LKPDPertemuan 5Bab 3Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 8: Merencanakan Langkah-Langkah Operasional Penyelidikan Besaran Usaha dan Energi Menggunakan Dinamometer dan Mistar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Merencanakan Langkah-Langkah Operasional Penyelidikan Besaran Usaha dan Energi Menggunakan Dinamometer dan Mistar".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Merencanakan Langkah-Langkah Operasional Penyelidikan Besaran Usaha dan Energi Menggunakan Dinamometer dan Mistar

IPA - Kelas 8

Bab 3 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Merencanakan Langkah-Langkah Operasional Penyelidikan Besaran Usaha dan Energi Menggunakan Dinamometer dan Mistar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMerencanakan Langkah-Langkah Operasional Penyelidikan Besaran Usaha dan Energi Menggunakan Dinamometer dan Mistar
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional penyelidikan untuk mengukur besaran usaha dan energi menggunakan alat bantu pengukuran

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap bagian LKPD dengan cermat bersama kelompokmu.
  • Fokuskan kegiatan pada perancangan langkah operasional penyelidikan untuk mengukur gaya tarik dan perpindahan menggunakan dinamometer dan mistar.
  • Diskusikan pembagian peran dalam kelompok agar setiap anggota terlibat aktif dalam merancang dan menguji prosedur.
  • Gunakan ruang jawaban yang telah disediakan sesuai format yang diminta.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengidentifikasi Besaran dan Menentukan Alat Ukur Penyelidikan Usaha-Energi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Dinamometer (neraca pegas)
  • Mistar (30 cm atau 100 cm)
  • Balok kayu berpengait
  • Tali/benang penghubung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario penyelidikan berikut: Sebuah balok kayu ditarik di atas permukaan meja mendatar hingga bergeser sejauh jarak tertentu untuk mengetahui besarnya usaha mekanik yang dilakukan.
  2. Diskusikan besaran-besaran fisis apa saja yang wajib diukur untuk menentukan besaran usaha.
  3. Tentukan alat ukur yang tepat serta fungsi operasionalnya pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan skenario penyelidikan gerak balok pada bidang datar, tentukan 2 besaran pokok/turunan yang wajib diukur untuk menghitung besaran usaha (W = F x s), alat ukur yang digunakan, serta satuan SI-nya!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan peran operasional dinamometer dan mistar dalam membuktikan perubahan energi/usaha yang dilakukan pada balok kayu tersebut!

Format isian nomor 1 berupa tabel 4 kolom: [Besaran yang Diukur | Alat Ukur | Simbol Besaran | Satuan SI]. Format isian nomor 2 berupa paragraf penjelasan 2-4 kalimat pada baris kosong yang disediakan.

Kegiatan 2: Menyusun Rencana Langkah-Langkah Operasional Penyelidikan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Format perancangan prosedur
  • Dinamometer
  • Mistar
  • Balok kayu berbeban

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Rancang urutan langkah kerja operasional yang sistematis dan terperinci untuk menyelidiki besaran usaha pada penarikan balok kayu.
  2. Pastikan langkah mencakup penyiapan alat, teknik kalibrasi/titik nol, teknik penarikan balok, pembacaan skala alat ukur secara tepat, dan pengulangan data untuk meminimalkan potensi kekeliruan.
  3. Rancang pula format tabel pengamatan yang siap digunakan untuk mencatat data hasil pengukuran.

Pertanyaan:

1. Susunlah minimal 5 tahapan langkah kerja operasional yang runtut, logis, dan detail untuk melakukan pengukuran usaha menggunakan balok, dinamometer, dan mistar!

2. Buatlah format tabel data pengamatan operasional yang mencakup kolom nomor percobaan, variasi perpindahan (s), gaya tarik terukur (F), dan hasil perhitungan usaha (W)!

Ruang tabel jawaban

Format nomor 1 berupa daftar bernomor urut 1 sampai minimal 5 langkah kerja operasional. Format nomor 2 berupa rancangan tabel kosong dengan kepala kolom yang lengkap sesuai panduan.

Kegiatan 3: Uji Coba Rencana Langkah Operasional dan Evaluasi Prosedur

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Dinamometer
  • Mistar
  • Balok kayu berbeban
  • Permukaan meja praktikum

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan uji coba singkat (dry run) dari 1 kali pengukuran mengikuti rancangan langkah operasional yang telah disusun kelompokmu.
  2. Identifikasi apakah langkah yang kalian susun mudah diikuti, apakah ada kendala teknis dalam membaca skala dinamometer/mistar, serta potensi kekeliruan pengukuran.
  3. Tuliskan perbaikan operasional agar prosedur penyelidikan menjadi lebih presisi.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil uji coba 1 kali terhadap rencana langkah kerjamu, apa kendala atau potensi kesalahan pengukuran yang ditemukan saat membaca dinamometer atau mistar?

2. Tuliskan 2 rekomendasi perbaikan konkret pada langkah operasional kalian agar pengambilan data usaha dan energi pada penyelidikan sesungguhnya menghasilkan data yang valid dan akurat!

Tuliskan hasil diskusi analisis kendala pada nomor 1 berupa poin-poin deskriptif. Tuliskan 2 poin solusi perbaikan langkah kerja operasional pada nomor 2.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari perancangan langkah operasional penyelidikan besaran usaha yang dirasa paling menantang bagi kelompokmu?

2. Mengapa dalam penyelidikan ilmiah IPA, merencanakan langkah penggunaan alat ukur (seperti dinamometer dan mistar) secara rinci dan teliti sangat menentukan kebenaran data?

3. Jika kamu diminta menguji usaha pada permukaan yang berbeda (misal meja licin vs karpet), modifikasi apa yang perlu ditambahkan pada rencana langkah kerjamu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.