LKPDPertemuan 6Bab 2Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Struktur dan Fungsi Organ Ekskresi Kulit, Paru-Paru, dan Hati

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Menganalisis Struktur dan Fungsi Organ Ekskresi Kulit, Paru-Paru, dan Hati".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Struktur dan Fungsi Organ Ekskresi Kulit, Paru-Paru, dan Hati

IPA - Kelas 8

Bab 2 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Struktur dan Fungsi Organ Ekskresi Kulit, Paru-Paru, dan Hati

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Struktur dan Fungsi Organ Ekskresi Kulit, Paru-Paru, dan Hati
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis sistem organisasi kehidupan dan fungsi pada sistem organ ekskresi

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tertib dalam kelompok belajarmu.
  • Gunakan buku teks IPA Kelas 8 Bab 2 sebagai referensi tambahan.
  • Tanyakan kepada guru jika ada langkah atau instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Hubungan Struktur Jaringan dan Fungsi Organ Ekskresi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks IPA Kelas 8
  • Alat tulis
  • Bagan/diagram struktur penampang kulit, paru-paru, dan hati

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dan cermati deskripsi struktur jaringan penyusun pada organ kulit, paru-paru, dan hati di bawah ini.
  2. Analisislah hubungan antara struktur spesifik penyusun organ tersebut dengan zat sisa metabolisme yang dikeluarkannya.
  3. Lengkapi tabel analisis organ ekskresi pada lembar jawaban yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis hubungan struktur dan fungsi ekskresi untuk organ Kulit, Paru-paru, dan Hati berikut:

  1. Kulit: bagian/jaringan penyusun utama yang berperan dalam ekskresi dan zat sisa yang dikeluarkan;
  2. Paru-paru: bagian/jaringan penyusun utama yang berperan dalam ekskresi dan zat sisa yang dikeluarkan;
  3. Hati: bagian/sel penyusun utama yang berperan dalam ekskresi dan zat sisa yang dikeluarkan.
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hierarki sistem organisasi kehidupan (sel -> jaringan -> organ -> sistem organ), analisislah mengapa alveolus pada paru-paru tersusun atas sel epitel selapis yang sangat tipis dikelilingi kapiler darah, bukan jaringan berlapis tebal? Kaitkan dengan fungsinya sebagai organ ekskresi!

Tabel 4 kolom: [Nama Organ | Struktur Jaringan Penyusun Utama | Zat Sisa Metabolisme yang Dikeluarkan | Peran/Fungsi Ekskresi] diikuti area bergaris 4 baris untuk uraian nomor 2.

Kegiatan 2: Analisis Kasus Keterkaitan Antarorgan dalam Sistem Ekskresi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus
  • Buku catatan/LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi kasus fisiologis sistem ekskresi berikut dengan saksama:
  2. Kasus: 'Rian berolahraga lari maraton di siang hari yang terik. Tubuhnya mengeluarkan banyak keringat melalui kulit. Pada saat yang sama, frekuensi pernapasannya meningkat tajam dan embusan napasnya terasa hangat dan lembap. Di sisi lain, metabolisme protein ototnya menghasilkan amonia yang diubah menjadi urea oleh hati.'
  3. Diskusikan bersama kelompokmu untuk menganalisis keterkaitan fungsi ketiga organ ekskresi tersebut dalam menjaga keseimbangan tubuh (homeostasis).
  4. Jawablah pertanyaan analisis pada tempat yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Analisislah zat sisa metabolisme apa saja yang secara serentak dibuang oleh kulit dan paru-paru pada saat Rian berolahraga, serta jelaskan peran masing-masing organ dalam proses pembuangan tersebut!

2. Hati tidak memiliki saluran langsung yang bermuara ke luar tubuh seperti kelenjar keringat pada kulit atau trakea pada paru-paru. Analisislah bagaimana urea hasil metabolisme hati dapat dikeluarkan dari dalam tubuh melalui sistem organ ekskresi!

Kolom uraian terstruktur bergaris 5 baris untuk pertanyaan nomor 1, dan 6 baris untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Menyusun Diagram Alur Analisis Sistem Organ Ekskresi dan Presentasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas LKPD
  • Spidol/pena warna
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara berkelompok, susunlah sebuah bagan/diagram alur yang menganalisis alur perombakan zat dan pembuangan sisa metabolisme pada organ hati, paru-paru, dan kulit.
  2. Bagan harus memuat: Asal zat sisa -> Organ ekskresi pemroses/pengeluar -> Struktur jaringan pelaksana -> Bentuk zat yang dikeluarkan.
  3. Presentasikan hasil bagan alur kelompokmu di depan kelas secara bergantian, lalu catat kesimpulan bersama.
  4. Selesaikan refleksi pembelajaran di akhir sesi.

Pertanyaan:

1. Buatlah bagan alur hubungan sistem organ ekskresi yang menghubungkan: (A) Perombakan asam amino dan eritrosit tua di hati, (B) Pengeluaran hasil metabolisme respirasi di paru-paru, dan (C) Pengeluaran air dan sisa garam di kulit!

Ruang gambar

Kotak bagan skematis/diagram alur berukuran setengah halaman LKPD dengan ruang keterangan komponen di bawahnya.

REFLEKSI

1. Pemahaman baru apa yang kamu peroleh mengenai peran penting hati, paru-paru, dan kulit dalam sistem pembuangan zat sisa tubuhmu?

2. Bagian mana dari analisis keterkaitan antarorgan ekskresi tadi yang menurutmu paling menantang untuk dipahami?

3. Bagaimana caramu menjaga kesehatan organ kulit, paru-paru, dan hatimu berdasarkan fungsinya yang telah kamu pelajari hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.