LKPD IPA Kelas 8: Proses Pembentukan Urine dan Simulasi Penyaringan Darah oleh Ginjal
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 8 dengan topik "Proses Pembentukan Urine dan Simulasi Penyaringan Darah oleh Ginjal". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPA Kelas 8: Proses Pembentukan Urine dan Simulasi Penyaringan Darah oleh Ginjal
IPA - Kelas 8
Bab 2 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA — Kelas 8 (Fase D) Topik: Proses Pembentukan Urine dan Simulasi Penyaringan Darah oleh Ginjal INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menelusuri Perjalanan Pembentukan UrineEstimasi: 25 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut tentang tiga tahapan pembentukan urine! Ruang tabel jawaban 2. Mengapa tubuh kita perlu melakukan reabsorpsi? Apa yang akan terjadi jika semua zat hasil filtrasi langsung dibuang sebagai urine? 3. Jelaskan perbedaan komposisi urine primer, urine sekunder, dan urine sesungguhnya! 4. Bagian nefron manakah yang paling penting dalam menjaga keseimbangan air dalam tubuh? Jelaskan alasanmu! Sediakan tabel dengan 4 kolom (Tahapan, Lokasi, Proses yang Terjadi, Hasil/Zat yang Terlibat) dan 3 baris untuk pertanyaan nomor 1. Untuk pertanyaan 2-4, sediakan 5-7 baris kosong untuk setiap jawaban uraian. Kegiatan 2: Eksperimen: Simulasi Penyaringan Darah oleh GinjalEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah hipotesis: Apa yang akan terjadi ketika campuran tepung, air, dan pewarna merah disaring menggunakan kain kasa/filter kopi? 2. Lengkapi tabel hasil pengamatan eksperimen! Ruang tabel jawaban 3. Dalam simulasi ini, bagian mana yang mewakili: a) Darah yang masuk ke ginjal, b) Glomerulus dan kapsul Bowman, c) Urine primer, d) Zat yang diserap kembali? 4. Apa keterbatasan simulasi ini jika dibandingkan dengan proses penyaringan darah yang sesungguhnya di ginjal? 5. Jika dalam urine seseorang ditemukan glukosa (gula), apa yang dapat kalian simpulkan tentang kondisi kesehatan orang tersebut? Kaitkan dengan proses reabsorpsi! Sediakan 4-5 baris untuk hipotesis (pertanyaan 1). Untuk tabel pengamatan (pertanyaan 2), buat tabel dengan kolom: Aspek Pengamatan, Sebelum Penyaringan, Selama Penyaringan, Setelah Penyaringan (amati: warna, tekstur, partikel, waktu penyaringan). Untuk pertanyaan 3-5, sediakan 6-8 baris kosong per pertanyaan. Kegiatan 3: Mengomunikasikan dan Mengaplikasikan PemahamanEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah diagram alur pembentukan urine yang kreatif dan informatif! (Kerjakan di kertas terpisah atau pada ruang yang disediakan) Ruang gambar 2. Berdasarkan eksperimen dan pembelajaran hari ini, tuliskan 3 tips atau cara untuk menjaga kesehatan sistem ekskresi, khususnya ginjal! 3. Refleksi kelompokApa hal paling menarik dari eksperimen simulasi penyaringan hari ini? Apa yang perlu diperbaiki jika eksperimen diulang? Sediakan ruang kosong setengah halaman untuk membuat diagram (atau instruksi untuk menggunakan kertas terpisah). Untuk pertanyaan 2, sediakan 7-10 baris. Untuk pertanyaan 3, sediakan 6-8 baris untuk refleksi kelompok. REFLEKSI1. Setelah mempelajari proses pembentukan urine, apa yang akan kamu lakukan untuk menjaga kesehatan ginjalmu mulai dari sekarang? 2. Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling mudah dan paling sulit bagimu? Mengapa? 3. Bagaimana eksperimen simulasi hari ini membantumu memahami cara kerja ginjal? Apakah ada pertanyaan yang masih ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang sistem ekskresi? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.