LKPDPertemuan 6Bab 7Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 7: Gerak Bulan: Fase Bulan dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan di Bumi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 7 dengan topik "Gerak Bulan: Fase Bulan dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan di Bumi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Gerak Bulan: Fase Bulan dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan di Bumi

IPA - Kelas 7

Bab 7 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Gerak Bulan: Fase Bulan dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan di Bumi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikGerak Bulan: Fase Bulan dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan di Bumi
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan sebab terjadinya fase-fase Bulan berdasarkan posisi relatif Bumi, Bulan, dan Matahari, serta menganalisis pemanfaatan gerak Bulan dalam kehidupan sehari-hari (misalnya sistem kalender Hijriah dan pasang surut air laut).
  2. Murid dapat mengamati dan mencatat fase Bulan selama beberapa hari serta mengomunikasikan hasil pengamatan dalam bentuk laporan sederhana yang didukung data.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan karena setiap kegiatan saling berkaitan.
  • Boleh berdiskusi dengan teman satu kelompok, tetapi jawaban akhir ditulis sendiri-sendiri.
  • Gunakan pensil atau pulpen berwarna untuk mengisi diagram atau gambar agar lebih menarik.
  • Jika ada istilah yang belum dipahami, tandai dan tanyakan kepada guru setelah selesai membaca seluruh bagian.
  • Jaga kebersihan dan kerapian lembar kerjamu — ini akan menjadi catatanmu sendiri!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misteri Wajah Bulan yang Berubah-ubah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD (berisi diagram posisi 8 fase Bulan — Gambar A)
  • Pensil/pulpen
  • Pensil warna atau stabilo (opsional, untuk mewarnai bagian terang dan gelap Bulan pada sketsa)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pernahkah kamu memperhatikan bahwa bentuk Bulan di langit terasa berbeda setiap malam? Kadang bulat penuh, kadang seperti sabit, kadang menghilang sama sekali. Mengapa bisa begitu?
  2. Pada kegiatan ini, kamu akan menyelidiki hubungan antara posisi Bumi, Bulan, dan Matahari untuk menjelaskan mengapa bentuk Bulan terlihat berubah-ubah.
  3. Langkah 1: Amati diagram posisi Bumi-Bulan-Matahari yang tersedia pada Gambar A di bawah. (Jika tidak ada gambar cetak, guru akan menampilkannya di papan/layar.)
  4. Langkah 2: Perhatikan 8 posisi Bulan yang mengelilingi Bumi. Pada setiap posisi, sebagian permukaan Bulan disinari Matahari dan sebagian lagi berada dalam bayangan.
  5. Langkah 3: Isi tabel nama fase Bulan beserta deskripsi tampilannya dari Bumi.
  6. Langkah 4: Hubungkan setiap fase dengan posisi relatif Bumi-Bulan-Matahari menggunakan pemahamanmu.
  7. Langkah 5: Jawab pertanyaan analisis di bawah tabel.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan diagram posisi Bulan yang kamu amati. Tabel berisi: Nomor Posisi (1–8), Nama Fase Bulan, Tampilan dari Bumi (gambar/deskripsi bentuk), dan Posisi Bulan terhadap Matahari-Bumi.

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa Bulan tampak bercahaya dari Bumi, padahal Bulan tidak menghasilkan cahaya sendiri?

3. Jika kamu berdiri di Bumi dan melihat Bulan berbentuk setengah lingkaran (Kuartal Pertama), di manakah posisi Matahari, Bumi, dan Bulan relatif satu sama lain? Gambarkan posisinya secara sederhana dengan tanda panah atau sketsa.

Ruang gambar

4. Diskusikan bersama kelompokmu: Apakah Bulan benar-benar berubah bentuk? Atau yang berubah adalah bagian Bulan yang bisa kita lihat dari Bumi? Jelaskan alasanmu!

Jawaban no. 1: tabel 4 kolom (Nomor Posisi | Nama Fase | Tampilan dari Bumi | Posisi Relatif), 8 baris isian. Jawaban no. 2 & 4: kotak uraian minimal 4 baris. Jawaban no. 3: kotak kosong berukuran 8×8 cm untuk sketsa dengan keterangan.

Kegiatan 2: Bulan dan Kehidupan Kita: Lebih dari Sekadar Penerang Malam

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD (berisi Teks A dan Teks B)
  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tahukah kamu bahwa nelayan di kampung pesisir, petani di desa, hingga seluruh umat Islam di dunia memanfaatkan gerak Bulan dalam kehidupan sehari-hari?
  2. Pada kegiatan ini, kamu akan menganalisis dua pemanfaatan utama gerak Bulan: Kalender Hijriah dan Pasang Surut Air Laut.
  3. Langkah 1: Baca dua teks pendek berikut dengan saksama.
  4. --- TEKS A: Kalender Hijriah --- Kalender Hijriah (kalender Islam) didasarkan pada siklus revolusi Bulan mengelilingi Bumi. Satu bulan dalam kalender Hijriah dimulai saat munculnya bulan sabit (hilal) setelah fase Bulan Baru. Satu tahun Hijriah terdiri dari 12 bulan dengan total 354–355 hari, lebih pendek ~11 hari dari kalender Masehi. Karena itulah hari-hari besar Islam seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan Ramadan jatuh pada tanggal yang berbeda setiap tahunnya dalam kalender Masehi.
  5. --- TEKS B: Pasang Surut Air Laut --- Pasang surut adalah naik-turunnya permukaan air laut secara periodik. Fenomena ini terutama disebabkan oleh gaya gravitasi Bulan (dan sebagian Matahari) yang menarik massa air laut. Saat Bulan Purnama dan Bulan Baru, posisi Bumi-Bulan-Matahari hampir segaris sehingga gaya gravitasi keduanya saling memperkuat, menghasilkan pasang purnama (pasang tertinggi). Nelayan dan petani garam sangat bergantung pada informasi ini untuk merencanakan aktivitas mereka.
  6. Langkah 2: Jawab pertanyaan analisis di bawah ini secara mandiri.
  7. Langkah 3: Selesaikan studi kasus pendek tentang nelayan di bawah pertanyaan analisis.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Teks A, lengkapi tabel perbandingan berikut antara Kalender Hijriah dan Kalender Masehi. Kolom: Aspek | Kalender Hijriah | Kalender Masehi. Baris: Dasar perhitungan, Jumlah hari per tahun, Contoh peristiwa penting.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan Teks B, pada fase Bulan apakah pasang purnama (pasang tertinggi) terjadi? Jelaskan mengapa hal itu terjadi dikaitkan dengan posisi Bumi, Bulan, dan Matahari!

3. STUDI KASUS: Pak Hasan adalah seorang nelayan di Pantai Selatan Jawa. Ia tahu bahwa saat pasang besar, ombak lebih tinggi dan ikan-ikan kecil terbawa lebih dekat ke tepi pantai. Namun, perahu kecilnya tidak aman digunakan saat ombak tinggi. Menurutmu, pada fase Bulan apakah Pak Hasan sebaiknya melaut dengan perahu kecil? Jelaskan alasanmu berdasarkan konsep pasang surut!

4. Di sekitar tempat tinggalmu atau di komunitas yang kamu ketahui, apakah ada tradisi, kegiatan pertanian, perikanan, atau keagamaan yang berhubungan dengan siklus Bulan? Ceritakan minimal satu contoh!

Jawaban no. 1: tabel 3 kolom × 4 baris. Jawaban no. 2 & 3: kotak uraian minimal 5 baris masing-masing. Jawaban no. 4: kotak bebas minimal 4 baris untuk cerita/deskripsi.

Kegiatan 3: Aku Seorang Pengamat Bulan! — Jurnal Pengamatan & Laporan Sederhana

Estimasi: 20 menit (pengisian panduan & laporan awal di kelas) + 7–10 hari pengamatan mandiri di rumah

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD (tabel jurnal harian 10 baris)
  • Pensil/pulpen
  • Pensil warna atau crayon (untuk sketsa fase Bulan)
  • Opsional: smartphone dengan aplikasi fase Bulan (Star Walk / Moon Phase Calendar) sebagai alat bantu saat cuaca tidak mendukung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ilmuwan sejati tidak hanya membaca buku — mereka mengamati langsung alam di sekitarnya dan mencatat temuannya secara sistematis.
  2. Pada kegiatan ini, kamu akan mulai menjadi pengamat Bulan dengan mengisi jurnal pengamatan selama 7–10 hari ke depan, lalu menyusun laporan sederhana berdasarkan data yang kamu kumpulkan.
  3. --- BAGIAN A: PANDUAN PENGAMATAN (untuk dilakukan di rumah selama 7–10 hari) ---
  4. Langkah 1: Setiap malam (mulai malam ini atau besok malam), amati Bulan di langit. Waktu terbaik: sekitar pukul 19.00–21.00.
  5. Langkah 2: Catat tanggal, jam pengamatan, dan gambar bentuk Bulan yang kamu lihat pada kotak jurnal yang tersedia.
  6. Langkah 3: Jika langit mendung atau hujan, tulis 'tidak teramati' dan coba tanyakan kepada anggota keluarga atau cek aplikasi fase Bulan (misalnya: Star Walk, Moon Phase Calendar).
  7. Langkah 4: Setelah 7–10 hari pengamatan, urutkan gambarmu dari fase paling awal.
  8. --- BAGIAN B: MENYUSUN LAPORAN SEDERHANA (dikerjakan setelah periode pengamatan) ---
  9. Langkah 5: Berdasarkan data jurnalmu, jawab pertanyaan laporan di bawah ini.
  10. Langkah 6: Presentasikan atau kumpulkan laporanmu kepada guru sesuai jadwal yang disepakati.

Pertanyaan:

1. JURNAL PENGAMATAN — Isi tabel jurnal harian berikut selama 7–10 hari. Kolom: Hari ke- | Tanggal | Jam Pengamatan | Sketsa Bentuk Bulan | Nama Fase (jika sudah tahu) | Catatan Kondisi Langit.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data jurnalmu, pada hari ke berapa pengamatanmu dimulai? Kira-kira pada fase Bulan apakah pengamatanmu dimulai? Jelaskan bagaimana kamu menyimpulkan fase tersebut!

3. Dari seluruh pengamatanmu, apakah bentuk Bulan berubah dari malam ke malam? Bagaimana pola perubahannya — apakah bagian yang terang semakin bertambah, berkurang, atau tidak beraturan? Tuliskan temuanmu!

4. Tuliskan satu tantangan atau kendala yang kamu hadapi selama melakukan pengamatan, dan bagaimana kamu mengatasinya. (Tidak ada jawaban salah — ini latihan jujur mencatat pengalaman ilmiah!)

5. Berdasarkan seluruh kegiatan hari ini (Kegiatan 1, 2, dan 3), tuliskan satu kalimat kesimpulan yang menghubungkan: fase Bulan — posisi Bumi-Bulan-Matahari — pengaruhnya terhadap kehidupan manusia.

Bagian A — Jurnal: tabel 6 kolom × 10 baris (termasuk kotak kosong berukuran ~3×3 cm untuk sketsa Bulan di setiap baris). Bagian B — Laporan: kotak uraian masing-masing minimal 4–6 baris untuk pertanyaan 2–5.

REFLEKSI

1. Sebelum pelajaran ini, apa yang sudah kamu ketahui tentang Bulan? Setelah kegiatan hari ini, hal baru apa yang paling membuatmu terkejut atau penasaran?

2. Coba ingat pengalaman pribadimu: pernahkah kamu melihat Bulan Purnama atau Bulan Sabit dan merasa ada sesuatu yang berbeda di sekitarmu (suasana, perilaku hewan, cerita dari orang tua/nenek)? Sekarang, bagaimana sains menjelaskan pengalamanmu itu?

3. Jika kamu bisa merancang satu penelitian sederhana tentang Bulan yang bisa dilakukan dari rumahmu, apa yang ingin kamu selidiki dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.