LKPDPertemuan 6Bab 3Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 8: Melakukan Penyelidikan Pengukuran Besaran Usaha dan Energi Menggunakan Alat Bantu Pengukuran

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Melakukan Penyelidikan Pengukuran Besaran Usaha dan Energi Menggunakan Alat Bantu Pengukuran".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Melakukan Penyelidikan Pengukuran Besaran Usaha dan Energi Menggunakan Alat Bantu Pengukuran

IPA - Kelas 8

Bab 3 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Melakukan Penyelidikan Pengukuran Besaran Usaha dan Energi Menggunakan Alat Bantu Pengukuran

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMelakukan Penyelidikan Pengukuran Besaran Usaha dan Energi Menggunakan Alat Bantu Pengukuran
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional penyelidikan untuk mengukur besaran usaha dan energi menggunakan alat bantu pengukuran

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan skenario penyelidikan dengan cermat bersama kelompokmu.
  • Gunakan alat bantu pengukuran (dinamometer dan meteran/penggaris) dengan teliti dan perhatikan posisi skala secara tegak lurus.
  • Tuliskan seluruh rancangan operasional, data hasil pengukuran, serta langkah perhitungan pada format yang disediakan.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tanyakan kepada guru jika menemui kendala teknis dalam menggunakan alat ukur.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Rencana Operasional Penyelidikan Usaha dan Energi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja rancangan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati rumusan masalah penyelidikan: 'Bagaimana merencanakan pengukuran besaran usaha saat menarik benda pada lintasan mendatar?'.
  2. Tentukan alat bantu ukur yang sesuai beserta besaran fisis yang akan diukur.
  3. Susun langkah-langkah kerja operasional secara urut dan logis agar data gaya dan perpindahan dapat terukur secara valid.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan besaran usaha (W = F x s), tentukan 2 alat bantu ukur yang wajib digunakan dan sebutkan besaran fisis yang diukur oleh masing-masing alat tersebut!

2. Tuliskan 4 langkah operasional terencana yang harus dilakukan secara berurutan untuk mengambil data pengukuran usaha menarik sebuah balok kayu di atas meja!

Tuliskan jawaban nomor 1 pada format 2 baris (Nama Alat - Besaran yang Diukur - Satuan). Tuliskan jawaban nomor 2 dalam bentuk daftar berurutan nomor 1 sampai 4.

Kegiatan 2: Melaksanakan Langkah Operasional Pengukuran Usaha dan Energi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Dinamometer / neraca pegas (kapasitas 5 N)
  • Balok kayu berpenait
  • Meteran kain / mistar panjang 1 meter
  • Penanda (selotip kertas / kapur)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan alat: dinamometer, balok kayu/beban, dan meteran pengukur panjang.
  2. Lakukan penarikan balok kayu secara lurus dan konstan sebanyak 3 kali percobaan dengan variasi jarak perpindahan (0,2 m, 0,4 m, dan 0,6 m).
  3. Baca nilai gaya tarik pada dinamometer saat balok bergerak stabil, lalu catat seluruh data ke dalam tabel penyelidikan.
  4. Hitung besaran usaha (W = F x s) yang menggambarkan transfer energi mekanik pada sistem tersebut.

Pertanyaan:

1. Lakukan penyelidikan sesuai rencana dan lengkapi tabel data hasil pengukuran berikut: Percobaan 1 (s = 0,2 m), Percobaan 2 (s = 0,4 m), dan Percobaan 3 (s = 0,6 m). Catat nilai gaya tarik (F) yang terbaca pada dinamometer dan hitung nilai Usaha (W = F x s)!

Ruang tabel jawaban

Isi tabel 4 kolom dan 4 baris (Baris judul: Percobaan ke-, Jarak Perpindahan (m), Gaya Tarik Dinamometer (N), Nilai Usaha W = F x s (Joule); Baris 1-3 berisi data percobaan 1, 2, dan 3).

Kegiatan 3: Mengevaluasi Langkah Operasional dan Ketelitian Pengukuran

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel hasil pengukuran Kegiatan 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok mengenai keakuratan data yang telah diperoleh dari penggunaan alat ukur.
  2. Analisis potensi kekeliruan atau galat yang terjadi selama langkah operasional pengukuran gaya dan perpindahan berlangsung.
  3. Tentukan tindakan perbaikan operasional agar data penyelidikan besaran usaha berikutnya menjadi lebih presisi.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan langkah operasional yang telah kalian lakukan, sebutkan 2 potensi kendala/kekeliruan teknis saat membaca alat bantu ukur (dinamometer dan meteran) yang dapat menyebabkan data usaha menjadi kurang akurat!

2. Bagaimanakah rumusan perbaikan operasional pada langkah kerja penyelidikan agar pembacaan nilai gaya dan perpindahan pada penyelidikan berikutnya lebih akurat?

Tuliskan hasil diskusi nomor 1 dalam bentuk 2 poin kendala teknis alat ukur. Tuliskan jawaban nomor 2 dalam bentuk paragraf uraian langkah perbaikan operasional.

REFLEKSI

1. Keterampilan baru apa yang kamu peroleh hari ini dalam merencanakan dan menggunakan alat bantu ukur untuk menyelidiki besaran usaha?

2. Bagian mana dari langkah operasional pengukuran yang terasa paling menantang untuk dilakukan secara presisi?

3. Bagaimana ketelitian dalam mengukur gaya dan perpindahan membantumu memahami besarnya energi yang dipindahkan dalam kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.