LKPDPertemuan 9Bab 5Fase DSemester 2

LKPD IPA Kelas 7: Menelaah Validitas Urutan Takson Makhluk Hidup Berdasarkan Kesesuaian Ciri Spesifik Tingkat Famili dan Genus

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 7 dengan topik "Menelaah Validitas Urutan Takson Makhluk Hidup Berdasarkan Kesesuaian Ciri Spesifik Tingkat Famili dan Genus".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Menelaah Validitas Urutan Takson Makhluk Hidup Berdasarkan Kesesuaian Ciri Spesifik Tingkat Famili dan Genus

IPA - Kelas 7

Bab 5 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menelaah Validitas Urutan Takson Makhluk Hidup Berdasarkan Kesesuaian Ciri Spesifik Tingkat Famili dan Genus

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenelaah Validitas Urutan Takson Makhluk Hidup Berdasarkan Kesesuaian Ciri Spesifik Tingkat Famili dan Genus
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menelaah hasil identifikasi makhluk hidup sesuai dengan karakteristiknya

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap data identifikasi dan deskripsi karakteristik makhluk hidup yang disediakan dengan cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri atau bersama rekan kelompok untuk menelaah kesesuaian antara karakteristik fisik makhluk hidup dan penempatan taksonnya.
  • Tuliskan hasil telaah, bukti karakteristik pendukung, dan evaluasi validitas pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Hasil Identifikasi Takson Tingkat Famili (Kucing Besar dan Anjing)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati Data Kasus A: Peneliti mencatat hasil identifikasi Harimau loreng (Panthera tigris). Karakteristik teramati: memiliki cakar yang dapat ditarik masuk (retractile claws), bentuk kepala membulat, karnivora pemburu soliter. Peneliti memasukkan spesimen ini ke dalam Famili Felidae.
  2. Cermati Data Kasus B: Peneliti mencatat hasil identifikasi Serigala abu-abu (Canis lupus). Karakteristik teramati: cakar tidak dapat ditarik masuk, moncong memanjang, hidup berkelompok. Peneliti memasukkan spesimen ini ke dalam Famili Felidae dengan alasan sama-sama pemakan daging bertaring tajam.
  3. Telaah apakah penempatan takson tingkat famili pada kedua kasus tersebut valid (benar) atau tidak valid (keliru) berdasarkan kesesuaian karakteristik yang diamati.
  4. Tuliskan alasan penelaahan pada tabel analisis.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan karakteristik cakar dan bentuk kepala yang diamati, apakah hasil identifikasi penempatan Famili pada Kasus A (Harimau -> Felidae) valid? Berikan telaah alasan kesesuaian karakteristiknya!

2. Berdasarkan data karakteristik Kasus B, telaahlah kekeliruan hasil identifikasi penempatan Famili Serigala ke dalam Felidae! Sebutkan famili yang tepat beserta karakteristik pembuktinya!

Tuliskan jawaban pada lembar isian dengan format: [Status Validitas: Valid/Tidak Valid] diikuti [Bukti Karakteristik yang Sesuai/Tidak Sesuai] dan [Penjelasan Telaah].

Kegiatan 2: Menelaah Kesesuaian Ciri Spesifik Tingkat Genus pada Tumbuhan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel Data Karakteristik Morfologi Tumbuhan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel data hasil identifikasi 3 spesimen tumbuhan yang dicatat oleh seorang praktikan botani:
  2. Spesimen 1 (Tomat): Bunga berbentuk bintang, mahkota kuning, buah buni berair banyak biji, daun menyirip majemuk. Dicatat sebagai Genus Solanum.
  3. Spesimen 2 (Terung): Bunga bintang keunguan, batang berduri halus/berbulu, buah buni berdaging. Dicatat sebagai Genus Solanum.
  4. Spesimen 3 (Padi): Bunga majemuk bulir tanpa mahkota mencolok, daun bertulang sejajar dengan pelepah membungkus batang, buah kariopsis/padi. Dicatat sebagai Genus Solanum karena praktikan menganggap semuanya adalah tumbuhan berbiji tertutup penghasil pangan.
  5. Telaah validitas pengelompokan tingkat genus ketiga spesimen tersebut berdasarkan karakteristik organ reproduksi dan vegetatifnya.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel telaah validitas berikut untuk menentukan apakah pengelompokan genus praktikan sesuai dengan karakteristik spesimen!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan telaahmu pada Spesimen 3, mengapa kesamaan 'sama-sama tumbuhan berbiji tertutup penghasil pangan' tidak valid dijadikan dasar penempatan dalam satu genus yang sama?

Format tabel 4 kolom: Kolom 1 (Nama Spesimen), Kolom 2 (Karakteristik Kunci Teramati), Kolom 3 (Status Validitas: Valid/Tidak Valid), Kolom 4 (Telaah Alasan Penempatan Genus). Lanjutkan dengan paragraf singkat untuk pertanyaan diskusi nomor 2.

Kegiatan 3: Menelaah dan Merevisi Bagan Urutan Takson Hasil Identifikasi Spesimen Misteri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu Identifikasi Takson
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Seorang laboran menyajikan kartu identifikasi hewan dengan urutan takson: Ordo Carnivora -> Famili Felidae -> Genus Canis -> Spesies Canis familiaris (Anjing rumah).
  2. Karakteristik spesimen yang terverifikasi di laboratorium: bertaring tajam pemakan daging, cakar tumpul tidak dapat ditarik masuk ke bantalan kuku, bentuk moncong maju memanjang.
  3. Telaah letak ketidaksesuaian/inkonsistensi urutan takson tersebut berdasarkan ciri-ciri yang ada.
  4. Lakukan rekonstruksi urutan takson yang valid dan lengkap dari ordo hingga spesies sesuai dengan data karakteristiknya.

Pertanyaan:

1. Tunjukkan satu tingkatan takson pada kartu identifikasi laboran yang tidak valid/salah tempat berdasarkan karakteristik cakar dan moncong spesimen!

2. Tuliskan hasil telaah dan urutan takson yang valid hasil revisimu (mulai dari Ordo, Famili, Genus, hingga Spesies) yang sepenuhnya cocok dengan seluruh karakteristik terverifikasi!

Tuliskan identifikasi kesalahan pada takson tertentu, lalu tuliskan diagram urutan takson hasil perbaikan: [Ordo] -> [Famili] -> [Genus] -> [Spesies] disertai karakteristik pembenar di samping masing-masing takson.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari penelaahan ciri tingkat famili dan genus hari ini yang paling menantang ketelitianmu saat membedakan makhluk hidup?

2. Mengapa kita harus cermat menelaah bukti karakteristik fisik spesimen sebelum menyetujui nama takson famili atau genus yang tercatat pada label identifikasi?

3. Bagaimana kemampuan menelaah kesesuaian ciri makhluk hidup ini membantumu memahami hubungan kekerabatan makhluk hidup di lingkungan sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.