LKPDPertemuan 3Bab 4Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Tekanan pada Zat Cair: Gaya Apung Hukum Archimedes

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Menganalisis Tekanan pada Zat Cair: Gaya Apung Hukum Archimedes".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Tekanan pada Zat Cair: Gaya Apung Hukum Archimedes

IPA - Kelas 8

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Tekanan pada Zat Cair: Gaya Apung Hukum Archimedes

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Tekanan pada Zat Cair: Gaya Apung Hukum Archimedes
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis tekanan pada zat cair yang mencakup prinsip tekanan hidrostatis, hukum Pascal, dan hukum Archimedes

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan instruksi pada setiap aktivitas dengan saksama.
  • Bekerjasamalah secara aktif dalam kelompok untuk mengolah data dan melakukan analisis.
  • Gunakan konsep gaya apung (Hukum Archimedes) dan tekanan zat cair dalam menjawab setiap tantangan analisis.
  • Tuliskan hasil kerja kelompok pada lembar jawaban yang telah disediakan secara teliti dan jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Fenomena Berat Benda di Udara dan di Air

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Alat tulis dan kalkulator/lembar corat-coret

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel data hasil pengukuran berat tiga kubus bermassa sama (Volume = 0,001 m³) saat ditimbang menggunakan neraca pegas di udara bebas dan di dalam wadah berisi air murni (massa jenis air = 1.000 kg/m³, percepatan gravitasi g = 10 m/s²).
  2. Data Pengukuran: Kubus A (Besi): Berat di udara = 78 N, Berat di air = 68 N. Kubus B (Aluminium): Berat di udara = 27 N, Berat di air = 17 N. Kubus C (Batu granit): Berat di udara = 26 N, Berat di air = 16 N.
  3. Hitunglah selisih berat benda (W_udara - W_air) untuk masing-masing kubus dan bandingkan nilai gaya apung yang dialami oleh ketiga kubus tersebut.
  4. Analisis hubungan antara volume zat cair yang dipindahkan dengan besarnya gaya apung yang bekerja pada benda berdasarkan data tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data yang disajikan, hitunglah gaya ke atas/gaya apung (Fa = W_udara - W_air) untuk Kubus A, Kubus B, dan Kubus C, lalu tuliskan dalam tabel perbandingan yang disediakan.

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa ketiga kubus yang terbuat dari bahan berbeda dan memiliki berat di udara yang berbeda menghasilkan nilai gaya apung (Fa) yang persis sama ketika seluruh bagiannya tercelup ke dalam air? Jelaskan faktor yang menentukan besarnya gaya apung berdasarkan Hukum Archimedes!

Format tabel 4 kolom: Nama Benda | Berat di Udara (W_u) | Berat di Air (W_a) | Gaya Apung (Fa = W_u - W_a). Format uraian: 1 paragraf analisis faktor penentu gaya apung.

Kegiatan 2: Analisis Kondisi Mengapung, Melayang, dan Tenggelam

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Analisis kasus tiga buah balok dengan ukuran volume sama (0,002 m³) yang dimasukkan ke dalam bejana berisi air (massa jenis air = 1.000 kg/m³): Balok X memiliki massa jenis 600 kg/m³, Balok Y memiliki massa jenis 1.000 kg/m³, dan Balok Z memiliki massa jenis 2.500 kg/m³.
  2. Identifikasi posisi masing-masing balok dalam zat cair (mengapung, melayang, atau tenggelam).
  3. Analisis perbandingan antara gaya berat balok (W = m * g = rho_benda * V * g) dengan gaya apung maksimum yang dapat diberikan air (Fa_maks = rho_cair * V_total * g = 1.000 * 0,002 * 10 = 20 N).

Pertanyaan:

1. Tentukan posisi masing-masing balok (X, Y, dan Z) saat dimasukkan ke dalam air dan lengkapi perbandingan antara massa jenis benda (rho_benda) dengan massa jenis air (rho_air).

Ruang tabel jawaban

2. Analisis mengapa Balok X mengapung dan berapakah volume bagian Balok X yang tercelup di bawah permukaan air saat mencapai kesetimbangan gaya apung dengan gaya beratnya?

Format tabel 4 kolom: Benda | Perbandingan Massa Jenis | Posisi Akhir dalam Air | Hubungan W dan Fa. Format uraian: Penjelasan matematis kesetimbangan gaya pada Balok X.

Kegiatan 3: Analisis Penerapan Hukum Archimedes pada Teknologi Kapal Selam

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Diagram skema tangki ballast kapal selam

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari prinsip kerja tangki pemberat (ballast tank) pada kapal selam:
  2. Saat menyelam di kedalaman tertentu, kapal selam membuka katup tangki sehingga air laut masuk menggantikan udara.
  3. Saat ingin naik kembali ke permukaan, kompresor meniupkan udara bertekanan tinggi ke dalam tangki ballast untuk mendesak air laut keluar.
  4. Kaitkan prinsip tersebut dengan perubahan gaya berat kapal selam, gaya apung, serta tekanan hidrostatis zat cair di sekeliling badan kapal.
  5. Selesaikan pertanyaan analisis dan lakukan refleksi pembelajaran bersama kelompok.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah kapal selam dapat bertransisi dari keadaan melayang di dalam air laut menuju keadaan mengapung di permukaan? Analisis perubahan variabel gaya (berat kapal W vs gaya apung Fa) yang terjadi selama proses tersebut!

2. Ketika kapal selam menyelam semakin dalam di bawah permukaan air laut, analisislah apa yang terjadi pada: (a) Tekanan hidrostatis zat cair yang menekan dinding luar kapal selam, dan (b) Besarnya gaya apung (Fa) yang dialami badan kapal selam (asumsikan volume kapal tidak berubah dan massa jenis air laut seragam). Jelaskan alasannya!

Format uraian terstruktur: Analisis transisi gaya pada kapal selam (soal 1) dan Analisis 2 poin (tekanan hidrostatis dan gaya apung) terhadap kedalaman laut (soal 2).

REFLEKSI

1. Konsep apa yang paling membantu saya memahami mengapa kapal besar yang terbuat dari logam baja dapat terapung di lautan luas?

2. Bagian analisis mana yang paling menantang bagi saya ketika membedakan pengaruh kedalaman terhadap tekanan hidrostatis dan terhadap gaya apung?

3. Bagaimana pemahaman tentang prinsip tekanan zat cair dan Hukum Archimedes ini membuat saya lebih menghargai teknologi perkapalan dan eksplorasi bawah laut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.