LKPDPertemuan 6Bab 6Fase ESemester 2

LKPD IPA Kelas 10: Ciri-Ciri Bakteri dan Peranannya dalam Kehidupan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Ciri-Ciri Bakteri dan Peranannya dalam Kehidupan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 10: Ciri-Ciri Bakteri dan Peranannya dalam Kehidupan

IPA - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Ciri-Ciri Bakteri dan Peranannya dalam Kehidupan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikCiri-Ciri Bakteri dan Peranannya dalam Kehidupan
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan ciri-ciri bakteri sebagai sel prokariotik beserta peranannya yang positif (bioteknologi) dan negatif (penyebab penyakit) dalam kehidupan.
  2. Murid dapat melakukan pengamatan bakteri menggunakan mikroskop dan mendeskripsikan hasil pengamatan secara sistematis.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah setiap instruksi pada Lembar Kerja ini dengan teliti dan saksama.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompokmu, hargai pendapat teman, dan jaga kebersihan serta keselamatan kerja di laboratorium.
  • Gunakan literatur (buku siswa atau sumber terpercaya lainnya) untuk memperkuat analisismu.
  • Jangan ragu untuk bertanya kepada guru jika ada langkah kerja atau konsep yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengintip Dunia Tak Kasat Mata (Pengamatan Mikroskopis)

Estimasi: 45 Menit

Alat & Bahan:

  • Mikroskop
  • Kaca objek dan kaca penutup
  • Jarum ose dan Bunsen
  • Kapas dan Alkohol
  • Metilen biru dan Minyak imersi
  • Pipet tetes dan Air
  • Cawan petri berisi biakan bakteri

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan kaca objek, bersihkan dengan kapas yang telah dibasahi alkohol.
  2. Teteskan satu tetes air di atas kaca objek.
  3. Gunakan jarum ose (yang sudah disterilkan di atas bunsen) untuk mengambil sedikit koloni bakteri dari cawan petri biakan, lalu goreskan ke tetesan air di kaca objek.
  4. Angin-anginkan kaca objek di dekat api bunsen (jangan sampai terbakar) hingga kering.
  5. Teteskan pewarna metilen biru di atas goresan tersebut, diamkan selama 5 menit, lalu bilas perlahan dengan air mengalir.
  6. Angin-anginkan kembali hingga kering, lalu teteskan minyak imersi.
  7. Amati preparat di bawah mikroskop mulai dari perbesaran sedang hingga perbesaran kuat (600X - 1000X).
  8. Diskusikan hasil pengamatanmu dengan anggota kelompok.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengamatanmu di bawah mikroskop, apa saja bentuk bakteri yang kalian temukan? Gambarkan sketsanya dengan jelas!

Ruang gambar

2. Deskripsikan karakteristik sel atau koloni bakteri yang kalian observasi secara sistematis (warna setelah diwarnai, susunan sel, dll)!

Sediakan dua kotak besar. Kotak pertama kosong untuk menggambar sketsa pensil. Kotak kedua berisi garis-garis untuk menuliskan deskripsi karakteristik hasil observasi.

Kegiatan 2: Membedah Identitas Bakteri

Estimasi: 20 Menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah buku teks IPA atau sumber literatur mengenai struktur sel bakteri.
  2. Kaitkan hasil pengamatan mikroskopmu pada Kegiatan 1 dengan teori tentang kingdom Monera.
  3. Diskusikan pertanyaan di bawah ini bersama teman sekelompokmu untuk menemukan alasan ilmiahnya.

Pertanyaan:

1. Bakteri diklasifikasikan ke dalam kingdom Monera karena memiliki ciri khas sebagai sel prokariotik. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sel prokariotik dan sebutkan 3 ciri utama lainnya dari bakteri!

2. Bakteri memiliki ukuran yang sangat mikroskopis (0,1 hingga 100 mikron). Menurut analisis kelompokmu, mengapa ukuran yang sangat kecil ini justru menguntungkan bagi kelangsungan hidup dan persebaran bakteri di alam?

Sediakan baris-baris kosong yang cukup panjang untuk masing-masing pertanyaan agar siswa dapat menuliskan hasil analisis dan diskusi kelompok secara mendetail.

Kegiatan 3: Bakteri: Pahlawan Bioteknologi atau Agen Penyakit?

Estimasi: 25 Menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan fenomena di sekitarmu: susu yang berubah menjadi yoghurt yang lezat, atau makanan basi yang menyebabkan diare.
  2. Lakukan studi literatur singkat mengenai peranan bakteri dalam kehidupan manusia.
  3. Lengkapi tabel analisis peran bakteri dan selesaikan tantangan studi kasus di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan minimal 2 contoh bakteri yang berperan positif (bidang bioteknologi/lingkungan) dan 2 contoh bakteri yang berperan negatif (penyebab penyakit)!

Ruang tabel jawaban

2. Tantangan Inovasi: Jika kamu adalah seorang ilmuwan bioteknologi yang peduli lingkungan, bagaimana caramu memanfaatkan bakteri untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan (misalnya tumpahan minyak di laut atau tumpukan sampah plastik)? Berikan satu ide logis berdasarkan sifat bakteri!

Buat tabel dengan 4 kolom: 'No', 'Nama Bakteri', 'Peran (Positif/Negatif)', dan 'Manfaat/Penyakit yang Ditimbulkan'. Di bawah tabel, sediakan kotak kosong berlabel 'Ide Inovasi Bioteknologiku' untuk menjawab pertanyaan nomor 2.

REFLEKSI

1. Apa fakta baru yang paling mengejutkan atau menarik yang kamu pelajari tentang bakteri hari ini?

2. Setelah mengetahui bahwa ada bakteri yang bermanfaat dan ada yang mematikan, bagaimana kamu akan mengubah kebiasaan kebersihan dirimu dan caramu memilih makanan sehari-hari?

3. Bagian mana dari kegiatan praktikum mikroskop yang menurutmu paling menantang? Keterampilan apa yang ingin kamu perbaiki di praktikum IPA selanjutnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.