaan membuat balon menggelembung sendiri untuk memahami prinsip perbedaan tekanan udara.
  2. Murid dapat menjelaskan penerapan konsep tekanan gas pada teknologi balon udara dan proses pertukaran gas O₂ dan CO₂ dalam sistem pernapasan manusia berdasarkan hasil percobaan dan kajian literatur.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah semua petunjuk dengan cermat sebelum memulai kegiatan.
  • Lakukan percobaan dengan hati-hati dan ikuti prosedur keselamatan kerja.
  • Catat semua pengamatan kalian dengan detail dan jujur.
  • Diskusikan hasil pengamatan dengan teman kelompok sebelum menulis kesimpulan.
  • Hubungkan hasil percobaan dengan fenomena kehidupan sehari-hari yang kalian alami.
  • Tanyakan kepada guru jika ada instruksi yang belum jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Bereksperimen: Membuat Balon Menggelembung Sendiri

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Labu erlenmeyer (500 ml)
  • Balon karet ukuran sedang (1 buah)
  • Air (250 ml)
  • Pemanas (bunsen atau kompor listrik)
  • Kaki tiga dan kasa
  • Sarung tangan tahan panas
  • Gelas ukur

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan di meja kelompok kalian.
  3. Isilah labu erlenmeyer dengan air hingga sekitar seperempat bagian (250 ml air).
  4. Pasangkan balon karet pada mulut labu erlenmeyer dengan rapat. Pastikan tidak ada celah agar udara tidak bocor.
  5. Letakkan labu di atas pemanas (bunsen atau kompor listrik). Amati perubahan yang terjadi pada balon saat air dipanaskan.
  6. Catat pengamatan kalian: apa yang terjadi pada balon? Mengapa balon bisa menggelembung?
  7. Matikan pemanas dan biarkan labu mendingin. Amati kembali: apa yang terjadi pada balon saat labu mendingin?
  8. Diskusikan hasil pengamatan dengan anggota kelompok dan jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Apa yang terjadi pada balon karet saat air di dalam labu erlenmeyer dipanaskan? Deskripsikan pengamatanmu secara detail.

2. Apa yang terjadi pada balon saat labu erlenmeyer dibiarkan mendingin? Jelaskan mengapa hal tersebut terjadi.

3. Lengkapi tabel pengamatan berikut berdasarkan percobaan yang telah kalian lakukan.

Ruang tabel jawaban

4. Berdasarkan percobaan ini, jelaskan hubungan antara suhu, tekanan gas, dan volume gas!

Tulis jawabanmu dengan lengkap di kotak yang tersedia. Untuk pertanyaan nomor 3, buatlah tabel dengan 4 kolom: (1) Kondisi, (2) Keadaan Balon, (3) Tekanan Gas dalam Labu, (4) Penjelasan. Isi tabel dengan 3 baris: sebelum dipanaskan, saat dipanaskan, dan setelah mendingin.

Kegiatan 2: Ayo Menganalisis: Teknologi Balon Udara dan Prinsip Tekanan Gas

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks IPA atau sumber literatur tentang balon udara
  • Akses internet (opsional)
  • Kertas gambar atau bagian kosong di LKPD
  • Pensil, penggaris, dan pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar balon udara yang ditampilkan atau cari informasi dari buku/internet tentang cara kerja balon udara.
  2. Bacalah teks informasi tentang teknologi balon udara yang disediakan guru.
  3. Diskusikan dengan kelompokmu: bagaimana balon udara bisa terbang? Apa hubungannya dengan percobaan yang telah kalian lakukan sebelumnya?
  4. Buatlah diagram sederhana yang menjelaskan prinsip kerja balon udara.
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut secara berkelompok.

Pertanyaan:

1. Jelaskan prinsip kerja balon udara! Mengapa balon udara bisa naik ke udara?

2. Hubungkan hasil percobaan balon menggelembung sendiri dengan prinsip kerja balon udara! Apa persamaan dan perbedaannya?

3. Buatlah diagram berlabel sederhana yang menunjukkan bagian-bagian balon udara (keranjang, pembakar, kantong balon, katup udara) dan jelaskan fungsi masing-masing bagian!

Ruang gambar

4. Selain balon udara, sebutkan 3 contoh teknologi lain dalam kehidupan sehari-hari yang memanfaatkan prinsip tekanan gas! Jelaskan cara kerjanya secara singkat.

Tulis jawabanmu dengan rapi dan lengkap. Untuk pertanyaan nomor 3, buatlah diagram di kotak khusus yang tersedia. Gunakan pensil untuk menggambar dan beri label yang jelas pada setiap bagian. Tambahkan panah dan keterangan singkat untuk menjelaskan fungsi masing-masing bagian.

Kegiatan 3: Ayo Menghubungkan: Tekanan Gas dalam Sistem Pernapasan Manusia

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks IPA tentang sistem pernapasan
  • Diagram/gambar sistem pernapasan dan alveolus
  • Botol plastik bekas (opsional, untuk demonstrasi)
  • Sedotan dan balon kecil (opsional, untuk demonstrasi)
  • Gunting dan karet gelang (opsional, untuk demonstrasi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks tentang sistem pernapasan manusia dan proses pertukaran gas O₂ dan CO₂.
  2. Perhatikan diagram paru-paru dan alveolus yang ditampilkan.
  3. Ingat kembali percobaan balon menggelembung: bagaimana perbedaan tekanan menyebabkan balon mengembang dan mengempis.
  4. Diskusikan dengan kelompokmu: bagaimana proses inspirasi (menghirup) dan ekspirasi (menghembuskan napas) terjadi? Apa peran tekanan gas dalam proses tersebut?
  5. Jika memungkinkan, lakukan demonstrasi sederhana membuat model paru-paru buatan menggunakan botol plastik, sedotan, dan balon (ikuti petunjuk guru).
  6. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

Pertanyaan:

1. Jelaskan bagaimana proses inspirasi (menarik napas) terjadi berdasarkan prinsip perbedaan tekanan gas!

2. Jelaskan bagaimana proses ekspirasi (menghembuskan napas) terjadi berdasarkan prinsip perbedaan tekanan gas!

3. Lengkapi tabel perbandingan proses pertukaran gas O₂ dan CO₂ berikut!

Ruang tabel jawaban

4. Hubungkan percobaan balon menggelembung sendiri dengan proses pernapasan manusia! Bagian apa dalam percobaan yang dapat dianalogikan sebagai paru-paru, diafragma, dan rongga dada?

5. Mengapa orang yang berada di dataran tinggi (pegunungan) merasa lebih sulit bernapas dibandingkan di dataran rendah? Kaitkan jawabanmu dengan konsep tekanan gas!

Tulis jawabanmu dengan lengkap dan gunakan istilah ilmiah yang tepat. Untuk pertanyaan nomor 3, buatlah tabel dengan 4 kolom: (1) Lokasi, (2) Gas yang Berdifusi, (3) Arah Perpindahan, (4) Prinsip yang Bekerja. Isi tabel dengan 2 baris: pertukaran gas di alveolus dan pertukaran gas di sel-sel tubuh.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang tekanan gas dan penerapannya?

2. Bagaimana percobaan yang kamu lakukan membantu kamu memahami fenomena tekanan gas dalam kehidupan sehari-hari (balon udara, pernapasan, dll)?

3. Setelah mempelajari materi ini, fenomena apa lagi dalam kehidupan sehari-hari yang menurutmu berhubungan dengan tekanan gas? Jelaskan!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.