LKPDPertemuan 5Bab 2Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Sistem Organisasi Kehidupan dan Fungsi pada Organ Ginjal dalam Pembentukan Urine

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Menganalisis Sistem Organisasi Kehidupan dan Fungsi pada Organ Ginjal dalam Pembentukan Urine".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Sistem Organisasi Kehidupan dan Fungsi pada Organ Ginjal dalam Pembentukan Urine

IPA - Kelas 8

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Sistem Organisasi Kehidupan dan Fungsi pada Organ Ginjal dalam Pembentukan Urine

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Sistem Organisasi Kehidupan dan Fungsi pada Organ Ginjal dalam Pembentukan Urine
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis sistem organisasi kehidupan dan fungsi pada sistem organ ekskresi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai pendapat dalam kelompok kalian.
  • Gunakan data bagan dan teks pengantar yang disediakan untuk menganalisis keterkaitan struktur dan fungsi organ ginjal.
  • Tuliskan hasil diskusi kelompok pada format ruang jawaban yang telah ditentukan secara rapi dan jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menganalisis Hierarki Organisasi Kehidupan pada Sistem Ekskresi Ginjal

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks IPA Kelas 8 Bab 2
  • Alat tulis
  • Bagan struktur ginjal dan nefron

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tingkatan organisasi kehidupan berikut: Sel -> Jaringan -> Organ -> Sistem Organ.
  2. Diskusikan bersama kelompokmu komponen penyusun ginjal mulai dari unit struktural-fungsional terkecil hingga membentuk satu kesatuan sistem pembuangan sisa metabolisme.
  3. Lengkapi tabel analisis hierarki organisasi kehidupan pada ginjal beserta fungsi spesifiknya.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tingkatan organisasi kehidupan pada ginjal berikut: (a) Unit fungsional terkecil (tingkat sel/unit fungsional), (b) Kumpulan unit tersebut yang membentuk struktur penyaring (tingkat jaringan), (c) Struktur utuh penyaring darah (tingkat organ), dan (d) Gabungan organ penyaring beserta saluran pengeluarannya (tingkat sistem organ). Jelaskan peran masing-masing dalam fungsi ekskresi!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hierarki tersebut, analisis apa yang terjadi pada fungsi sistem ekskresi secara keseluruhan jika jutaan nefron pada organ ginjal mengalami kerusakan struktural!

Tabel 4 baris: Kolom 1 (Tingkat Organisasi), Kolom 2 (Komponen pada Sistem Ginjal), Kolom 3 (Fungsi dalam Ekskresi); dilanjutkan kotak uraian 3-4 baris untuk jawaban pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Menganalisis Tahapan dan Fungsi Nefron Ginjal dalam Pembentukan Urine

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks IPA Kelas 8
  • Diagram alir pembentukan urine pada nefron

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati skema 3 tahapan pembentukan urine: Filtrasi (Glomerulus & Kapsula Bowman), Reabsorpsi (Tubulus Kontortus Proksimal & Lengkung Henle), dan Augmentasi (Tubulus Kontortus Distal & Tubulus Kolektivus).
  2. Analisis hubungan antara bagian struktur nefron, proses yang berlangsung, zat yang diproses, dan produk urine yang dihasilkan.
  3. Isilah tabel analisis proses pembentukan urine berdasarkan data pengamatan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis tahapan pembentukan urine dalam tabel yang memuat: nama tahapan, lokasi organel/bagian nefron, zat yang diserap/dikeluarkan, serta nama cairan hasil dari tahap tersebut!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan analisis fungsi tahapan tersebut, mengapa pada urine orang yang sehat tidak ditemukan kandungan glukosa dan protein? Kaitkan jawabanmu dengan fungsi bagian nefron ginjal!

Format tabel 3 baris: Kolom (Tahapan, Lokasi pada Nefron, Mekanisme/Zat yang Diproses, Hasil Cairan); diikuti ruang uraian 4-5 baris untuk pertanyaan analisis nomor 2.

Kegiatan 3: Menganalisis Komposisi Urine dan Kinerja Organ Ginjal

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel perbandingan data uji urine normal dan sampel abnormal
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati data komposisi urine normal: Air (95%), Bahan padat (5%) yang terdiri atas Urea (45% dari bahan padat), Zat non-urea organik (30% dari bahan padat), dan Zat anorganik garam/mineral (25% dari bahan padat).
  2. Diskusikan kasus hasil pengujian sampel urine seorang individu yang menunjukkan ketidaksesuaian komposisi dengan kondisi normal.
  3. Selesaikan pertanyaan analisis dan lakukan refleksi pembelajaran bersama kelompok.

Pertanyaan:

1. Perhatikan data uji laboratorium urine: Sampel A mengandung 95% air, urea, garam mineral, dan tidak mengandung protein maupun glukosa. Sampel B mengandung air, urea, garam mineral, dan ditemukan sejumlah glukosa. Analisislah fungsi bagian ginjal manakah yang mengalami gangguan pada pemilik Sampel B serta jelaskan alasannya!

2. Berdasarkan data bahwa 95% kandungan urine adalah air, analisislah bagaimana fungsi ginjal dalam menjaga kestabilan cairan tubuh (homeostasis) ketika seseorang minum sangat banyak air dibandingkan saat ia kekurangan minum air!

Ruang teks terbuka bergaris 5 baris untuk analisis Sampel B (pertanyaan 1) dan 5 baris untuk analisis keseimbangan cairan (pertanyaan 2).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari hierarki organisasi kehidupan pada ginjal dan proses pembentukan urine yang paling kamu pahami dengan jelas?

2. Bagaimana pemahamanmu tentang kerja nefron dalam menyaring darah menumbuhkan kesadaranmu untuk menjaga pola minum air putih setiap hari?

3. Tantangan apa yang kamu hadapi saat menganalisis hubungan antara kerusakan struktur nefron dengan perubahan kandungan urine?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.