LKPDPertemuan 4Bab 7Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 7: Mengolah Data Sekunder Astronomis dalam Bentuk Model Konfigurasi Gerhana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 7 dengan topik "Mengolah Data Sekunder Astronomis dalam Bentuk Model Konfigurasi Gerhana".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Mengolah Data Sekunder Astronomis dalam Bentuk Model Konfigurasi Gerhana

IPA - Kelas 7

Bab 7 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mengolah Data Sekunder Astronomis dalam Bentuk Model Konfigurasi Gerhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMengolah Data Sekunder Astronomis dalam Bentuk Model Konfigurasi Gerhana
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengolah data sekunder astronomis dalam bentuk model untuk menjelaskan hubungan posisi relatif bumi-bulan-matahari dengan fenomena alam

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar dan tabel data sekunder astronomis dengan cermat secara mandiri atau berkelompok.
  • Gunakan data posisi relatif benda langit untuk menyusun model konfigurasi gerhana secara runtut.
  • Jawablah seluruh pertanyaan analisis untuk menjelaskan hubungan data posisi dengan fenomena gerhana yang terjadi.
  • Lakukan pengecekan kembali terhadap keakuratan model visual yang digambar sebelum mengumpulkan LKPD.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyeleksi dan Mengelompokkan Data Sekunder Posisi Relatif

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Tabel lembar kerja data sekunder

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan data sekunder pengamatan astronomis berikut: (1) Fenomena A: Matahari - Bulan - Bumi membentuk garis lurus, bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi; (2) Fenomena B: Matahari - Bumi - Bulan membentuk garis lurus, Bulan masuk ke dalam daerah bayangan umbra Bumi.
  2. Identifikasi benda langit yang berada di posisi tengah untuk masing-masing fenomena pada data sekunder tersebut.
  3. Isilah tabel pengolahan data sekunder sesuai urutan posisi relatif ketiga benda langit dan fenomena alam yang ditimbulkannya.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data sekunder Fenomena A dan Fenomena B, lengkapilah tabel pengolahan data posisi relatif dan jenis fenomena gerhana yang terjadi!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: [Kode Fenomena | Benda di Posisi Tengah | Urutan Garis Relatif (Matahari, Bumi, Bulan) | Jenis Fenomena Alam Terkait]

Kegiatan 2: Mengolah Data Sekunder Menjadi Model Konfigurasi Garis Edar Gerhana

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil/pensil warna
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan hasil pengolahan data sekunder pada Kegiatan 1 untuk membuat model diagram posisi relatif.
  2. Gambarkan model konfigurasi 1 untuk data Fenomena A (Gerhana Matahari) lengkap dengan posisi Matahari, Bulan, Bumi, serta daerah bayangan umbra dan penumbra Bulan.
  3. Gambarkan model konfigurasi 2 untuk data Fenomena B (Gerhana Bulan) lengkap dengan posisi Matahari, Bumi, Bulan, serta daerah bayangan umbra dan penumbra Bumi.
  4. Beri label yang jelas pada setiap benda langit dan bayangan yang terbentuk pada model.

Pertanyaan:

1. Gambarkan sketsa model konfigurasi Fenomena A (Gerhana Matahari) dan Fenomena B (Gerhana Bulan) berdasarkan data sekunder yang telah diolah!

Ruang gambar

Dua kotak gambar terpisah: Kotak 1 untuk 'Model Konfigurasi Fenomena A' berlabel nama benda langit dan bayangan; Kotak 2 untuk 'Model Konfigurasi Fenomena B' berlabel nama benda langit dan bayangan.

Kegiatan 3: Menjelaskan Hubungan Posisi Relatif dengan Fenomena Alam Berdasarkan Model

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Hasil model konfigurasi Kegiatan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati kembali model konfigurasi yang telah kamu buat pada Kegiatan 2.
  2. Hubungkan perubahan posisi benda langit di tengah (Bulan atau Bumi) terhadap jenis fenomena alam yang teramati dari permukaan Bumi.
  3. Tuliskan penjelasan logis berdasarkan bukti data posisi relatif dan model yang telah dihasilkan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan model yang dibuat dari data sekunder, jelaskan mengapa ketika posisi relatif Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi terjadi Gerhana Matahari di wilayah Bumi yang terkena bayangan!

2. Berdasarkan model yang dibuat dari data sekunder, jelaskan hubungan antara posisi Bumi yang berada di antara Matahari dan Bulan terhadap terjadinya Gerhana Bulan!

Format isian paragraf bergaris masing-masing 3-4 baris untuk Pertanyaan 1 dan Pertanyaan 2.

REFLEKSI

1. Bagaimana pembuatan model konfigurasi membantumu melihat dengan jelas hubungan posisi benda langit dengan peristiwa gerhana?

2. Langkah mana dalam mengolah data sekunder menjadi model visual yang paling menantang bagimu, dan bagaimana kamu menyelesaikannya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.