LKPDPertemuan 6Bab 3Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 7: Mengolah Data Penyelidikan Pengaruh Kalor terhadap Suhu dan Pemuaian Logam ke dalam Bentuk Tabel dan Grafik Garis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 7 dengan topik "Mengolah Data Penyelidikan Pengaruh Kalor terhadap Suhu dan Pemuaian Logam ke dalam Bentuk Tabel dan Grafik Garis".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Mengolah Data Penyelidikan Pengaruh Kalor terhadap Suhu dan Pemuaian Logam ke dalam Bentuk Tabel dan Grafik Garis

IPA - Kelas 7

Bab 3 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mengolah Data Penyelidikan Pengaruh Kalor terhadap Suhu dan Pemuaian Logam ke dalam Bentuk Tabel dan Grafik Garis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMengolah Data Penyelidikan Pengaruh Kalor terhadap Suhu dan Pemuaian Logam ke dalam Bentuk Tabel dan Grafik Garis
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengolah data dari penyelidikan pengaruh kalor terhadap suhu dan pemuaian dalam bentuk tabel atau grafik

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan data penyelidikan yang disajikan dengan cermat.
  • Siapkan alat tulis dan penggaris untuk membuat tabel serta grafik garis secara rapi dan presisi.
  • Bekerjasamalah secara aktif dalam kelompok untuk mengolah data mentah menjadi bentuk tabel dan grafik yang tepat.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat langkah pengolahan data yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengorganisasikan Data Mentah Pemanasan Air ke dalam Tabel Terstruktur

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan/LKPD
  • Penggaris
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati catatan data mentah hasil penyelidikan pemanasan 200 mL air berikut: 'Menit ke-0 suhu 28°C; menit ke-2 suhu 36°C; menit ke-4 suhu 44°C; menit ke-6 suhu 52°C; menit ke-8 suhu 60°C; menit ke-10 suhu 68°C'.
  2. Tentukan variabel bebas (faktor yang diubah secara teratur) dan variabel terikat (faktor yang diukur nilainya).
  3. Susunlah data tersebut ke dalam tabel 2 kolom: kolom kiri untuk variabel bebas beserta satuannya, dan kolom kanan untuk variabel terikat beserta satuannya.
  4. Jawablah pertanyaan analisis pengolahan data yang menyertainya.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data mentah di atas, buatlah tabel pengolahan data yang memuat judul tabel, nama variabel, satuan, dan pasangan nilai yang tepat!

Ruang tabel jawaban

2. Dari tabel yang telah kamu susun, tentukan besarnya kenaikan suhu air setiap selang waktu 2 menit!

Tabel 2 kolom dengan baris header: Kolom 1 'Waktu Pemanasan (menit)' dan Kolom 2 'Suhu Air (°C)', diikuti 6 baris data untuk menit ke-0, 2, 4, 6, 8, dan 10. Di bawah tabel disediakan ruang isian singkat untuk menjawab perhitungan kenaikan suhu.

Kegiatan 2: Mengonstruksi Grafik Garis Pengaruh Kalor terhadap Perubahan Suhu

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus
  • Pulpen/spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan data dari tabel pemanasan air pada Kegiatan 1 untuk membuat grafik garis pada bidang koordinat yang telah disediakan.
  2. Plotkan variabel bebas (Waktu) pada sumbu horizontal (sumbu-x) dengan skala teratur: 0, 2, 4, 6, 8, 10 menit.
  3. Plotkan variabel terikat (Suhu Air) pada sumbu vertikal (sumbu-y) dengan skala teratur dimulai dari 20°C hingga 70°C (kelipatan 10°C).
  4. Tandai titik koordinat pasangan data (x, y) menggunakan titik tebal, lalu hubungkan titik-titik tersebut dengan garis lurus menggunakan penggaris.
  5. Lengkapi grafik dengan judul grafik serta label nama dan satuan pada masing-masing sumbu.

Pertanyaan:

1. Gambarkan grafik garis hubungan antara waktu pemanasan dan suhu air secara lengkap dengan judul, skala sumbu yang konsisten, label sumbu, dan penandaan titik yang presisi!

Ruang gambar

2. Berdasarkan grafik garis yang telah kamu buat, bagaimana kecenderungan bentuk garis tersebut dari menit ke-0 hingga menit ke-10?

Kertas berpetak/grid koordinat berukuran 10x10 kotak lengkap dengan panduan sumbu-x dan sumbu-y, diikuti 2 baris bergaris untuk menuliskan deskripsi kecenderungan bentuk grafik garis.

Kegiatan 3: Mengolah Data Penyelidikan Pemuaian Panjang Logam ke dalam Tabel dan Grafik Perbandingan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan catatan data mentah pertambahan panjang batang tembaga (panjang awal 100 cm) saat dipanaskan: 'Suhu 30°C bertambah 0,0 mm; suhu 50°C bertambah 0,34 mm; suhu 70°C bertambah 0,68 mm; suhu 90°C bertambah 1,02 mm'.
  2. Susunlah data tersebut ke dalam tabel pengolahan data pemuaian panjang logam yang memuat kolom Suhu (°C) dan Pertambahan Panjang Logam (mm).
  3. Gambarkan grafik garis hubungan antara suhu dan pertambahan panjang logam berdasarkan tabel tersebut.
  4. Selesaikan kegiatan pengolahan data ini, lalu lakukan refleksi pembelajaran bersama kelompok.

Pertanyaan:

1. Sajikan data mentah pemuaian batang tembaga di atas ke dalam tabel pengolahan data yang rapi dan lengkap!

Ruang tabel jawaban

2. Buatlah grafik garis yang memplotkan Suhu (°C) pada sumbu-x dan Pertambahan Panjang (mm) pada sumbu-y berdasarkan tabel yang telah kamu susun!

Ruang gambar

Format tabel 2 kolom (4 baris data) untuk data pemuaian, dilanjutkan grid grafik berpetak untuk menggambar grafik pemuaian panjang tembaga, serta kolom refleksi penutup.

REFLEKSI

1. Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi saat menentukan skala sumbu pada pembuatan grafik garis?

2. Menurutmu, mengapa pengolahan data mentah ke dalam bentuk tabel dan grafik garis lebih memudahkan kita dalam melihat pola perubahan daripada hanya membaca catatan teks?

3. Langkah mana dalam menyusun tabel atau grafik hari ini yang menurutmu paling menyenangkan untuk dikerjakan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.