LKPDPertemuan 4Bab 3Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 7: Perpindahan Kalor: Konduksi, Konveksi, dan Radiasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 7 dengan topik "Perpindahan Kalor: Konduksi, Konveksi, dan Radiasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Perpindahan Kalor: Konduksi, Konveksi, dan Radiasi

IPA - Kelas 7

Bab 3 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Perpindahan Kalor: Konduksi, Konveksi, dan Radiasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikPerpindahan Kalor: Konduksi, Konveksi, dan Radiasi
Alokasi Waktu80 menit (2 JP × 40 menit)
Tipe AktivitasCampuran (pengamatan, diskusi, percobaan, refleksi)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis tiga cara perpindahan kalor (konduksi, konveksi, dan radiasi) beserta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat merancang dan melakukan percobaan untuk mengamati salah satu jenis perpindahan kalor, kemudian mengomunikasikan hasil pengamatan dengan argumen yang sesuai.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini bersama kelompokmu (3–4 orang per kelompok).
  • Tuliskan nama seluruh anggota kelompok dan kelas di pojok kanan atas lembar ini.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk menjawab; jika salah, coret rapi dan tulis ulang.
  • Diskusikan setiap pertanyaan sebelum menuliskan jawaban akhir kelompok.
  • Jaga ketertiban dan kebersihan saat melakukan percobaan — keselamatan adalah prioritas utama.
  • Jika ada istilah atau langkah yang belum dipahami, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Kalor — Mengamati & Menganalisis Cara Perpindahan Kalor

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku siswa IPA Kelas 7 (halaman perpindahan kalor)
  • Gambar ilustrasi perpindahan kalor (disiapkan guru atau dicetak)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ilustrasi situasi berikut dengan seksama.
  2. Amati gambar-gambar yang diberikan gurumu (atau buku siswa halaman perpindahan kalor) yang menampilkan: (a) setrika pakaian, (b) air mendidih dalam panci, (c) panas matahari terasa di kulit.
  3. Diskusikan dengan kelompokmu: pada setiap situasi, bagaimana kalor berpindah? Apakah ada perpindahan materi? Apakah membutuhkan medium?
  4. Isi tabel analisis pada bagian pertanyaan di bawah ini.
  5. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan uraian yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan hasil diskusi kelompokmu!

SituasiNama Cara Perpindahan KalorApakah Memerlukan Medium? (Ya/Tidak)Apakah Partikel Materi Ikut Berpindah? (Ya/Tidak)Satu Contoh Lain dalam Kehidupan Sehari-hari
Setrika panas menyentuh kain............
Air panas bergerak dari bawah ke atas dalam panci............
Hangatnya sinar matahari terasa di kulit............

2. Berdasarkan tabel di atas, tuliskan definisi singkatmu sendiri (dengan bahasa yang kamu pahami) untuk masing-masing cara perpindahan kalor berikut:

  1. Konduksi adalah ...
    1. Konveksi adalah ...
    2. Radiasi adalah ...

3. Mengapa pegangan panci biasanya dibuat dari plastik atau kayu, bukan dari logam? Hubungkan jawabanmu dengan konsep konduksi!

4. Perhatikan peristiwa angin laut dan angin darat di daerah pantai. Menurut kelompokmu, peristiwa tersebut termasuk jenis perpindahan kalor apa? Jelaskan alasanmu!

Isi langsung pada tabel 5-kolom yang tersedia (nomor 1). Untuk nomor 2–4, tulis jawaban di kotak uraian masing-masing nomor (minimal 2 kalimat per poin).

Kegiatan 2: Ayo Bereksperimen — Menyelidiki Konduksi Kalor pada Berbagai Bahan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 1 batang aluminium/sendok logam (± 15 cm)
  • 1 batang kayu (± 15 cm, misal tusuk sate besar)
  • 1 batang plastik (± 15 cm, misal sedotan tebal/penggaris plastik kecil)
  • 1 lilin meja + korek api (untuk sumber panas)
  • Butir-butir kecil lilin parafin atau mentega (sebagai indikator suhu)
  • Penjepit kayu atau kain untuk memegang batang
  • Stopwatch / timer HP
  • Alas tahan panas (misal: tatakan keramik atau piring kecil)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebelum mulai, pastikan seluruh alat dan bahan sudah tersedia di meja kelompokmu.
  2. Bacalah seluruh prosedur hingga selesai sebelum mulai menyalakan lilin.
  3. Perhatian keselamatan: jangan menyentuh bagian logam yang sudah dipanaskan dengan tangan telanjang. Gunakan penjepit atau kain.
  4. Tuliskan prediksimu pada Pertanyaan 1 SEBELUM melakukan percobaan.
  5. Lakukan percobaan sesuai langkah berikut: a. Siapkan 3 batang bahan uji (logam/sendok aluminium, kayu, dan plastik) dengan panjang yang sama (± 15 cm). b. Tempelkan satu butir lilin kecil (atau mentega) di ujung masing-masing batang bahan uji. c. Pegang ujung lainnya menggunakan kain/penjepit, lalu dekatkan ujung yang tidak ada lilinnya secara bersamaan ke sumber panas (lilin yang menyala) selama maksimal 3 menit. d. Amati dan catat: batang mana yang lilinnya meleleh lebih dulu? Berapa lama waktu yang dibutuhkan? e. Matikan sumber panas setelah percobaan selesai.
  6. Catat semua hasil pengamatan di tabel dan jawab pertanyaan analisis.

Pertanyaan:

1. Sebelum melakukan percobaan, tuliskan prediksimu: batang bahan manakah yang menurutmu akan melelehkan lilin paling cepat? Mengapa?

2. Catat hasil pengamatanmu pada tabel berikut!

BahanWaktu Lilin Mulai Meleleh (detik/menit)Urutan Kecepatan (1 = tercepat)Pengamatan Lain
Logam (aluminium/besi).........
Kayu.........
Plastik.........

3. Apakah hasil pengamatanmu sesuai dengan prediksimu di nomor 1? Jelaskan mengapa hasilnya bisa demikian menggunakan konsep konduksi kalor!

4. Berdasarkan percobaan ini, kelompokkanlah bahan berikut ke dalam kolom yang tepat!
Bahan: besi, karet, kaca, tembaga, kain wol, perak, keramik, emas

Konduktor (penghantar kalor baik)Isolator (penghantar kalor buruk)
......

5. Diskusikan bersama kelompokmu: berikan 2 contoh nyata penggunaan konduktor dan 2 contoh penggunaan isolator dalam kehidupan sehari-hari. Jelaskan alasan pemilihan bahannya!

Prediksi ditulis di kotak isian nomor 1. Hasil percobaan diisi di tabel 4-kolom (nomor 2). Analisis dan diskusi ditulis di kotak uraian masing-masing (nomor 3 dan 5). Klasifikasi bahan diisi di tabel 2-kolom (nomor 4).

Kegiatan 3: Kalor di Sekitar Kita — Mengomunikasikan Hasil & Menghubungkan dengan Dunia Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penggaris (untuk membuat peta konsep)
  • Alat tulis warna (opsional, untuk mempercantik peta konsep)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini terdiri dari dua bagian: (A) membuat 'Peta Konsep Mini' dan (B) menjawab studi kasus.
  2. Bagian A — Peta Konsep Mini: a. Gunakan kotak dan panah untuk menghubungkan konsep-konsep berikut: KALOR, KONDUKSI, KONVEKSI, RADIASI, medium diperlukan, medium tidak diperlukan, partikel ikut bergerak, partikel tidak ikut bergerak, contoh kehidupan sehari-hari. b. Gambar di ruang yang disediakan (kotak besar di lembar ini). c. Tidak ada jawaban yang 100% sama — yang penting hubungan antar konsep logis dan bisa kamu jelaskan.
  3. Bagian B — Studi Kasus: Baca setiap situasi, lalu jawab pertanyaan yang menyertainya.
  4. Setelah selesai, satu perwakilan kelompok siap mempresentasikan peta konsep dan jawaban studi kasus secara singkat (2–3 menit) kepada kelas.

Pertanyaan:

1. Bagian A — Gambarkan Peta Konsep Mini yang menghubungkan tiga cara perpindahan kalor beserta ciri dan contohnya. Gunakan kotak, panah, dan label penghubung yang jelas.

Ruang gambar

2. Studi Kasus 1 — Thermos/Termos Air Panas:
Termos dibuat dengan dinding berlapis dua yang di tengahnya berisi ruang hampa udara, dan permukaannya dilapisi perak/aluminium mengkilap. Jelaskan bagaimana desain termos tersebut mencegah ketiga jenis perpindahan kalor agar air di dalamnya tetap panas!

3. Studi Kasus 2 — Balon Udara:
Balon udara dapat terbang karena udara di dalamnya dipanaskan dengan pembakar gas. Ketika udara di dalam balon menjadi lebih panas, balon pun terangkat ke atas. Identifikasi jenis perpindahan kalor apa saja yang terlibat dalam peristiwa ini, dan jelaskan peran masing-masing!

4. Kelompokmu baru saja melakukan percobaan dan diskusi tentang perpindahan kalor. Tuliskan satu pertanyaan sains lanjutan yang ingin kamu selidiki lebih jauh tentang topik ini — dan jelaskan bagaimana cara kamu menyelidikinya!

Nomor 1: gambar peta konsep di kotak besar (±10×15 cm) yang disediakan di lembar LKPD, gunakan pensil agar bisa direvisi. Nomor 2 dan 3: tulis jawaban di kotak uraian (minimal 3 kalimat). Nomor 4: tulis di kotak diskusi — cantumkan pertanyaan sains dan rancangan singkat penyelidikan.

REFLEKSI

1. Dari ketiga cara perpindahan kalor yang kamu pelajari hari ini, mana yang paling sering kamu temui dalam kehidupan sehari-hari di rumah atau sekolahmu? Ceritakan satu peristiwa dan jelaskan jenis perpindahan kalornya!

2. Apakah ada bagian dari kegiatan hari ini yang membuatmu bingung atau ingin tahu lebih lanjut? Tuliskan pertanyaanmu — pertanyaan yang bagus adalah tanda bahwa kamu berpikir dengan serius!

3. Setelah belajar tentang perpindahan kalor, apakah kamu akan mengubah cara kamu melakukan sesuatu di rumah (misalnya memilih alat masak, memakai pakaian tertentu saat panas, atau merancang ruangan)? Jelaskan!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.