LKPDPertemuan 7Bab 7Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 7: Menganalisis Posisi Relatif Bumi terhadap Matahari Berdasarkan Variasi Bentuk Orbit dan Distribusi Radiasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 7 dengan topik "Menganalisis Posisi Relatif Bumi terhadap Matahari Berdasarkan Variasi Bentuk Orbit dan Distribusi Radiasi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Menganalisis Posisi Relatif Bumi terhadap Matahari Berdasarkan Variasi Bentuk Orbit dan Distribusi Radiasi

IPA - Kelas 7

Bab 7 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menganalisis Posisi Relatif Bumi terhadap Matahari Berdasarkan Variasi Bentuk Orbit dan Distribusi Radiasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenganalisis Posisi Relatif Bumi terhadap Matahari Berdasarkan Variasi Bentuk Orbit dan Distribusi Radiasi
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis posisi relatif bumi terhadap matahari dalam sistem tata surya untuk menjelaskan perubahan iklim bumi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar dan data fenomena astronomis pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok untuk mendiskusikan hubungan posisi orbit dan radiasi Matahari.
  • Gunakan data yang disajikan untuk menjawab pertanyaan analisis secara runtut dan berbasis bukti ilmiah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Menganalisis Posisi Perihelion, Aphelion, dan Penerimaan Radiasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja siswa
  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati informasi berikut: Orbit Bumi mengitari Matahari berbentuk elips dengan tingkat kelonjongan (eksentrisitas) tertentu. Posisi terdekat Bumi ke Matahari disebut Perihelion (jarak ~147 juta km), sedangkan posisi terjauh disebut Aphelion (jarak ~152 juta km). Rata-rata radiasi Matahari yang sampai ke Bumi pada posisi Perihelion sekitar 1.412 W/m², sedangkan pada posisi Aphelion sekitar 1.321 W/m².
  2. Diskusikan hubungan jarak Bumi-Matahari dengan energi radiasi yang diterima oleh permukaan Bumi.
  3. Lengkapi tabel analisis perbandingan dan jawab pertanyaan inferensi yang menyertainya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan posisi relatif Bumi terhadap Matahari berdasarkan teks:

  1. Perihelion: Jarak (... juta km), Intensitas Radiasi (... W/m²);
  2. Aphelion: Jarak (... juta km), Intensitas Radiasi (... W/m²).
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data tabel tersebut, analisislah bagaimana perubahan posisi jarak relatif Bumi terhadap Matahari memengaruhi jumlah radiasi energi yang diterima permukaan Bumi!

Tabel 3 kolom: Posisi Relatif Bumi | Jarak ke Matahari (juta km) | Intensitas Radiasi (W/m²), dilanjutkan dengan 1 paragraf ruang analisis untuk soal nomor 2.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Analisis Variasi Bentuk Orbit (Eksentrisitas) terhadap Iklim Bumi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja siswa
  • Diagram siklus variasi orbit Bumi (tersaji di teks panduan)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari data model siklus orbit: Bentuk orbit Bumi mengalami variasi periodik dari hampir melingkar sempurna (eksentrisitas rendah ~0,000055) hingga lebih lonjong/elips (eksentrisitas tinggi ~0,0679). Ketika orbit Bumi berbentuk lebih lonjong, selisih jarak antara titik terdekat dan titik terjauh menjadi jauh lebih besar dibandingkan saat orbit mendekati lingkaran.
  2. Diskusikan dalam kelompok: bagaimana variasi bentuk orbit ini mengubah sebaran penerimaan energi tahunan Bumi dan implikasinya terhadap siklus iklim global jangka panjang.
  3. Jawab pertanyaan analisis pada lembar kerja yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Bandingkan kondisi radiasi yang diterima Bumi saat orbitnya berada pada kondisi sangat lonjong (eksentrisitas tinggi) versus kondisi orbit hampir melingkar (eksentrisitas rendah).

2. Analisislah bagaimana kondisi variasi bentuk orbit elips yang sangat lonjong dapat memicu perubahan iklim global jangka panjang (seperti periode glasial/zaman es atau periode interglasial)! Hubungkan dengan sebaran penyerapan energi panas di Bumi.

Ruang teks uraian terstruktur masing-masing 4-5 baris untuk jawaban nomor 1 dan nomor 2.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Sintesis Analisis Posisi Relatif Bumi dan Perubahan Iklim Alami

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja siswa
  • Papan tulis / media presentasi kelas
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan secara menyeluruh hubungan kausalitas: Posisi Relatif Bumi (Bentuk Orbit & Jarak) -> Distribusi Radiasi Matahari -> Perubahan Suhu Permukaan -> Perubahan Iklim Bumi.
  2. Susun kesimpulan analisis kelompok dalam format alur berpikir logis sebab-akibat.
  3. Sampaikan hasil telaah kelompok dalam diskusi kelas dan selesaikan refleksi penutup pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Lengkapi bagan alur kausalitas perubahan iklim akibat posisi relatif Bumi berikut: [Faktor Posisi Relatif/Bentuk Orbit Bumi] -> [Dampak pada Distribusi Radiasi] -> [Dampak pada Permukaan Bumi & Es] -> [Konsekuensi Iklim Global].

2. Berdasarkan seluruh telaahmu, jelaskan argumen ilmiah mengapa perubahan posisi relatif Bumi terhadap Matahari membuktikan bahwa perubahan iklim tidak hanya dipicu oleh aktivitas manusia tetapi juga memiliki mekanisme pengendali alami dari sistem tata surya!

Bagan kotak alur sebab-akibat 4 tahap untuk soal 1, dan kotak esai argumentatif (5-6 baris) untuk soal 2.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahaman tentang posisi relatif Bumi terhadap Matahari ini mengubah cara pandangmu mengenai fenomena perubahan iklim di Bumi?

2. Bagian analisis mana yang paling menantang bagimu saat menghubungkan konsep jarak orbit dengan radiasi dan perubahan iklim?

3. Satu fakta penting apa yang kamu pelajari hari ini mengenai keistimewaan sistem kesetimbangan Bumi dalam tata surya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.