LKPDPertemuan 5Bab 7Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 7: Revolusi Bumi dan Pengaruhnya terhadap Musim serta Fenomena Alam

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 7 dengan topik "Revolusi Bumi dan Pengaruhnya terhadap Musim serta Fenomena Alam". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Revolusi Bumi dan Pengaruhnya terhadap Musim serta Fenomena Alam

IPA - Kelas 7

Bab 7 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Revolusi Bumi dan Pengaruhnya terhadap Musim serta Fenomena Alam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikRevolusi Bumi dan Pengaruhnya terhadap Musim serta Fenomena Alam
Alokasi Waktu80 menit
Tipe AktivitasCampuran (pengamatan gambar, analisis data, diskusi kelompok)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis rangkaian gerak revolusi Bumi dan menjelaskan pengaruhnya terhadap perubahan musim di berbagai belahan Bumi, termasuk fenomena musim panas di daerah kutub.
  2. Murid dapat mengolah dan menganalisis data atau gambar rangkaian gerak revolusi Bumi untuk menarik kesimpulan tentang hubungan antara posisi Bumi dan fenomena musim.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara jujur dan mandiri — tidak ada jawaban yang salah selama kamu punya alasan yang jelas.
  • Diskusikan dengan teman sekelompokmu jika ada pertanyaan diskusi, tetapi tulis jawabanmu sendiri di lembar ini.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk menulis dan menggambar. Boleh menggunakan warna untuk diagram atau gambar.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tandai dengan tanda tanya (?) dan tanyakan ke gurumu.
  • Kelola waktumu dengan baik — perhatikan estimasi waktu di tiap kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca Jejak Revolusi Bumi: Mengamati dan Mengidentifikasi Rangkaian Gerak Bumi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar 1: Diagram rangkaian revolusi Bumi (disediakan guru atau buku siswa halaman 215–216)
  • Pulpen/pensil
  • Penggaris (opsional untuk membuat tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan Gambar 1 yang tersedia di lembar ini — gambar tersebut menunjukkan posisi Bumi pada empat titik berbeda dalam perjalanannya mengelilingi Matahari selama satu tahun.
  2. Amati dengan saksama arah kemiringan sumbu Bumi, arah sinar Matahari, dan belahan Bumi mana yang lebih banyak mendapat cahaya di setiap posisi.
  3. Jawab pertanyaan nomor 1 sampai 4 berdasarkan pengamatanmu terhadap gambar tersebut.
  4. Untuk pertanyaan tabel (nomor 3), isi setiap kolom berdasarkan pengamatan dan pengetahuanmu.
  5. Gunakan waktu sekitar 20 menit untuk kegiatan ini.

Pertanyaan:

1. Perhatikan Gambar 1. Bumi bergerak mengelilingi Matahari dalam waktu kurang lebih 365 hari. Gerakan ini disebut apa? Tuliskan juga arah gerak Bumi tersebut (searah atau berlawanan jarum jam jika dilihat dari kutub utara).

2. Perhatikan kemiringan sumbu Bumi pada Gambar 1. Sumbu Bumi miring sebesar berapa derajat terhadap bidang orbitnya? Mengapa kemiringan ini penting dalam menjelaskan terjadinya musim?

3. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pengamatanmu pada Gambar 1. Tabel berisi: Posisi Bumi (A/B/C/D), Belahan Bumi yang Lebih Dekat ke Matahari, Musim yang Dialami Belahan Bumi Utara, Musim yang Dialami Belahan Bumi Selatan.

Ruang tabel jawaban

4. Indonesia terletak di garis khatulistiwa. Berdasarkan tabel yang sudah kamu isi, apakah Indonesia mengalami empat musim seperti negara-negara di Eropa atau Amerika? Jelaskan alasanmu!

Jawab pertanyaan 1 dan 2 dalam bentuk paragraf singkat (3–5 kalimat). Untuk pertanyaan 3, buat tabel dengan 4 kolom dan 5 baris (1 baris judul + 4 baris data posisi A–D). Untuk pertanyaan 4, tulis uraian minimal 4 kalimat.

Kegiatan 2: Misteri Matahari Tengah Malam: Menyelidiki Fenomena Musim Panas di Daerah Kutub

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks bacaan 'Misteri Matahari Tengah Malam' (tercetak di LKPD)
  • Gambar 2: Sketsa Bumi dengan sumbu miring (disediakan di LKPD — kotak kosong dengan outline Bumi dan garis sinar Matahari)
  • Pensil warna atau stabilo (opsional, untuk arsiran daerah siang/malam)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca kutipan teks berikut dengan saksama sebelum menjawab pertanyaan: 📖 'Di Tromsø, Norwegia (sekitar 69° LU), pada bulan Juni–Juli, Matahari tidak benar-benar terbenam. Warga bisa menikmati cahaya Matahari selama 24 jam penuh! Fenomena ini disebut Midnight Sun (Matahari Tengah Malam). Sebaliknya, pada bulan Desember–Januari, daerah ini mengalami kegelapan hampir sepanjang hari (Polar Night). Di Kutub Selatan, fenomena serupa terjadi, tetapi waktunya berkebalikan dengan Kutub Utara.'
  2. Hubungkan informasi dari teks di atas dengan pemahaman revolusi Bumi yang sudah kamu pelajari di Kegiatan 1.
  3. Jawab pertanyaan nomor 1 sampai 4 secara berurutan.
  4. Untuk pertanyaan nomor 4 (diskusi), diskusikan dulu dengan kelompokmu selama 3 menit, lalu tulis jawabanmu sendiri.
  5. Gunakan waktu sekitar 25 menit untuk kegiatan ini.

Pertanyaan:

1. Mengapa pada bulan Juni–Juli, daerah kutub utara seperti Tromsø bisa mendapatkan cahaya Matahari selama 24 jam penuh? Hubungkan jawabanmu dengan posisi Bumi dalam revolusinya dan kemiringan sumbu Bumi.

2. Pada bulan yang sama (Juni–Juli), apa yang terjadi di Kutub Selatan? Apakah Kutub Selatan juga mengalami Midnight Sun, atau justru sebaliknya? Jelaskan!

3. Perhatikan sketsa posisi Bumi berikut (Gambar 2 — berupa lingkaran Bumi dengan sumbu miring dan garis sinar Matahari dari kiri). Lengkapi gambar tersebut dengan: (a) menandai daerah yang mengalami siang terus-menerus dengan arsiran, (b) menandai daerah yang mengalami malam terus-menerus dengan titik-titik, (c) menuliskan label 'Kutub Utara', 'Kutub Selatan', dan 'Khatulistiwa'.

Ruang gambar

4. DISKUSI KELOMPOK: Meski saat musim panas Kutub Utara mendapat sinar Matahari 24 jam penuh, suhu di sana tetap sangat dingin (bisa -10°C atau lebih rendah). Bagaimana ini bisa terjadi? Diskusikan dengan kelompokmu dan tuliskan penjelasanmu!

Pertanyaan 1 dan 2: tulis uraian masing-masing minimal 3 kalimat. Pertanyaan 3: gambar langsung di kotak gambar yang tersedia, gunakan arsiran dan titik-titik sesuai petunjuk, tambahkan label dengan tulisan jelas. Pertanyaan 4: tulis hasil diskusi dalam 1 paragraf (4–6 kalimat), sertakan nama anggota kelompok di pojok kanan atas.

Kegiatan 3: Detektif Musim: Menganalisis Data dan Menyimpulkan Hubungan Posisi Bumi dengan Musim

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel data suhu dan durasi siang (tercetak di LKPD)
  • Kotak grid untuk menggambar grafik (disediakan di LKPD)
  • Penggaris
  • Pensil warna (opsional — untuk membedakan dua garis grafik)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu berperan sebagai 'Detektif Musim' yang harus menganalisis data suhu dan durasi siang hari dari dua kota untuk menarik kesimpulan ilmiah.
  2. Baca Tabel Data berikut dengan saksama: Tabel Data: Suhu Rata-rata dan Durasi Siang di Dua Kota | Bulan | Suhu London (°C) | Durasi Siang London | Suhu Sydney (°C) | Durasi Siang Sydney | |-------|-----------------|---------------------|-----------------|---------------------| | Januari | 5 | 8 jam | 26 | 14 jam | | April | 12 | 13 jam | 17 | 12 jam | | Juli | 19 | 16 jam | 12 | 10 jam | | Oktober | 13 | 11 jam | 18 | 12 jam | Catatan: London berada di Belahan Bumi Utara (51° LU), Sydney berada di Belahan Bumi Selatan (34° LS).
  3. Jawab pertanyaan nomor 1 sampai 5 secara berurutan. Pertanyaan nomor 5 adalah tantangan akhir — tulis kesimpulan ilmiahmu!
  4. Gunakan waktu sekitar 25 menit untuk kegiatan ini.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan tabel data, pada bulan apa London mengalami suhu tertinggi dan durasi siang terpanjang? Pada bulan apa Sydney mengalami hal yang sama? Apa pola yang kamu temukan dari kedua kota ini?

2. Buat grafik garis sederhana pada kotak yang tersedia. Sumbu X: Bulan (Januari, April, Juli, Oktober). Sumbu Y: Suhu (°C). Gambarkan dua garis: satu untuk London (garis putus-putus) dan satu untuk Sydney (garis penuh). Beri judul grafik dan legenda.

Ruang gambar

3. Perhatikan kolom 'Durasi Siang' di tabel. Apakah ada hubungan antara durasi siang yang lebih panjang dengan suhu yang lebih tinggi? Jelaskan hubungan sebab-akibatnya!

4. Pada bulan April dan Oktober, durasi siang di London dan Sydney sama-sama sekitar 11–13 jam. Apa nama posisi Bumi saat durasi siang dan malam hampir sama di seluruh Bumi? Kapan peristiwa ini terjadi dalam setahun?

5. TANTANGAN KESIMPULAN: Berdasarkan seluruh data dan analisis yang telah kamu lakukan pada kegiatan ini, tuliskan kesimpulan ilmiahmu tentang hubungan antara posisi Bumi dalam revolusinya dan fenomena musim. Gunakan minimal 3 bukti dari data untuk mendukung kesimpulanmu!

Pertanyaan 1, 3, 4: tulis jawaban dalam kotak uraian yang tersedia (minimal 3 kalimat per jawaban). Pertanyaan 2: gambar grafik garis di kotak grid yang tersedia (ukuran minimal 8x8 cm), beri judul, label sumbu X dan Y, serta legenda dua garis. Pertanyaan 5: tulis kesimpulan dalam 1–2 paragraf di kotak khusus 'Kesimpulan Ilmiahku', sertakan minimal 3 data sebagai bukti.

REFLEKSI

1. Bayangkan kamu adalah seorang penjelajah yang pergi dari Indonesia ke Norwegia pada bulan Juni. Apa perbedaan paling mengejutkan yang akan kamu rasakan terkait siang dan malam? Mengapa perbedaan itu terjadi?

2. Dari ketiga kegiatan hari ini, mana yang paling menantang bagimu? Apa yang membuat bagian tersebut sulit, dan bagaimana kamu mengatasinya?

3. Setelah mempelajari revolusi Bumi dan musim, apakah ada hal dalam kehidupan sehari-harimu (misalnya: musim hujan dan kemarau di Indonesia, berita tentang negara lain, atau film/game bertema alam) yang kini lebih kamu pahami? Ceritakan!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.