LKPDPertemuan 4Bab 3Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Hubungan Usaha dan Energi Potensial Gravitasi pada Sistem Benda Jatuh Bebas

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Menganalisis Hubungan Usaha dan Energi Potensial Gravitasi pada Sistem Benda Jatuh Bebas".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Hubungan Usaha dan Energi Potensial Gravitasi pada Sistem Benda Jatuh Bebas

IPA - Kelas 8

Bab 3 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Hubungan Usaha dan Energi Potensial Gravitasi pada Sistem Benda Jatuh Bebas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Hubungan Usaha dan Energi Potensial Gravitasi pada Sistem Benda Jatuh Bebas
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis hubungan usaha dan energi potensial pada benda akibat perubahan posisi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus pada lembar kerja ini dengan saksama.
  • Bekerjasamalah dalam kelompok untuk mendiskusikan fenomena perubahan posisi benda jatuh bebas.
  • Gunakan persamaan matematis energi potensial Ep = m . g . h dan usaha W = F . s = m . g . Δh sebagai dasar penalaran.
  • Tuliskan hasil analisis secara runtut dan jelas pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Perubahan Posisi dan Energi Potensial Benda Jatuh

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario benda jatuh bebas berikut: Sebuah buah kelapa bermassa 2 kg berada di pohon pada ketinggian 10 meter dari tanah (asumsikan percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s²).
  2. Kelapa tersebut lepas dan jatuh bebas melewati tiga titik pengamatan: Titik A (ketinggian h_A = 10 m), Titik B (ketinggian h_B = 6 m), dan Titik C (ketinggian h_C = 0 m / permukaan tanah).
  3. Hitung nilai energi potensial gravitasi (Ep = m . g . h) pada masing-masing posisi tersebut dan lengkapi tabel analisis.
  4. Diskusikan pola perubahan nilai energi potensial seiring berkurangnya ketinggian benda.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perhitungan energi potensial kelapa (m = 2 kg, g = 10 m/s²) pada Titik A (10 m), Titik B (6 m), dan Titik C (0 m).

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data tabel tersebut, bagaimana hubungan antara perubahan posisi ketinggian benda dengan besarnya energi potensial yang dimiliki benda?

Tabel 4 kolom: Titik Pengamatan | Ketinggian (h dalam meter) | Rumus & Perhitungan (Ep = m.g.h) | Energi Potensial (Joule). Kolom baris: Baris 1 Titik A (10 m), Baris 2 Titik B (6 m), Baris 3 Titik C (0 m), diikuti 3 baris kosong uraian untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Analisis Hubungan Usaha oleh Gaya Gravitasi dengan Perubahan Energi Potensial

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan data dari Kegiatan 1 untuk menganalisis usaha (W) yang dilakukan oleh gaya gravitasi saat benda berpindah posisi.
  2. Ingat bahwa gaya gravitasi pada benda adalah berat benda (w = m . g) dan perpindahan (s) adalah perubahan ketinggian (Δh = h_awal - h_akhir).
  3. Hitung usaha gaya gravitasi dari Titik A ke Titik B (perpindahan s = 10 m - 6 m = 4 m), serta hitung perubahan energi potensialnya (ΔEp = Ep_awal - Ep_akhir).
  4. Lakukan hal yang sama untuk perpindahan dari Titik A langsung ke Titik C (tanah).
  5. Bandingkan nilai usaha yang dilakukan gaya berat dengan nilai perubahan energi potensial gravitasi.

Pertanyaan:

1. Berapakah besar usaha yang dilakukan oleh gaya gravitasi (W = m . g . Δh) ketika kelapa jatuh dari Titik A ke Titik B, dan berapakah selisih energi potensialnya (Ep_A - Ep_B)?

2. Berapakah besar usaha yang dilakukan gaya gravitasi saat kelapa jatuh dari Titik A ke Titik C (tanah), dan berapakah penurunan energi potensial totalnya (Ep_A - Ep_C)?

3. Berdasarkan hasil perhitungan di atas, simpulkan hubungan kesetaraan matematis dan konseptual antara usaha yang dilakukan oleh gaya gravitasi dengan perubahan energi potensial benda!

Kotak perhitungan bergaris untuk nomor 1 dan 2 (memuat kolom langkah hitung W dan hitung ΔEp), serta area bergaris 5 baris untuk menuliskan rumusan simpulan hubungan usaha dan energi potensial pada nomor 3.

Kegiatan 3: Analisis Kasus: Mengapa Jatuh dari Tempat Lebih Tinggi Menghasilkan Dampak Lebih Besar?

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok studi kasus berikut: Dua buah batu identik (massa masing-masing 1 kg) dijatuhkan ke atas bak pasir. Batu 1 dijatuhkan dari ketinggian 1 meter, sedangkan Batu 2 dijatuhkan dari ketinggian 4 meter.
  2. Analisis hubungan usaha dan perubahan energi potensial pada kedua batu untuk menjelaskan perbedaan kedalaman bekas lekukan yang terbentuk di pasir.
  3. Sajikan hasil analisis argumentatif kelompok dalam bentuk tabel komparasi dan penjelasan logis.
  4. Selesaikan kegiatan dengan menjawab pertanyaan refleksi individu dan mengikuti penutupan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Bandingkan nilai perubahan energi potensial (ΔEp) dan usaha gaya gravitasi (W) yang bekerja pada Batu 1 (ketinggian 1 m ke 0 m) dan Batu 2 (ketinggian 4 m ke 0 m). Gunakan g = 10 m/s².

Ruang tabel jawaban

2. Analisislah mengapa Batu 2 membuat lekukan yang jauh lebih dalam pada pasir dibandingkan Batu 1 ditinjau dari hubungan usaha dan energi potensial!

Tabel komparasi 2 baris (Batu 1 dan Batu 2) dengan kolom: Massa, Ketinggian (Δh), Perhitungan W dan ΔEp, Nilai Usaha (J). Di bawah tabel disediakan ruang uraian 6 baris untuk analisis hubungan sebab-akibat kedalaman lekukan pasir.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari konsep hubungan antara usaha dan energi potensial gravitasi yang paling jelas kamu pahami hari ini?

2. Bagaimana pemahaman tentang energi potensial dan usaha membantu kamu menyadari bahaya benda yang diletakkan sembarangan di tempat tinggi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.