LKPDPertemuan 2Bab 3Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 7: Skala Suhu dan Konversi Antar Skala Suhu

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 7 dengan topik "Skala Suhu dan Konversi Antar Skala Suhu". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Skala Suhu dan Konversi Antar Skala Suhu

IPA - Kelas 7

Bab 3 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Skala Suhu dan Konversi Antar Skala Suhu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikSkala Suhu dan Konversi Antar Skala Suhu
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membandingkan berbagai skala suhu (Celsius, Fahrenheit, Kelvin, Reamur) dan melakukan konversi antar skala suhu dengan tepat.
  2. Murid dapat mengolah data hasil pengukuran suhu dalam bentuk tabel dan menjelaskan hubungan antar skala suhu berdasarkan bukti hasil perhitungan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum memulai.
  • Kerjakan secara individu atau kelompok sesuai instruksi guru.
  • Gunakan alat tulis dan kalkulator untuk membantu perhitungan.
  • Diskusikan hasil pekerjaanmu dengan teman untuk memperkaya pemahaman.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada hal yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Keluarga Skala Suhu

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku siswa IPA
  • Alat tulis
  • Kalkulator

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan ilustrasi termometer dengan berbagai skala suhu yang ditampilkan guru atau yang ada di buku.
  2. Bacalah informasi tentang titik tetap bawah (es melebur) dan titik tetap atas (air mendidih) untuk setiap skala suhu.
  3. Lengkapi tabel perbandingan skala suhu di bawah ini berdasarkan informasi yang kamu peroleh.
  4. Diskusikan dengan teman sebangkumu: Mengapa setiap skala memiliki angka yang berbeda padahal mengukur hal yang sama?

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan informasi titik tetap bawah dan titik tetap atas masing-masing skala suhu!

Ruang tabel jawaban

2. Hitunglah rentang skala (selisih antara titik tetap atas dan bawah) untuk setiap skala suhu! Tuliskan dalam bentuk tabel.

Ruang tabel jawaban

3. Berdasarkan rentang skala yang kamu hitung, tuliskan perbandingan skala Celsius : Fahrenheit : Reamur : Kelvin dalam bentuk paling sederhana!

4. Menurut pendapatmu, mengapa para ilmuwan membuat skala suhu yang berbeda-beda? Diskusikan dengan temanmu dan tuliskan jawabannya!

Untuk pertanyaan 1 dan 2, buatlah tabel dengan 5 kolom (Skala Suhu, Titik Tetap Bawah, Titik Tetap Atas, Rentang Skala) dan 4 baris (Celsius, Fahrenheit, Reamur, Kelvin). Untuk pertanyaan 3, tuliskan perbandingan dalam satu baris. Untuk pertanyaan 4, tuliskan minimal 3 kalimat hasil diskusi.

Kegiatan 2: Petualangan Konversi Suhu

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator
  • Kertas buram untuk coret-coretan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan perbandingan skala suhu yang telah kamu temukan di kegiatan 1.
  2. Ingat! Untuk konversi dari Celsius: gunakan rumus t°C : (t°F - 32) : t°R : (t K - 273) = 5 : 9 : 4 : 5
  3. Kerjakan soal-soal konversi suhu berikut dengan menunjukkan langkah-langkah perhitunganmu.
  4. Tuliskan rumus yang kamu gunakan sebelum menghitung.
  5. Cek kembali jawabanmu dengan menggunakan perbandingan skala.

Pertanyaan:

1. Suhu air di dalam gelas adalah 40°C. Berapa suhu air tersebut jika diukur dengan termometer Fahrenheit?

2. Termometer menunjukkan suhu 77°F. Konversikan suhu tersebut ke dalam skala Celsius dan Reamur!

3. Suhu ruangan adalah 300 K. Berapa suhu tersebut dalam skala Celsius, Fahrenheit, dan Reamur?

4. Buatlah satu soal konversi suhu sendiri dan selesaikan! Tantang temanmu untuk mengerjakannya!

Untuk setiap soal, tuliskan: (1) Diketahui, (2) Rumus yang digunakan, (3) Langkah perhitungan lengkap, (4) Kesimpulan jawaban dengan satuan yang benar. Gunakan minimal 5-7 baris untuk setiap soal.

Kegiatan 3: Laboratorium Data: Mengolah dan Menganalisis Suhu

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator
  • Penggaris (untuk membuat tabel rapi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu adalah seorang peneliti yang mengukur suhu di berbagai tempat pada hari yang sama.
  2. Gunakan data pengukuran suhu yang diberikan dalam skala Celsius di bawah ini.
  3. Konversikan semua data suhu ke dalam skala Fahrenheit, Reamur, dan Kelvin.
  4. Masukkan hasil konversimu ke dalam tabel yang telah disediakan.
  5. Analisis data tersebut dan jawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan.
  6. Data suhu: Ruang kelas = 28°C; Halaman sekolah = 35°C; Lemari es = 4°C; Air hangat = 60°C

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel konversi suhu berikut berdasarkan data yang diberikan!

Ruang tabel jawaban

2. Urutkan tempat-tempat tersebut dari suhu terendah hingga tertinggi. Apakah urutan berubah jika menggunakan skala yang berbeda? Jelaskan!

3. Hitunglah selisih suhu antara halaman sekolah dan ruang kelas dalam keempat skala suhu! Apa yang kamu temukan?

4. Berdasarkan data yang kamu olah, buatlah minimal 2 kesimpulan tentang hubungan antar skala suhu!

Untuk pertanyaan 1, buatlah tabel dengan 5 kolom (Lokasi, Celsius, Fahrenheit, Reamur, Kelvin) dan 4 baris data. Untuk pertanyaan 2-4, tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf dengan minimal 3-4 kalimat per pertanyaan. Tunjukkan bukti perhitungan untuk mendukung kesimpulanmu.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang skala suhu dan konversinya?

2. Pernahkah kamu menemukan penggunaan berbagai skala suhu dalam kehidupan sehari-hari? Ceritakan pengalamanmu!

3. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang menurutmu paling menantang? Apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.