LKPDPertemuan 7Bab 5Fase ESemester 2

LKPD IPA Kelas 10: Pelestarian Lingkungan sebagai Wujud Nyata Kimia Hijau: Pupuk Organik dan Pengelolaan Sampah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Pelestarian Lingkungan sebagai Wujud Nyata Kimia Hijau: Pupuk Organik dan Pengelolaan Sampah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 10: Pelestarian Lingkungan sebagai Wujud Nyata Kimia Hijau: Pupuk Organik dan Pengelolaan Sampah

IPA - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Pelestarian Lingkungan sebagai Wujud Nyata Kimia Hijau: Pupuk Organik dan Pengelolaan Sampah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPelestarian Lingkungan sebagai Wujud Nyata Kimia Hijau: Pupuk Organik dan Pengelolaan Sampah
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan proses kimia pada pembuatan pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC) serta mengaitkannya dengan prinsip kimia hijau yang mendukung pelestarian lingkungan.
  2. Murid dapat merancang langkah pengelolaan sampah organik dan plastik berbasis prinsip kimia hijau di lingkungan sekitar sebagai kontribusi terhadap agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.

PETUNJUK UMUM

  • Baca seluruh LKPD ini terlebih dahulu sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara urut — pemahaman di kegiatan awal akan membantumu di kegiatan berikutnya.
  • Kegiatan 1 dan 2 dikerjakan secara individu, lalu didiskusikan dalam kelompok (3–4 orang). Kegiatan 3 dikerjakan dalam kelompok.
  • Gunakan berbagai sumber informasi yang tersedia: buku teks, catatan, atau hasil diskusi dengan teman dan gurumu.
  • Tuliskan jawabanmu dengan kalimat lengkap dan jelas — bukan sekadar kata kunci.
  • Jika ada istilah atau konsep yang belum kamu pahami, tandai dan tanyakan kepada gurumu.
  • Simpan LKPD ini dengan baik; kamu akan membutuhkannya untuk proyek lanjutan di pertemuan berikutnya.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelusuri Dapur Kimia di Tumpukan Sampah: Proses Kimia Kompos dan POC

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks IPA Kelas X
  • Lembar LKPD ini
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan dua skenario berikut ini dengan cermat.
  2. Skenario A — Tumpukan daun kering dan sisa sayuran di belakang rumah Pak Budi dibiarkan selama 4 minggu. Hasilnya: tumpukan itu berubah menjadi bahan berwarna gelap, gembur, dan berbau tanah. Tanaman yang diberi bahan ini tumbuh lebih subur.
  3. Skenario B — Kulit buah dan ampas sayuran dimasukkan ke dalam botol berisi air lalu ditambah sedikit gula. Botol ditutup dan dibiarkan 1–2 minggu. Hasilnya: cairan cokelat kekuningan dengan aroma khas yang bisa diencerkan dan disiramkan ke tanaman.
  4. Bacalah kedua skenario tersebut, lalu jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara individu terlebih dahulu.
  5. Setelah selesai secara individu, bandingkan jawabanmu dengan teman satu kelompok dan diskusikan perbedaan pendapatmu.
  6. Gunakan hasil diskusi untuk menyempurnakan jawabanmu.

Pertanyaan:

1. Pada Skenario A (pembuatan kompos), tuliskan apa saja bahan awal (reaktan) dan produk akhir yang terbentuk. Kemudian, tuliskan persamaan reaksi sederhana secara kata-kata (bukan simbol kimia) yang menggambarkan proses tersebut.

2. Lengkapi tabel perbandingan proses kimia kompos (Skenario A) dan POC (Skenario B) berikut ini.

Ruang tabel jawaban

3. Dari kedua proses di atas, identifikasi minimal 3 prinsip kimia hijau yang terpenuhi. Untuk setiap prinsip, jelaskan buktinya dari proses kompos atau POC.

4. Menurutmu, mengapa penggunaan pupuk organik (kompos/POC) lebih sesuai dengan prinsip kimia hijau dibandingkan pupuk kimia sintetis seperti urea? Berikan argumenmu dalam 3–4 kalimat.

Jawaban No. 1: tulis dalam 2–3 baris isian. Jawaban No. 2: salin dan lengkapi tabel 5 baris × 3 kolom (Aspek | Kompos | POC) dengan baris: proses kimia utama, peran mikroorganisme, waktu, wujud produk, cara penggunaan. Jawaban No. 3: tulis dalam format bernomor, masing-masing 2–3 kalimat. Jawaban No. 4: tulis dalam bentuk paragraf singkat.

Kegiatan 2: Detektif Sampah: Menganalisis Dampak dan Solusi Kimia Hijau

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks IPA Kelas X
  • Lembar LKPD ini
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan dua kasus nyata berikut ini.
  2. Kasus 1 — Di kantin sekolahmu terdapat tumpukan sampah plastik (botol, sedotan, bungkus makanan) setiap hari. Selama ini sampah plastik tersebut dibakar di belakang sekolah.
  3. Kasus 2 — Setiap minggu, warga di sekitar rumahmu membuang sampah dapur (kulit sayur, sisa nasi, kulit buah) ke tempat sampah campur yang langsung diangkut ke TPA.
  4. Jadilah 'detektif kimia hijau': analisis setiap kasus dengan mengisi tabel investigasi, lalu rumuskan solusi berbasis kimia hijau.
  5. Kerjakan secara individu terlebih dahulu (10 menit), kemudian diskusikan dalam kelompok untuk menyatukan temuan (5 menit).

Pertanyaan:

1. Untuk Kasus 1 (pembakaran sampah plastik), lengkapi tabel investigasi berikut: (a) reaksi kimia yang terjadi saat pembakaran plastik jenis PET (C₁₀H₈O₄), (b) produk berbahaya yang dihasilkan, (c) dampak terhadap lingkungan dan kesehatan, (d) prinsip kimia hijau mana yang dilanggar, dan (e) solusi kimia hijau yang dapat diterapkan.

Ruang tabel jawaban

2. Untuk Kasus 2 (sampah dapur ke TPA), jelaskan: (a) apa yang terjadi pada sampah organik di TPA (proses kimia/biologi)? (b) gas apa yang dihasilkan dan apa dampaknya? (c) bagaimana prinsip kimia hijau dapat mengubah sampah dapur menjadi sumber daya? Tuliskan dalam bentuk uraian.

3. Menurutmu, agenda PBB Pembangunan Berkelanjutan 2030 (SDGs) nomor berapa saja yang relevan dengan solusi kimia hijau yang kamu usulkan pada kedua kasus di atas? Jelaskan keterkaitannya.

Jawaban No. 1: salin dan lengkapi tabel 5 baris × 2 kolom (Aspek Investigasi | Temuan Kasus 1). Jawaban No. 2: tulis dalam 3 paragraf terpisah sesuai poin (a), (b), (c). Jawaban No. 3: tulis dalam format poin bernomor, setiap poin berisi nama SDG dan penjelasan singkat 2–3 kalimat.

Kegiatan 3: Arsitek Hijau: Merancang Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Kimia Hijau untuk Sekolah Kita

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Kertas HVS kosong untuk sketsa (opsional)
  • Pensil/spidol warna untuk diagram
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan dalam kelompok (3–4 orang).
  2. Bayangkan kalian adalah tim konsultan kimia hijau yang ditugaskan sekolah untuk merancang sistem pengelolaan sampah organik dan plastik yang berkelanjutan.
  3. Langkah 1: Diskusikan bersama kelompokmu selama 5 menit — apa saja jenis sampah yang paling banyak dihasilkan di sekolahmu setiap hari?
  4. Langkah 2: Tentukan fokus rancangan kalian: apakah sistem pengelolaan sampah organik (kompos/POC), sistem pengelolaan sampah plastik (ecobrick/daur ulang), atau sistem terpadu keduanya.
  5. Langkah 3: Isi Kanvas Rancangan Gerakan Hijau pada tabel yang tersedia. Setiap kolom harus diisi dengan detail dan alasan yang jelas.
  6. Langkah 4: Buat sketsa sederhana alur sistem kalian (diagram alir atau mind map) di kolom yang disediakan.
  7. Langkah 5: Siapkan presentasi singkat (2–3 menit) untuk memaparkan rancangan kalian kepada kelompok lain.
  8. Pastikan rancangan kalian realistis dan bisa langsung diterapkan di lingkungan sekolah — bukan sekadar ide di atas kertas!

Pertanyaan:

1. Lengkapi Kanvas Rancangan Gerakan Hijau berikut untuk sistem pengelolaan sampah yang kamu pilih: (a) Nama Program, (b) Masalah yang Diatasi, (c) Jenis Sampah yang Dikelola, (d) Proses Kimia yang Terlibat, (e) Prinsip Kimia Hijau yang Diterapkan (min. 3), (f) Langkah-langkah Operasional (min. 5 langkah berurutan), (g) Alat dan Bahan yang Dibutuhkan, (h) Produk/Hasil Akhir, (i) Manfaat bagi Lingkungan Sekolah, (j) Kaitannya dengan SDGs.

Ruang tabel jawaban

2. Buat sketsa diagram alir sistem pengelolaan sampah yang kamu rancang. Diagram minimal memuat: sumber sampah → proses pemilahan → proses kimia utama → produk akhir → pemanfaatan produk. Beri keterangan singkat pada setiap tahap.

Ruang gambar

3. Dalam rancangan kelompokmu, identifikasi satu tantangan terbesar yang mungkin dihadapi saat menjalankan program ini di sekolah dan usulkan solusi konkretnya. Diskusikan dalam kelompok dan tuliskan kesimpulan diskusi.

Jawaban No. 1: salin dan lengkapi tabel Kanvas Rancangan 10 baris × 2 kolom (Komponen Rancangan | Isi/Jawaban Kelompok). Jawaban No. 2: gambar diagram alir di kotak kosong berukuran minimal setengah halaman; gunakan kotak, panah, dan teks label. Jawaban No. 3: tulis dalam 1 paragraf hasil diskusi kelompok, cantumkan nama-nama anggota kelompok yang berkontribusi dalam diskusi.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari proses kimia pada kompos dan POC, adakah kebiasaan di rumahmu yang ingin kamu ubah? Ceritakan satu langkah kecil yang bisa kamu lakukan mulai besok untuk mengurangi sampah organik di rumahmu.

2. Saat merancang sistem pengelolaan sampah di Kegiatan 3, bagian mana yang paling menantang bagimu? Apa yang kamu pelajari dari proses berdiskusi dengan kelompokmu?

3. Kimia hijau mengajarkan bahwa sampah bisa menjadi sumber daya. Bagaimana cara pandang ini mengubah cara kamu melihat 'limbah' dalam kehidupan sehari-hari — tidak hanya sampah fisik, tetapi juga dalam arti yang lebih luas?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.