LKPDPertemuan 9Bab 7Fase ESemester 2

LKPD IPA Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 7: Energi Terbarukan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 7: Energi Terbarukan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 7: Energi Terbarukan

IPA - Kelas 10

Bab 7 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 7: Energi Terbarukan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif Bab 7: Energi Terbarukan
Alokasi Waktu90 menit (2 JP × 45 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman menyeluruh tentang konsep energi terbarukan, konversi energi, dan solusi permasalahan ketersediaan energi melalui tes tertulis sumatif bab.
  2. Murid dapat menunjukkan kemampuan keterampilan proses ilmiah dalam menganalisis data dan menyimpulkan informasi terkait energi terbarukan sebagai solusi perubahan iklim melalui soal berbasis kasus.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal.
  • Tulis nama, kelas, dan nomor absen pada lembar jawaban yang tersedia.
  • Kerjakan semua soal dengan jujur, cermat, dan mandiri.
  • Perhatikan alokasi waktu tiap kegiatan agar semua soal dapat diselesaikan.
  • Untuk soal uraian, kemukakan jawaban secara jelas, logis, dan berdasarkan data yang diberikan.
  • Soal berbasis kasus dapat terdiri atas beberapa pertanyaan yang saling terkait; bacalah setiap bagian dengan saksama.
  • Setelah selesai, lakukan refleksi singkat di bagian akhir lembar kerja ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pemahaman Konsep Energi Terbarukan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil, pulpen, penghapus)
  • Penggaris (opsional)
  • Lembar jawaban (kertas folio bergaris)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas.
  2. Untuk soal isian, tulis jawaban di titik-titik yang disediakan. Untuk soal uraian, tulis pada tempat yang telah ditentukan.
  3. Kegiatan ini menguji pemahamanmu tentang prinsip energi terbarukan, konversi energi, dan potensinya sebagai solusi ketersediaan energi.

Pertanyaan:

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan energi terbarukan dan berikan dua contoh sumber energi terbarukan yang banyak tersedia di Indonesia!

2. Perhatikan pernyataan berikut: 'Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain.'

  1. Hukum apakah yang mendasari pernyataan tersebut?
    1. Berikan satu contoh konversi energi pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)!

3. Pasangkan jenis sumber energi berikut dengan karakteristiknya yang tepat!

Sumber Energi:

  1. Batu bara
  2. Angin
  3. Minyak bumi
  4. Gelombang laut

Karakteristik:

  1. Menyebabkan emisi gas rumah kaca dan tidak dapat diperbarui.
    1. Energi kinetik yang diubah menjadi listrik dengan memanfaatkan perbedaan tinggi permukaan laut.
    2. Energi kinetik dari pergerakan udara.
    3. Termasuk energi fosil dan terbatas jumlahnya.

Tulis jawabanmu dalam bentuk: 1-A, 2-B, dst.

4. Lengkapi tabel konversi energi berikut dengan benar!

Perangkat/AlatEnergi AwalPerubahan EnergiEnergi Akhir
Panel suryaCahaya matahariCahaya → ListrikListrik
Kincir angin...Gerak → Listrik...
Bendungan PLTAAir di ketinggianPotensial → ...Listrik

Untuk nomor 1, 2, dan 3 gunakan kertas folio bergaris. Untuk nomor 4, salin dan lengkapi tabel pada lembar jawabanmu.

Kegiatan 2: Analisis Kasus: Energi Terbarukan dan Perubahan Iklim

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator sederhana (jika diizinkan)
  • Lembar jawaban

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap kasus dengan teliti, lalu analisislah dengan menggunakan keterampilan proses sains: mengolah data, menghubungkan informasi, dan menarik kesimpulan.
  2. Kalian diminta menunjukkan kemampuan menganalisis data dan informasi terkait peran energi terbarukan dalam mengatasi perubahan iklim.
  3. Kerjakan semua pertanyaan pada lembar jawaban yang sama.

Pertanyaan:

1. Kasus A: Pedesaan Tanpa Listrik

Desa Sumberwangi terletak di daerah pegunungan dengan sinar matahari melimpah sepanjang tahun dan aliran sungai kecil yang cukup deras. Saat ini desa tersebut belum teraliri listrik PLN. Seorang LSM menawarkan bantuan teknologi panel surya dan kincir air mikrohidro.

  1. Identifikasi dua potensi sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan di desa tersebut.
    1. Pilihlah salah satu teknologi yang lebih tepat guna dengan memberikan dua alasan berdasarkan kondisi desa.
    2. Jelaskan bagaimana teknologi yang kamu pilih dapat mengurangi emisi karbon dibandingkan jika desa itu menggunakan generator diesel!

2. Kasus B: Data Emisi Pembangkit Listrik

Sebuah penelitian membandingkan emisi CO₂ per kWh dari beberapa jenis pembangkit listrik, disajikan dalam tabel berikut:

Jenis PembangkitEmisi CO₂ (g/kWh)
Batubara1000
Gas alam500
Panas bumi45
Surya48
Angin12

Pertanyaan:

  1. Urutkan jenis pembangkit dari yang paling ramah lingkungan berdasarkan data emisi!
    1. Jika suatu wilayah membutuhkan listrik 1.000.000 kWh per tahun, hitunglah selisih emisi CO₂ (dalam ton) antara menggunakan PLTU batubara dan PLTB (angin)! (1 ton = 1.000.000 gram)
    2. Simpulkan mengapa transisi ke energi terbarukan sangat penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

3. Kasus C: Potensi Lokal dan Dampak Lingkungan

Desa Pesisir Baru memiliki potensi gelombang laut dan angin yang cukup besar. Namun, warga khawatir pemasangan turbin angin dan pembangkit gelombang akan merusak terumbu karang dan mengganggu nelayan.

Berdasarkan data di atas, buatlah sebuah paragraf argumentatif (minimal 5 kalimat) yang berisi analisis keuntungan dan kerugian pemanfaatan kedua sumber energi tersebut, serta tawarkan satu solusi kompromi yang mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial.

Tulis jawaban di kertas folio bergaris. Untuk pertanyaan kasus B, tunjukkan langkah perhitungan dengan rapi.

Kegiatan 3: Merancang Solusi Energi Terbarukan Sederhana

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS (1 lembar) untuk sketsa
  • Kertas folio bergaris untuk uraian
  • Alat tulis warna (opsional)
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini mengukur kemampuanmu merancang solusi berbasis energi terbarukan dalam skala kecil.
  2. Gunakan pengetahuan yang telah kamu pelajari untuk menghasilkan ide kreatif dan logis.
  3. Tulis jawabanmu dengan jelas pada lembar yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Bayangkan kamu adalah seorang inovator muda yang diminta membantu sebuah sekolah di daerah terisolasi yang hanya memiliki akses ke aliran sungai kecil dan sinar matahari terbatas karena sering berkabut. Namun, di sekitar sekolah banyak terdapat limbah organik (sisa makanan, daun kering).

  1. Sumber energi terbarukan apa yang paling mungkin dikembangkan di sekolah tersebut? Jelaskan alasannya!
    1. Buatlah sketsa sederhana alat atau prototipe penghasil energi yang memanfaatkan sumber tersebut, lengkapi dengan keterangan bagian-bagiannya.
    2. Jelaskan proses konversi energi yang terjadi pada alat yang kamu rancang.

2. Berdasarkan rancanganmu, jelaskan dua dampak positif penggunaan alat tersebut bagi sekolah dan lingkungan!

Gunakan kertas HVS untuk sketsa dan kertas folio untuk uraian. Sketsa boleh tidak sempurna, tetapi harus jelas dan beri keterangan.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan asesmen ini, renungkan:
1. Bagian mana yang menurutmu paling menantang? Mengapa?
2. Manfaat apa yang kamu rasakan setelah memahami lebih dalam tentang energi terbarukan dan peranannya bagi lingkungan?
3. Apa yang akan kamu lakukan di kehidupan sehari-hari untuk mendukung pemanfaatan energi terbarukan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.