LKPDPertemuan 1Bab 1Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Struktur Organ Saluran Pencernaan Bagian Atas (Mulut, Esofagus, dan Lambung)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 8 dengan topik "Menganalisis Struktur Organ Saluran Pencernaan Bagian Atas (Mulut, Esofagus, dan Lambung)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 8: Menganalisis Struktur Organ Saluran Pencernaan Bagian Atas (Mulut, Esofagus, dan Lambung)

IPA - Kelas 8

Bab 1 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Struktur Organ Saluran Pencernaan Bagian Atas (Mulut, Esofagus, dan Lambung)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Struktur Organ Saluran Pencernaan Bagian Atas (Mulut, Esofagus, dan Lambung)
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis sistem organisasi kehidupan dan fungsi pada organ sistem pencernaan manusia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat sebelum menjawab.
  • Bekerjalah secara berpasangan atau dalam kelompok kecil yang terdiri dari 3-4 orang.
  • Gunakan konsep tingkatan organisasi kehidupan (sel, jaringan, organ, sistem organ) dan fungsi organ pencernaan saluran atas (mulut, esofagus, lambung) untuk menyelesaikan tugas.
  • Tuliskan hasil diskusi pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Posisi Organ dalam Sistem Organisasi Kehidupan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa IPA Kelas 8 Bab 1
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks deskripsi singkat mengenai saluran pencernaan bagian atas berikut: 'Sistem organ pencernaan manusia tersusun dari berbagai organ, antara lain mulut, esofagus, dan lambung. Tiap organ tersebut dibentuk oleh gabungan beberapa jaringan, seperti jaringan otot polos dan jaringan epitel, yang masing-masing tersusun atas sel-sel khusus.'
  2. Lengkapi tabel analisis tingkatan organisasi kehidupan untuk organ mulut, esofagus, dan lambung sesuai peran strukturalnya.
  3. Diskusikan hubungan ketergantungan antara jaringan penyusun dengan keberhasilan organ menjalankan fungsinya.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel tingkatan organisasi kehidupan berikut dengan mengidentifikasi contoh sel/jaringan penyusun, nama organ, serta sistem organ tempat organ tersebut bekerja untuk mulut, esofagus, dan lambung!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan prinsip organisasi kehidupan, analisislah apa yang akan terjadi pada fungsi sistem pencernaan secara keseluruhan apabila jaringan epitel penghasil lendir pada lambung mengalami kerusakan struktural!

Tersedia tabel 4 kolom (Nama Organ, Jaringan Penyusun Dominan, Tingkat Organ, Sistem Organ) dengan 3 baris isian (Mulut, Esofagus, Lambung), serta kotak bergaris 5 baris untuk uraian nomor 2.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menganalisis Mekanisme dan Fungsi Pencernaan Saluran Atas

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Bagan alur pencernaan manusia
  • Buku Siswa IPA Kelas 8

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati skema alur perjalanan bolus makanan mulai dari rongga mulut, melewati esofagus, hingga mencapai lambung.
  2. Analisis perbedaan mekanisme pencernaan mekanik dan kimiawi yang terjadi pada masing-masing organ tersebut.
  3. Isilah tabel perbandingan mekanisme kerja organ pencernaan bagian atas berdasarkan proses yang berlangsung di dalamnya.

Pertanyaan:

1. Analisis dan bedakan jenis proses pencernaan (mekanik dan/atau kimiawi), zat/bagian yang berperan, serta perubahan yang dialami makanan pada organ Mulut, Esofagus, dan Lambung dalam bentuk tabel analisis!

Ruang tabel jawaban

2. Di esofagus, makanan dapat terus bergerak menuju lambung meskipun seseorang sedang menelan dalam posisi berbaring. Analisislah fungsi struktur jaringan otot pada esofagus yang memungkinkan peristiwa tersebut terjadi!

Tersedia tabel analisis 4 kolom: Nama Organ, Jenis Pencernaan (Mekanik/Kimiawi/Keduanya/Tidak Ada), Struktur/Zat yang Berperan, Perubahan Bentuk/Kandungan Makanan; serta ruang bergaris 4 baris untuk jawaban nomor 2.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Analisis Kasus Gangguan Fungsi Struktural Organ Pencernaan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Teks studi kasus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kasus klinis berikut dengan seksama: 'Kasus A: Seseorang mengeluhkan sensasi terbakar di dada (heartburn) dan rasa asam di kerongkongan setelah makan. Dokter mendiagnosis adanya kelemahan pada katup sfingter esofagus bagian bawah (sfingter kardia) yang menghubungkan esofagus dan lambung.' 'Kasus B: Seseorang terbiasa makan terburu-buru tanpa mengunyah makanan hingga lumat di rongga mulut, lalu merasakan perutnya terasa sangat begah dan lambung bekerja jauh lebih berat.'
  2. Diskusikan keterkaitan antara struktur organ yang bermasalah dengan gangguan fungsi kerja organ tersebut.
  3. Selesaikan pertanyaan analisis dan lakukan refleksi pembelajaran bersama kelompok.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kasus A, analisislah bagaimana gangguan pada struktur katup sfingter esofagus bagian bawah dapat memengaruhi organ esofagus, mengingat karakteristik cairan yang diproduksi oleh lambung!

2. Berdasarkan Kasus B, analisislah hubungan antara efektivitas fungsi pencernaan mekanik di mulut dengan beban kerja fungsi pencernaan mekanik dan kimiawi di lambung!

Tersedia 2 bidang kotak bergaris masing-masing 6 baris untuk menuliskan analisis Kasus A dan Kasus B, diikuti kolom refleksi pembelajaran.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis struktur dan fungsi organ pencernaan bagian atas, kebiasaan makan seperti apa (terkait cara mengunyah dan waktu makan) yang perlu kamu perbaiki demi menjaga fungsi organ tubuhmu?

2. Bagian mana dari konsep hubungan tingkatan organisasi kehidupan (sel, jaringan, organ, sistem organ) pada sistem pencernaan yang paling memberikan pemahaman baru (momen AHA) bagimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.