LKPDPertemuan 3Bab 2Fase DSemester 1

LKPD IPA Kelas 7: Menganalisis Perubahan Materi secara Fisika dan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan IPA kelas 7 dengan topik "Menganalisis Perubahan Materi secara Fisika dan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 7: Menganalisis Perubahan Materi secara Fisika dan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari

IPA - Kelas 7

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menganalisis Perubahan Materi secara Fisika dan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenganalisis Perubahan Materi secara Fisika dan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis perubahan materi secara fisika dan kimia dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan pengantar peristiwa dengan teliti.
  • Bekerjasamalah secara aktif dalam kelompok kecil untuk mengamati fenomena dan berdiskusi.
  • Gunakan kemampuan analisis untuk membedakan perubahan fisika dan kimia berdasarkan ciri-cirinya (terbentuk/tidaknya zat baru dan sifat dapat/tidaknya kembali ke wujud asal).
  • Catat hasil analisis pada kolom atau format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas Penyelidikan: Membedakan Perubahan pada Kertas dan Es Batu

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas bekas
  • Gunting/tangan untuk menyobek
  • Korek api dan wadah logam tahan panas (demonstrasi guru)
  • Es batu dan piring kecil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati demonstrasi atau lakukan uji sederhana terhadap dua materi: (1) kertas yang disobek kecil-kecil dibandingkan kertas yang dibakar, serta (2) es batu yang dibiarkan mencair di suhu ruang.
  2. Analisis perubahan yang terjadi pada tiap materi: amati wujud, warna, bau, serta apakah muncul zat jenis baru.
  3. Isi tabel analisis data hasil pengamatan sesuai format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis perubahan materi berikut berdasarkan hasil pengamatan: (a) Kertas disobek, (b) Kertas dibakar, dan (c) Es batu mencair. Tentukan apakah terbentuk zat baru dan golongkan jenis perubahannya (fisika/kimia)!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel di atas, analisislah prinsip pembeda utama antara perubahan fisika dan perubahan kimia pada materi!

Tabel 4 kolom: [Nama Peristiwa] | [Perubahan yang Teramati] | [Terbentuk Zat Baru? (Ya/Tidak)] | [Jenis Perubahan (Fisika/Kimia)] diikuti 3 baris isian (Kertas disobek, Kertas dibakar, Es batu mencair), serta kolom paragraf untuk jawaban analisis prinsip pembeda.

Kegiatan 2: Analisis Kasus Perubahan Materi di Lingkungan Sekitar

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks studi kasus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 4 cuplikan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari berikut:
  2. Peristiwa A: Besi pagar rumah yang tidak dicat menjadi berkarat kemerahan dan rapuh setelah terkena air hujan dan udara.
  3. Peristiwa B: Gula pasir dilarutkan ke dalam segelas air hangat untuk membuat teh manis hingga butirannya tidak terlihat lagi.
  4. Peristiwa C: Singkong yang diberi ragi didiamkan selama 2 hari berubah menjadi tapai yang bertekstur lunak, berbau asam, dan berasa manis-beralkohol.
  5. Peristiwa D: Kamper (kapur barus) di dalam lemari pakaian lama-kelamaan mengecil dan habis karena menyublim menjadi gas wangi.
  6. Diskusikan dalam kelompok dan jawablah pertanyaan analisis bukti ilmiah untuk tiap peristiwa.

Pertanyaan:

1. Analisislah peristiwa A (perkaratan besi) dan C (pembuatan tapai): mengapa kedua peristiwa tersebut digolongkan sebagai perubahan kimia? Tunjukkan bukti perubahan zat yang menyertainya!

2. Analisislah peristiwa B (pelarutan gula) dan D (menyublimnya kamper): mengapa kedua peristiwa tersebut digolongkan sebagai perubahan fisika meskipun wujud atau penampakan awalnya tampak hilang?

Lembar diskusi bergaris: kotak analisis Peristiwa A & C (perubahan kimia beserta buktinya) dan kotak analisis Peristiwa B & D (perubahan fisika beserta buktinya).

Kegiatan 3: Penerapan Analisis: Mengurai Fenomena Campuran Multi-Perubahan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi fenomena pembuatan kue

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati narasi fenomena pembuatan kue bolu berikut: 'Seorang pembuat kue melelehkan mentega padat di wajan (Tahap 1), memotong buah stroberi segar menjadi irisan dadu (Tahap 2), lalu mencampurkan tepung, telur, dan soda kue kemudian memanggangnya di dalam oven hingga adonan mengembang, berubah warna kecokelatan, serta beraroma harum kue matang (Tahap 3).'
  2. Analisislah tiap tahapan proses tersebut ke dalam kategori perubahan fisika atau kimia secara kritis beserta alasannya.

Pertanyaan:

1. Uraikan hasil analisismu terhadap Tahap 1, Tahap 2, dan Tahap 3 dalam proses pembuatan kue bolu: tentukan jenis perubahan materi pada tiap tahap dan sertakan bukti ilmiah pendukungnya!

Format uraian berbutir terstruktur: analisis Tahap 1, Tahap 2, dan Tahap 3 yang masing-masing mencakup [Jenis Perubahan] dan [Alasan/Bukti Ilmiah].

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis berbagai peristiwa hari ini, indikator apa yang paling mudah kamu gunakan untuk memastikan suatu peristiwa di sekitarmu tergolong perubahan kimia?

2. Sebutkan satu contoh perubahan fisika dan satu perubahan kimia yang kamu temukan di dapur atau rumahmu sendiri hari ini yang belum disebutkan di LKPD!

3. Bagian penyelidikan atau analisis mana yang paling menantang bagimu, dan bagaimana caramu memahaminya bersama teman sekelompok?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.