LKPDPertemuan 10Bab 6Fase ESemester 2

LKPD IPA Kelas 10: Bentuk-Bentuk Interaksi Antarorganisme: Simbiosis, Predasi, Kompetisi, Netral, dan Antibiosis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Bentuk-Bentuk Interaksi Antarorganisme: Simbiosis, Predasi, Kompetisi, Netral, dan Antibiosis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 10: Bentuk-Bentuk Interaksi Antarorganisme: Simbiosis, Predasi, Kompetisi, Netral, dan Antibiosis

IPA - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Bentuk-Bentuk Interaksi Antarorganisme: Simbiosis, Predasi, Kompetisi, Netral, dan Antibiosis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikBentuk-Bentuk Interaksi Antarorganisme: Simbiosis, Predasi, Kompetisi, Netral, dan Antibiosis
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan dan memberi contoh berbagai bentuk interaksi antarorganisme dalam ekosistem meliputi simbiosis (mutualisme, komensalisme, parasitisme), predasi, kompetisi, netral, dan antibiosis.
  2. Murid dapat mengidentifikasi pertanyaan ilmiah terkait interaksi antarorganisme yang diamati dan membuat prediksi dampaknya terhadap populasi organisme lain.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara berkelompok (3-4 orang) kecuali pada bagian refleksi yang dikerjakan secara individu.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Diskusikan jawaban bersama teman kelompok, dengarkan pendapat setiap anggota, lalu simpulkan bersama.
  • Gunakan buku paket IPA Kelas X Bab 6 atau sumber referensi lain yang relevan sebagai pendukung.
  • Tulis jawaban dengan rapi pada ruang yang disediakan. Jangan takut salah — proses berpikir kalian lebih penting daripada jawaban sempurna.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Tetangga di Alam: Identifikasi Jenis Interaksi Antarorganisme

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar ilustrasi ekosistem sawah (disiapkan guru)
  • Alat tulis
  • Buku paket IPA Kelas X Bab 6

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati ilustrasi ekosistem sawah berikut (disediakan oleh guru) yang menampilkan berbagai organisme: padi, rumput liar, tikus, ular, burung hantu, kutu pada kerbau, ikan remora pada hiu, jamur pada pohon, dan lumut kerak di batu.
  2. Identifikasi pasangan-pasangan organisme yang saling berinteraksi dari ilustrasi tersebut.
  3. Klasifikasikan setiap interaksi ke dalam tabel sesuai jenisnya: simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, simbiosis parasitisme, predasi, kompetisi, netral, atau antibiosis.
  4. Tuliskan alasan mengapa kalian mengklasifikasikan interaksi tersebut ke dalam jenis tertentu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pengamatan ilustrasi ekosistem sawah. Identifikasi minimal 7 pasangan interaksi yang berbeda jenis.

Ruang tabel jawaban

2. Apa perbedaan mendasar antara simbiosis komensalisme dan simbiosis mutualisme? Jelaskan dengan contoh dari tabel yang sudah kalian buat.

3. Mengapa hubungan antara jamur Penicillium dan bakteri disebut antibiosis dan bukan kompetisi? Jelaskan perbedaannya.

Tabel 7 kolom: No | Organisme 1 | Organisme 2 | Jenis Interaksi | Untung/Rugi Organisme 1 | Untung/Rugi Organisme 2 | Alasan. Pertanyaan uraian dijawab dalam 3-5 kalimat di ruang yang disediakan.

Kegiatan 2: Detektif Ekosistem: Merumuskan Pertanyaan Ilmiah dan Prediksi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar skenario (tercetak di LKPD)
  • Alat tulis dan pensil warna untuk diagram
  • Buku paket IPA Kelas X Bab 6

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca skenario berikut dengan saksama: 'Di sebuah taman kota, populasi kucing liar meningkat drastis dalam 6 bulan terakhir. Warga melaporkan bahwa populasi burung gereja di taman tersebut menurun, tanaman bunga mulai rusak karena banyak ulat, dan tikus got semakin jarang terlihat.'
  2. Diskusikan dalam kelompok: interaksi apa saja yang mungkin terjadi antara kucing, burung gereja, ulat, tanaman bunga, dan tikus?
  3. Rumuskan minimal 2 pertanyaan ilmiah yang bisa diselidiki terkait fenomena tersebut. Pertanyaan ilmiah harus spesifik, dapat diuji, dan berhubungan dengan interaksi antarorganisme.
  4. Buat prediksi untuk setiap pertanyaan ilmiah yang kalian rumuskan. Prediksi harus menyebutkan dampak terhadap populasi organisme tertentu dan disertai alasan logis berdasarkan konsep interaksi antarorganisme.

Pertanyaan:

1. Identifikasi dan gambarkan diagram sederhana (menggunakan panah) yang menunjukkan hubungan interaksi antara kucing, burung gereja, ulat, tanaman bunga, dan tikus dalam skenario taman kota tersebut. Beri label jenis interaksi pada setiap panah.

Ruang gambar

2. Rumuskan 2 pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki berdasarkan skenario di atas. Ingat, pertanyaan ilmiah harus spesifik dan dapat diuji.

3. Buat prediksi untuk setiap pertanyaan ilmiah yang sudah kalian rumuskan. Gunakan format: 'Jika... maka... karena...'

4. Menurut kalian, apa yang akan terjadi pada keseimbangan ekosistem taman kota tersebut dalam jangka panjang jika tidak ada intervensi? Hubungkan jawaban kalian dengan konsep keseimbangan ekosistem.

Diagram digambar di kotak kosong berukuran 10x10 cm. Pertanyaan ilmiah dan prediksi ditulis dalam format bernomor, masing-masing 3-5 kalimat. Jawaban diskusi ditulis dalam paragraf pendek (5-7 kalimat).

Kegiatan 3: Galeri Interaksi: Membuat Kartu Konsep Interaksi Antarorganisme

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton/HVS dipotong ukuran kartu pos (5 lembar per kelompok)
  • Spidol warna atau pensil warna
  • Sticky note untuk komentar gallery walk
  • Selotip atau lem untuk menempel kartu

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setiap kelompok akan membuat 5 kartu konsep (masing-masing satu untuk: simbiosis, predasi, kompetisi, netral, dan antibiosis).
  2. Setiap kartu berisi: (a) nama jenis interaksi, (b) definisi singkat dengan kata-kata sendiri, (c) gambar/sketsa sederhana contoh interaksi tersebut, (d) satu contoh nyata dari lingkungan sekitar kalian (bukan dari buku), (e) satu dampak interaksi tersebut terhadap keseimbangan ekosistem.
  3. Setelah selesai, tempelkan kartu di meja kelompok dan lakukan kunjung karya (gallery walk) selama 5 menit untuk melihat kartu kelompok lain.
  4. Berikan satu catatan apresiasi atau saran perbaikan pada sticky note untuk satu kelompok lain.

Pertanyaan:

1. Tuliskan contoh interaksi antarorganisme dari lingkungan sekitar kalian (rumah, sekolah, atau lingkungan sekitar) untuk masing-masing jenis interaksi. Pastikan contoh berbeda dari yang ada di buku.

Ruang tabel jawaban

2. Setelah gallery walk, tuliskan satu hal baru yang kalian pelajari dari kartu kelompok lain dan satu pertanyaan lanjutan yang muncul di benak kalian.

3. Dari seluruh kegiatan hari ini, interaksi mana yang menurut kelompok kalian paling berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem? Berikan alasan yang didukung bukti atau logika ilmiah.

Kartu konsep dibuat di kertas ukuran A6 atau seukuran kartu pos. Jawaban tabel ditulis dalam format: No | Jenis Interaksi | Contoh dari Lingkungan Sekitar | Penjelasan Singkat. Jawaban isian dan diskusi ditulis dalam 2-4 kalimat.

REFLEKSI

1. Dari berbagai jenis interaksi antarorganisme yang sudah kalian pelajari hari ini, interaksi mana yang paling sering kalian temui dalam kehidupan sehari-hari? Ceritakan pengalaman atau pengamatan pribadimu.

2. Bayangkan salah satu jenis interaksi di ekosistem sekitar rumahmu tiba-tiba hilang (misalnya tidak ada lagi predator). Apa yang menurutmu akan terjadi? Hubungkan dengan konsep keseimbangan ekosistem.

3. Apa satu pertanyaan baru yang muncul di benakmu setelah mempelajari materi ini dan ingin kamu selidiki lebih lanjut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.