LKPDPertemuan 7Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 8: Mengolah Data Frekuensi Denyut Nadi Hasil Penyelidikan ke dalam Bentuk Tabel dan Grafik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Mengolah Data Frekuensi Denyut Nadi Hasil Penyelidikan ke dalam Bentuk Tabel dan Grafik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Mengolah Data Frekuensi Denyut Nadi Hasil Penyelidikan ke dalam Bentuk Tabel dan Grafik

IPA - Kelas 8

Bab 1 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengolah Data Frekuensi Denyut Nadi Hasil Penyelidikan ke dalam Bentuk Tabel dan Grafik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengolah Data Frekuensi Denyut Nadi Hasil Penyelidikan ke dalam Bentuk Tabel dan Grafik
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengolah data frekuensi denyut nadi hasil penyelidikan dalam bentuk tabel dan grafik

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk aktivitas secara cermat sebelum mulai bekerja.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tertib bersama teman kelompokmu.
  • Gunakan data mentah hasil penyelidikan yang telah disediakan untuk menyusun tabel dan grafik secara runtut dan teliti.
  • Gunakan penggaris dan pensil warna atau spidol untuk membuat penyajian data terlihat rapi dan jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menata Data Mentah Penyelidikan ke dalam Format Tabel Terstruktur

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati catatan data mentah hasil penyelidikan frekuensi denyut nadi murid kelas 8 berikut: Kiki (Istirahat: 72 bpm, Berjalan santai: 92 bpm, Berlari di tempat: 135 bpm), Budi (Istirahat: 68 bpm, Berjalan santai: 88 bpm, Berlari di tempat: 130 bpm), Siti (Istirahat: 75 bpm, Berjalan santai: 96 bpm, Berlari di tempat: 142 bpm), Doni (Istirahat: 70 bpm, Berjalan santai: 90 bpm, Berlari di tempat: 138 bpm).
  2. Olahlah data acak tersebut ke dalam bentuk tabel data yang rapi dan terorganisasi dengan kolom: No, Nama Murid, Frekuensi Nadi Saat Istirahat (denyut/menit), Frekuensi Nadi Saat Berjalan (denyut/menit), dan Frekuensi Nadi Saat Berlari (denyut/menit).
  3. Hitunglah nilai rata-rata frekuensi denyut nadi untuk masing-masing jenis aktivitas dan cantumkan pada baris paling bawah tabel.

Pertanyaan:

1. Susunlah data mentah penyelidikan tersebut ke dalam tabel yang sistematis lengkap dengan baris perhitungan rata-rata untuk setiap aktivitas!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel yang kalian susun, aktivitas manakah yang menghasilkan frekuensi denyut nadi paling rendah dan aktivitas manakah yang paling tinggi pada seluruh murid?

Tabel 5 kolom dan 6 baris (Kolom: No, Nama Murid, Nadi Istirahat [denyut/menit], Nadi Berjalan [denyut/menit], Nadi Berlari [denyut/menit]. Baris: Murid 1 s.d. 4, serta Baris Nilai Rata-rata), diikuti 1 kolom isian singkat untuk pertanyaan 2.

Kegiatan 2: Mengonversi Data Frekuensi Denyut Nadi ke dalam Bentuk Grafik Batang

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas grafik/kotak
  • Penggaris
  • Pensil warna/spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan data rata-rata frekuensi denyut nadi dari Aktivitas 1 (Istirahat: 71,25; Berjalan: 91,5; Berlari: 136,25).
  2. Tentukan sumbu horizontal (sumbu X) untuk jenis aktivitas fisik (Istirahat, Berjalan, Berlari) dan sumbu vertikal (sumbu Y) untuk frekuensi denyut nadi (denyut per menit) dengan skala rentang yang seimbang (misal: kelipatan 20 dari 0 hingga 160).
  3. Gambarlah grafik batang tegak sesuai ketinggian nilai masing-masing aktivitas dan berikan judul grafik yang jelas.

Pertanyaan:

1. Gambarkan grafik batang berdasarkan data rata-rata frekuensi denyut nadi hasil penyelidikan lengkap dengan label sumbu X, sumbu Y, skala angka, dan judul grafik!

Ruang gambar

Area kisi-kisi grafik bergaris (grid koordinat kartesius berukuran minimal 10x10 cm) dengan ruang penulisan judul di bagian atas serta label nama sumbu di sisi kiri dan bawah.

Kegiatan 3: Membaca dan Mengolah Pola Data Denyut Nadi Antarindividu

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil warna (2 warna berbeda)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bandingkan kembali data individual murid yang ada pada tabel di Aktivitas 1.
  2. Buatlah grafik batang ganda (berkelompok) yang membandingkan frekuensi denyut nadi saat istirahat dan saat berlari untuk kedua murid: Budi dan Siti.
  3. Identifikasi selisih peningkatan frekuensi denyut nadi antara kondisi istirahat ke kondisi berlari untuk masing-masing kedua murid tersebut berdasarkan grafik yang kalian olah.

Pertanyaan:

1. Buatlah grafik batang perbandingan frekuensi denyut nadi saat istirahat dan berlari untuk murid bernama Budi dan Siti (gunakan warna atau arsir berbeda untuk membedakan kondisi istirahat dan berlari)!

Ruang gambar

2. Berdasarkan pengolahan grafik di atas, hitunglah selisih peningkatan frekuensi denyut nadi dari kondisi istirahat ke berlari untuk Budi dan Siti. Siapakah yang mengalami lonjakan selisih frekuensi nadi lebih besar?

Area gambar diagram grid untuk grafik batang komparasi, dilengkapi kolom isian uraian perhitungan selisih data di bawahnya.

REFLEKSI

1. Langkah mana yang paling menantang saat mengubah catatan data mentah menjadi bentuk tabel dan grafik?

2. Menurutmu, apa keuntungan menyajikan data penyelidikan denyut nadi dalam bentuk grafik batang dibandingkan hanya berupa tulisan teks angka mentah?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyajikan data frekuensi denyut nadi secara rapi hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.