LKPDPertemuan 3Bab 3Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 7: Konsep Kalor, Perubahan Suhu, dan Perubahan Wujud Zat Akibat Kalor

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 7 dengan topik "Konsep Kalor, Perubahan Suhu, dan Perubahan Wujud Zat Akibat Kalor". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Konsep Kalor, Perubahan Suhu, dan Perubahan Wujud Zat Akibat Kalor

IPA - Kelas 7

Bab 3 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Konsep Kalor, Perubahan Suhu, dan Perubahan Wujud Zat Akibat Kalor

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikKonsep Kalor, Perubahan Suhu, dan Perubahan Wujud Zat Akibat Kalor
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran (eksplorasi konsep, percobaan, diskusi, refleksi)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan konsep kalor sebagai energi yang berpindah akibat perbedaan suhu serta menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan perubahan wujud zat.
  2. Murid dapat melakukan percobaan sederhana untuk menyelidiki hubungan antara kalor yang diberikan dengan perubahan suhu benda, lalu menyusun laporan singkat hasil percobaan secara sistematis.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini bersama kelompokmu (3–4 orang), diskusikan setiap pertanyaan sebelum menulis jawaban.
  • Tulislah jawaban dengan kalimat lengkap dan jelas. Untuk tabel, isi semua kolom yang tersedia.
  • Jika ada istilah yang belum dipahami, tandai dan tanyakan kepada gurumu.
  • Jaga kebersihan dan keselamatan saat melakukan percobaan — hati-hati dengan bahan panas!
  • Waktu total pengerjaan adalah ±70 menit. Perhatikan estimasi waktu di setiap kegiatan agar kalian bisa menyelesaikan semua bagian.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Apa Itu Kalor? Menguak Energi di Balik Rasa Panas

Estimasi: 15 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu baru saja memegang segelas air dingin, lalu memegang segelas air panas. Rasakan perbedaannya dalam benakmu.
  2. Perhatikan dua gambar situasi berikut yang akan dibacakan gurumu atau dapat kamu bayangkan: (A) Es batu dimasukkan ke dalam air hangat; (B) Sendok logam dibiarkan di dalam sup panas.
  3. Diskusikan dalam kelompokmu: apa yang kira-kira terjadi pada es batu dan pada sendok logam tersebut? Ke mana 'panas' itu berpindah?
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan hasil diskusi dan pengetahuanmu.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan situasi (A) dan (B) di atas, tuliskan arah perpindahan kalor (dari mana ke mana) pada masing-masing situasi. Gunakan kata 'berpindah dari ... ke ...' dalam jawabanmu.

2. Lengkapi tabel berikut untuk membandingkan konsep 'suhu' dan 'kalor'. Isilah kolom Definisi Singkat, Satuan, dan Alat Ukur untuk masing-masing konsep.

KonsepDefinisi SingkatSatuanAlat Ukur
Suhu.........
Kalor.........

3. Menurutmu, apakah benda yang suhunya tinggi selalu memiliki kalor lebih banyak dibanding benda bersuhu rendah? Jelaskan pendapatmu dengan satu contoh nyata dari kehidupan sehari-hari!

Jawab pertanyaan 1 dan 3 dalam bentuk paragraf singkat (3–5 kalimat). Jawab pertanyaan 2 dengan mengisi tabel 3 kolom yang telah disediakan.

Kegiatan 2: Percobaan: Kalor dan Perubahan Suhu — Semakin Banyak Kalor, Makin Panas?

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Air (100 mL per percobaan)
  • Gelas beker 250 mL atau gelas tahan panas
  • Termometer (1 buah per kelompok)
  • Pemanas (lilin + tripod sederhana, atau kompor mini, atau pemanas air elektrik)
  • Stopwatch atau timer HP
  • Gelas ukur atau penggaris volume
  • Alat tulis dan penggaris untuk menggambar grafik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan alat dan bahan yang tertera di bawah.
  2. Tulis hipotesismu terlebih dahulu di bagian pertanyaan nomor 1 SEBELUM melakukan percobaan.
  3. Isi air sebanyak 100 mL ke dalam gelas beker/gelas plastik tahan panas.
  4. Ukur suhu awal air dan catat di tabel pengamatan.
  5. Nyalakan pemanas (lilin/kompor mini/pemanas air elektrik) dan panaskan air selama 2 menit. Ukur suhu akhir dan catat.
  6. Ulangi langkah 4–5 dengan variasi waktu pemanasan: 4 menit dan 6 menit (gunakan air baru dengan suhu awal yang sama setiap kali percobaan, atau lanjutkan dari suhu sebelumnya jika waktu terbatas — catat kondisinya).
  7. Matikan pemanas segera setelah selesai. Hati-hati saat mengukur suhu air panas — jangan menyentuh air atau uap secara langsung.
  8. Jawab pertanyaan analisis berdasarkan data yang kamu peroleh.

Pertanyaan:

1. Sebelum percobaan: Tuliskan hipotesismu! Menurutmu, apa yang akan terjadi pada suhu air jika waktu pemanasan (jumlah kalor yang diberikan) semakin lama? Gunakan kalimat 'Jika ... maka ...' dalam jawabanmu.

2. Catat hasil pengamatanmu dalam tabel berikut:

Percobaan ke-Waktu PemanasanSuhu Awal (°C)Suhu Akhir (°C)Kenaikan Suhu ΔT (°C)
12 menit.........
24 menit.........
36 menit.........

3. Berdasarkan data di tabelmu, gambarkan grafik sederhana hubungan antara waktu pemanasan (sumbu X) dan kenaikan suhu ΔT (sumbu Y). Beri judul grafik dan beri label pada kedua sumbu!

Ruang gambar

4. Analisis: Apakah hasil percobaanmu sesuai dengan hipotesis awalmu? Jelaskan hubungan antara jumlah kalor yang diberikan dengan perubahan suhu benda berdasarkan data yang kamu miliki!

5. Laporan Mini: Susun laporan singkat percobaanmu dengan mengisi format berikut:

  • Tujuan Percobaan: ...
  • Alat dan Bahan: ...
  • Langkah Kerja (ringkas, 3–4 langkah): ...
  • Hasil Pengamatan: (ringkas data tabel)
  • Kesimpulan: ...

Pertanyaan 1 dan 4: tulis dalam bentuk paragraf minimal 3 kalimat. Pertanyaan 2: isi tabel 5 kolom yang tersedia. Pertanyaan 3: gambar grafik di kotak kosong yang disediakan (ukuran ±8×8 cm), lengkapi dengan judul dan label sumbu. Pertanyaan 5: tulis laporan mini menggunakan format yang telah diberikan.

Kegiatan 3: Kalor dan Perubahan Wujud Zat — Mengapa Es Bisa Jadi Air Tanpa Suhunya Berubah?

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca ilustrasi berikut dengan seksama: Seorang anak bernama Rafi memanaskan es batu di dalam panci. Ia mengamati bahwa selama es mencair, termometer menunjukkan angka yang hampir tidak berubah. Namun setelah semua es menjadi air, suhu mulai naik kembali saat terus dipanaskan.
  2. Diskusikan dalam kelompokmu: Ke mana perginya kalor yang diberikan selama proses es mencair jika suhu tidak naik?
  3. Perhatikan diagram perubahan wujud zat berikut (bacakan atau gambarkan): Padat → (melebur) → Cair → (menguap) → Gas; dan sebaliknya: Gas → (mengembun) → Cair → (membeku) → Padat.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah berdasarkan diskusi dan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Jelaskan mengapa suhu es tidak langsung naik ketika dipanaskan, melainkan tetap di sekitar 0°C selama proses mencair. Kalor yang diberikan digunakan untuk apa?

2. Lengkapi tabel berikut tentang perubahan wujud zat dan pengaruh kalor:

Perubahan WujudNama ProsesKalor Diserap atau Dilepas?Contoh dalam Kehidupan
Padat → Cair.........
Cair → Gas.........
Gas → Cair.........
Cair → Padat.........

3. Perhatikan grafik pemanasan es berikut (grafik suhu vs waktu): Garis naik → Garis datar → Garis naik → Garis datar → Garis naik. Jelaskan apa yang terjadi pada setiap segmen garis (naik dan datar) tersebut! Apa yang dialami zat saat garisnya datar?

4. Tantangan berpikir: Saat kamu keluar dari kolam renang, tubuhmu terasa dingin meskipun suhu udara tidak terlalu rendah. Hubungkan fenomena ini dengan konsep perubahan wujud zat dan kalor yang sudah kamu pelajari!

Pertanyaan 1 dan 3: tulis jawaban dalam bentuk paragraf (minimal 4 kalimat per jawaban). Pertanyaan 2: isi tabel 4 kolom yang disediakan — pastikan semua baris terisi. Pertanyaan 4: tulis jawaban diskusi kelompok dalam 3–5 kalimat, boleh sertai gambar/sketsa sederhana jika membantu.

REFLEKSI

1. Setelah melakukan percobaan hari ini, hal baru apa yang paling membuatmu 'wah!' atau terkejut? Mengapa hal itu terasa baru bagimu?

2. Menurutmu, di mana saja dalam kehidupan sehari-hari konsep kalor, perubahan suhu, dan perubahan wujud zat ini bekerja tanpa kita sadari? Tuliskan minimal dua contoh yang berbeda dari yang sudah dibahas di kelas.

3. Bagian mana dari percobaan atau diskusi hari ini yang masih terasa membingungkan bagimu? Tuliskan pertanyaanmu — pertanyaan yang bagus adalah tanda pemikiran yang tajam!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.