LKPD IPA Kelas 10: Jenis-Jenis Sumber Energi Terbarukan dan Prinsip Kerjanya
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Jenis-Jenis Sumber Energi Terbarukan dan Prinsip Kerjanya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPA Kelas 10: Jenis-Jenis Sumber Energi Terbarukan dan Prinsip Kerjanya
IPA - Kelas 10
Bab 7 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA — Kelas 10 (Fase E) Topik: Jenis-Jenis Sumber Energi Terbarukan dan Prinsip Kerjanya INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Wajah Energi Terbarukan: Identifikasi dan KlasifikasiEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan informasi yang tepat untuk setiap sumber energi terbarukan. Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan tabel yang telah kalian buat, kelompokkan sumber energi terbarukan tersebut berdasarkan bentuk energi awal yang dikonversi (kinetik, potensial, radiasi, termal, atau kimia). Apa pola yang kalian temukan? 3. Prinsip fisika apa yang mendasari semua proses konversi energi di atas? Jelaskan hubungannya dengan hukum kekekalan energi. Tabel 6 baris × 4 kolom dengan header: Sumber Energi | Bentuk Energi Awal | Proses Konversi | Teknologi Utama. Di bawah tabel, sediakan ruang uraian masing-masing 5-7 baris untuk pertanyaan nomor 2 dan 3. Kegiatan 2: Investigasi: Peta Energi Terbarukan IndonesiaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah tabel informasi pembangkit listrik energi terbarukan di Indonesia. Cantumkan minimal 6 pembangkit yang berbeda jenis sumber energinya. Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan data yang kalian kumpulkan, jenis energi terbarukan apa yang paling banyak dikembangkan di Indonesia? Berikan analisis mengapa demikian, kaitkan dengan kondisi geografis Indonesia. 3. Jika kalian menjadi perencana energi untuk daerah tempat tinggal kalian, jenis pembangkit energi terbarukan apa yang paling sesuai dikembangkan? Berikan alasan berdasarkan kondisi geografis dan iklim daerah kalian. Tabel 6 baris × 5 kolom dengan header: No | Nama Pembangkit | Jenis Sumber Energi | Lokasi (Provinsi) | Kapasitas (MW). Di bawah tabel, sediakan ruang uraian masing-masing 5-8 baris untuk pertanyaan nomor 2 dan 3. Kegiatan 3: Tantangan Kreatif: Diagram Konversi Energi dan Presentasi MiniEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarlah diagram alir proses konversi energi dari sumber energi terbarukan yang kalian pilih, mulai dari sumber energi awal hingga energi listrik yang didistribusikan ke konsumen. Ruang gambar 2. Tuliskan satu keunggulan dan satu tantangan utama dari jenis energi terbarukan yang kelompok kalian pilih. Bagaimana tantangan tersebut dapat diatasi dengan teknologi saat ini? 3. Menurut kelompok kalian, mengapa Indonesia perlu mengembangkan bauran energi (energy mix) dari berbagai sumber terbarukan, bukan hanya mengandalkan satu jenis saja? Sediakan area kosong berukuran setengah halaman untuk menggambar diagram alir. Di bawahnya, ruang uraian masing-masing 5-7 baris untuk pertanyaan nomor 2 dan 3. REFLEKSI1. Dari seluruh kegiatan hari ini, konsep baru apa yang paling mengubah cara pandang kalian terhadap energi yang kalian gunakan sehari-hari? Jelaskan mengapa. 2. Perhatikan lingkungan tempat tinggal kalian. Potensi energi terbarukan apa yang belum dimanfaatkan secara optimal? Apa yang bisa kalian usulkan sebagai solusi sederhana? 3. Apa yang masih ingin kalian ketahui lebih lanjut tentang energi terbarukan, dan bagaimana kalian akan mencari jawabannya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.