LKPD IPA Kelas 7: Mengolah Data Sekunder Astronomis dalam Bentuk Model Posisi Relatif terhadap Pasang Surut Air Laut
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 7 dengan topik "Mengolah Data Sekunder Astronomis dalam Bentuk Model Posisi Relatif terhadap Pasang Surut Air Laut".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPA Kelas 7: Mengolah Data Sekunder Astronomis dalam Bentuk Model Posisi Relatif terhadap Pasang Surut Air Laut
IPA - Kelas 7
Bab 7 Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA — Kelas 7 (Fase D) Topik: Mengolah Data Sekunder Astronomis dalam Bentuk Model Posisi Relatif terhadap Pasang Surut Air Laut INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengolah Data Sekunder Pasang Surut ke dalam Model Posisi RelatifEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan data sekunder astronomis yang tersedia, gambarkan model posisi relatif Bumi-Bulan-Matahari saat terjadi Pasang Purnama (data Hari 1 atau Hari
Ruang gambar Kotak gambar berlabel: Kotak A bertuliskan 'Model Posisi Relatif Pasang Purnama' (sketsa lingkaran Matahari, Bumi, dan Bulan segaris lurus beserta labelnya) dan Kotak B bertuliskan 'Model Posisi Relatif Pasang Perbani' (sketsa lingkaran Matahari, Bumi, dan Bulan membentuk sudut siku-siku 90 derajat beserta labelnya). Kegiatan 2: Menjelaskan Hubungan Posisi Relatif Benda Langit pada Data Pasang SurutEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel penjelasan hubungan data berikut berdasarkan model yang telah dibuat: tentukan susunan posisi relatif Bumi-Bulan-Matahari (segaris lurus / membentuk sudut 90 derajat) dan hubungannya dengan besar gaya gravitasi gabungan terhadap ketinggian air laut! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan model dan tabel data sekunder, jelaskan mengapa pasang air laut pada Hari 1 dan Hari 3 menghasilkan kenaikan air laut yang jauh lebih tinggi (pasang maksimum) dibandingkan pada Hari 2 dan Hari 4! Tabel isian 4 kolom (Jenis Pasang, Konfigurasi Posisi Relatif Berdasarkan Model, Efek Gabungan Gravitasi, Hubungan dengan Tinggi Pasang Air Laut) dan 1 kolom paragraf uraian penjelasan. Kegiatan 3: Mengolah dan Menyimpulkan Pola Hubungan Model Posisi Relatif dengan Fenomena AlamEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bila diperoleh data astronomis baru bahwa 7 hari setelah Bulan Purnama akan terjadi fase Bulan Kuartil III (Perbani Akhir), gunakan model hubungan yang telah kalian bangun untuk memprediksi posisi relatif Bumi-Bulan-Matahari dan jenis pasang surut yang terukur pada data! 2. Rumuskan kesimpulan umum mengenai bagaimana posisi relatif Bumi-Bulan-Matahari menentukan jenis fenomena pasang surut air laut berdasarkan data dan model yang telah kalian olah! Kolom isian singkat untuk prediksi fenomena dan kolom bergaris untuk rumusan kesimpulan akhir. REFLEKSI1. Bagaimana pembuatan model skema posisi relatif membantu kalian dalam memahami data angka ketinggian pasang surut air laut? 2. Bagian data atau pengolahan model mana yang paling menantang untuk dihubungkan, dan bagaimana kelompokmu berhasil menyelesaikannya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.