LKPDPertemuan 6Bab 4Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 7: Hukum III Newton: Gaya Aksi-Reaksi dan Penerapannya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 7 dengan topik "Hukum III Newton: Gaya Aksi-Reaksi dan Penerapannya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Hukum III Newton: Gaya Aksi-Reaksi dan Penerapannya

IPA - Kelas 7

Bab 4 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Hukum III Newton: Gaya Aksi-Reaksi dan Penerapannya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikHukum III Newton: Gaya Aksi-Reaksi dan Penerapannya
Alokasi Waktu80 menit (3 kegiatan)
Tipe Aktivitascampuran (pengamatan, percobaan, diskusi, dan penulisan laporan)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui percobaan pembuatan alat penyiram tanaman sederhana, murid dapat menjelaskan prinsip gaya aksi dan reaksi pada Hukum III Newton serta mengidentifikasi pasangan gaya aksi-reaksi pada benda.
  2. Melalui kegiatan berkarya produk alat penyiram tanaman, murid dapat mengomunikasikan hasil percobaan secara sistematis dalam laporan singkat yang memuat data, analisis, dan kesimpulan.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini bersama kelompokmu (3–4 orang). Pastikan semua anggota kelompok aktif berkontribusi.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai bekerja.
  • Tuliskan hasil pengamatanmu dengan jujur sesuai apa yang benar-benar terjadi saat percobaan.
  • Jika ada kata atau konsep yang belum kamu pahami, diskusikan dahulu dengan kelompokmu sebelum bertanya ke guru.
  • Jaga keselamatan selama bekerja: hati-hati saat menggunakan paku dan mengisi air.
  • Setelah selesai, rapikan alat dan bahan serta bersihkan tempat kerjamu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kenali Dulu: Aksi dan Reaksi di Sekitarmu

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar-gambar situasi berikut yang akan dibacakan/ditampilkan gurumu: (1) roket meluncur ke atas, (2) orang mendorong tembok, (3) seseorang melompat dari perahu ke dermaga.
  2. Untuk setiap situasi, pikirkan: benda mana yang memberikan gaya (aksi) dan benda mana yang menerima serta membalas gaya (reaksi)?
  3. Diskusikan bersama kelompokmu selama 3 menit, lalu tuliskan jawabanmu di tabel yang tersedia.
  4. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan analisis di bawahnya secara individu terlebih dahulu, kemudian bandingkan jawabanmu dengan teman sekelompok.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut untuk setiap situasi yang kamu amati. Tentukan: (a) benda yang memberikan gaya aksi, (b) arah gaya aksi, (c) benda yang memberikan gaya reaksi, dan (d) arah gaya reaksi.

Ruang tabel jawaban

2. Dari ketiga situasi yang kamu amati, apa pola yang kamu temukan antara gaya aksi dan gaya reaksi? Tuliskan dalam satu atau dua kalimat dengan kata-katamu sendiri.

3. Menurut Hukum III Newton, apakah gaya aksi dan reaksi bisa bekerja pada benda yang SAMA? Jelaskan alasanmu!

4. Diskusi kelompok: Pernahkah kamu merasakan sendiri gaya aksi-reaksi dalam aktivitas sehari-hari? Ceritakan satu contoh nyata dari pengalamanmu, dan jelaskan mana yang menjadi aksi dan mana yang menjadi reaksi.

Tabel 4 kolom untuk soal no. 1: Situasi | Gaya Aksi (benda & arah) | Gaya Reaksi (benda & arah) | Apakah besarnya sama? (Ya/Tidak). Untuk soal no. 2, 3, dan 4: tulis uraian bebas minimal 3 kalimat per jawaban. Soal no. 4 ditulis sebagai kesimpulan diskusi kelompok.

Kegiatan 2: Ayo Berkarya: Membuat Penyiram Tanaman Berputar

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kaleng atau kardus kotak susu bekas (1 buah per kelompok)
  • Paku kecil (1 buah)
  • Palu kecil atau benda keras untuk melubangi
  • Tali sepanjang ±50 cm
  • Penggaris
  • Air secukupnya
  • Wadah/ember penampung air
  • Stopwatch atau timer HP
  • Spidol permanen untuk memberi tanda

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan alat dan bahan yang telah disediakan: kaleng/kardus kotak susu bekas (1 buah), paku kecil, palu atau benda keras untuk melubangi, tali sepanjang ±50 cm, penggaris, air, dan wadah penampung air.
  2. Langkah 1 — Buat lubang gantung: Lubangi satu lubang pada masing-masing sudut bagian atas kaleng (total 4 lubang), lalu masukkan tali untuk menggantung kaleng.
  3. Langkah 2 — Buat lubang semprot: Gunakan paku untuk membuat 3–4 lubang kecil di bagian bawah atau sisi bawah kaleng. PENTING: Miringkan paku ke satu arah yang sama saat melubangi, sehingga semua lubang menghadap ke arah yang sama (misalnya semua ke kiri).
  4. Langkah 3 — Uji coba pertama: Gantung kaleng pada tiang atau pegangan yang telah disiapkan guru. Isi kaleng dengan air hingga setengahnya. Amati apa yang terjadi pada kaleng saat air mulai menyemprot keluar.
  5. Langkah 4 — Catat data: Amati arah semprotan air, arah putaran kaleng, jumlah putaran, dan waktu hingga kaleng berhenti berputar. Catat dalam tabel pengamatan.
  6. Langkah 5 — Variasi percobaan: Ulangi langkah 3–4 dengan mengubah volume air (setengah kaleng dan tiga perempat kaleng). Catat data untuk setiap variasi.
  7. Diskusikan hasil pengamatanmu bersama kelompok menggunakan pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel data pengamatan berikut untuk dua kondisi pengisian air yang berbeda.

Ruang tabel jawaban

2. Pada percobaan ini, identifikasi pasangan gaya aksi-reaksi yang terjadi. Gambarlah sketsa sederhana kaleng dari tampak atas, lalu tambahkan panah yang menunjukkan arah gaya aksi (arah semprotan air) dan arah gaya reaksi (arah putaran kaleng). Beri label pada setiap panah.

Ruang gambar

3. Mengapa kaleng berputar ke arah yang berlawanan dengan arah semprotan air? Hubungkan jawabanmu dengan bunyi Hukum III Newton (F_aksi = –F_reaksi).

4. Apa yang terjadi pada kecepatan putaran kaleng saat volume air berkurang (semakin sedikit)? Mengapa demikian? Tuliskan analisismu.

5. Menurutmu, bagaimana prinsip kerja alat penyiram tanaman ini mirip dengan cara kerja roket? Diskusikan dengan kelompokmu dan tuliskan persamaannya dalam 2–3 kalimat.

Soal no. 1: Tabel 4 kolom — Tinggi Air (cm) | Jumlah Putaran Kaleng | Waktu hingga Berhenti (menit) | Kecepatan Putar (putaran/menit). Isi dua baris untuk dua kondisi volume air yang berbeda. Soal no. 2: Kotak gambar kosong berukuran ±8×8 cm untuk sketsa kaleng tampak atas. Soal no. 3, 4, dan 5: Uraian bebas, minimal 3 kalimat per jawaban.

Kegiatan 3: Laporkan Temuanmu: Laporan Singkat Percobaan

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan seluruh kegiatan percobaan yang telah kamu lakukan pada Kegiatan 2, susunlah laporan singkat percobaan secara berkelompok.
  2. Laporan terdiri atas empat bagian: Tujuan Percobaan, Data Pengamatan, Analisis, dan Kesimpulan. Ikuti panduan pertanyaan di bawah untuk memandu penulisan tiap bagian.
  3. Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan kalimat lengkap. Hindari menyalin jawaban dari Kegiatan 2 secara mentah — tuliskan ulang dengan kalimat yang lebih rapi dan terstruktur.
  4. Setiap anggota kelompok wajib membaca ulang laporan sebelum dikumpulkan dan menandatangani di bagian bawah sebagai tanda persetujuan.

Pertanyaan:

1. TUJUAN PERCOBAAN — Tuliskan tujuan dari percobaan yang telah kamu lakukan dalam 1–2 kalimat. Tujuan harus menyebutkan apa yang ingin dibuktikan atau diamati.

2. DATA PENGAMATAN — Salin dan rapikan tabel data yang sudah kamu catat pada Kegiatan 2 (nomor 1). Pastikan tabel memiliki judul dan satuan yang jelas pada setiap kolomnya.

Ruang tabel jawaban

3. ANALISIS — Berdasarkan data pengamatanmu, jawab dua pertanyaan analisis berikut: (a) Apa hubungan antara volume air dengan kecepatan putaran kaleng? (b) Bagaimana prinsip Hukum III Newton menjelaskan mekanisme putaran kaleng pada alat penyiram ini?

4. KESIMPULAN — Tuliskan kesimpulan percobaanmu dalam 2–3 kalimat. Kesimpulan harus menjawab tujuan percobaan dan menggunakan data sebagai bukti.

5. EVALUASI PERCOBAAN — Apakah ada kendala atau ketidaksesuaian yang kamu temui selama percobaan (misalnya kaleng tidak berputar rata, data tidak konsisten)? Jika ada, tuliskan kemungkinan penyebabnya dan bagaimana cara memperbaikinya jika diulang.

Laporan ditulis dalam format berurutan: (1) Judul Laporan, (2) Nama Anggota Kelompok, (3) Tujuan Percobaan — uraian 1–2 kalimat, (4) Data Pengamatan — tabel 4 kolom dengan judul dan satuan, (5) Analisis — uraian 2 paragraf menjawab pertanyaan (a) dan (b), (6) Kesimpulan — uraian 2–3 kalimat, (7) Evaluasi Percobaan — uraian 2–3 kalimat, (8) Tanda tangan semua anggota kelompok.

REFLEKSI

1. Setelah melakukan percobaan hari ini, coba bayangkan: di mana lagi dalam kehidupan sehari-harimu kamu 'merasakan' gaya reaksi tanpa menyadarinya sebelumnya? Ceritakan satu situasi dan jelaskan mana aksi dan mana reaksinya.

2. Bagian mana dari percobaan membuat alat penyiram ini yang menurutmu paling menantang? Apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya, dan apa yang akan kamu lakukan berbeda jika mengulang percobaan ini?

3. Alat penyiram yang kamu buat hari ini bisa benar-benar digunakan untuk menyiram tanaman di sekolah. Bagaimana perasaanmu ketika hasil karyamu punya manfaat nyata? Apa yang ingin kamu tingkatkan dari alat ini agar lebih efektif?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.