LKPDPertemuan 11Bab 5Fase ESemester 2

LKPD IPA Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 5: Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 5: Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 5: Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030

IPA - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 5: Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif Bab 5: Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang pengertian kimia hijau, 12 prinsip kimia hijau, persamaan reaksi kimia terkait, serta contoh penerapan dan penyimpangannya dalam kehidupan sehari-hari melalui instrumen asesmen sumatif.
  2. Murid dapat menganalisis kasus proses kimia dalam kehidupan nyata dan mengusulkan solusi berbasis prinsip kimia hijau yang berkontribusi pada agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 secara tertulis.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai mengerjakan Lembar Kerja (Asesmen Sumatif) ini.
  • Baca dengan teliti setiap instruksi dan studi kasus yang diberikan pada masing-masing kegiatan.
  • Kerjakan secara mandiri dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab, gunakan pemahaman yang telah kalian pelajari selama Bab 5.
  • Kalian diperbolehkan membuka catatan atau buku teks jika diperlukan untuk merumuskan solusi yang tepat guna.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi, jelas, dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Lingkungan: Mengungkap Fakta Kimia Hijau

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pulpen/pensil)
  • Kertas buram untuk coret-coretan penyetaraan reaksi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan fenomena berikut: Di banyak lingkungan sekitar kita, masyarakat masih sering membakar sampah rumah tangga (termasuk plastik dan sisa makanan) di tempat terbuka. Proses pembakaran ini menghasilkan asap tebal, gas karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), dan berbagai gas beracun lainnya.
  2. Berdasarkan fenomena di atas, analisis penyimpangan yang terjadi terhadap prinsip kimia hijau.
  3. Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk menunjukkan pemahamanmu tentang konsep dasar dan reaksi kimia yang terjadi.

Pertanyaan:

1. Jelaskan dengan bahasamu sendiri, apa yang dimaksud dengan kimia hijau dan mengapa aktivitas membakar sampah di tempat terbuka merupakan penyimpangan dari konsep tersebut?

2. Sebutkan minimal 2 (dua) dari 12 prinsip kimia hijau yang dilanggar oleh aktivitas pembakaran sampah terbuka tersebut, dan berikan alasan singkatnya!

3. Tuliskan persamaan reaksi kimia setara untuk pembakaran sempurna gas metana (CH4) yang sering dihasilkan dari tumpukan sampah organik, jika bereaksi dengan oksigen (O2) menghasilkan karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O).

Tuliskan jawaban uraian dan isian di atas kertas bergaris atau pada kotak yang disediakan. Untuk persamaan reaksi, pastikan koefisien ditulis dengan jelas.

Kegiatan 2: Analisis Kasus Nyata: Tantangan Pembangunan Berkelanjutan

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Bab 5 (sebagai referensi 17 Agenda PBB dan 12 Prinsip Kimia Hijau)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih salah satu dari dua kasus nyata berikut yang sering terjadi di sekitar kita:
  2. Kasus A: Tumpukan sampah plastik kemasan di kantin sekolah yang dibuang begitu saja atau dibakar.
  3. Kasus B: Air sungai di dekat permukiman yang keruh, berbau, dan dipenuhi limbah rumah tangga (deterjen/minyak jelantah).
  4. Setelah memilih satu kasus, lakukan analisis mendalam dan usulkan solusi berbasis prinsip kimia hijau yang relevan dengan Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

Pertanyaan:

1. Kasus mana yang kamu pilih? Uraikan dampak negatif dari proses/kejadian kimia dalam kasus tersebut terhadap lingkungan dan kesehatan manusia!

2. Buatlah tabel analisis yang berisi:

  1. Usulan Solusi Nyata,
  2. Prinsip Kimia Hijau yang Diterapkan, dan
  3. Nomor/Nama Agenda PBB (SDGs) 2030 yang didukung oleh solusimu.
Ruang tabel jawaban

Buatlah tabel dengan 3 kolom (Usulan Solusi, Prinsip Kimia Hijau, Agenda PBB 2030) dan isi dengan penjelasan yang padat dan jelas.

Kegiatan 3: Aksi Nyata: Merancang Solusi Masa Depan

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pensil warna (opsional untuk ilustrasi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu adalah seorang ilmuwan muda yang ditugaskan oleh PBB untuk membuat satu inovasi sederhana di rumah atau sekolahmu.
  2. Inovasi ini harus berupa proses kimia atau kebiasaan baru yang mendukung prinsip kimia hijau.
  3. Tuliskan sebuah proposal/rancangan singkat mengenai inovasi tersebut.

Pertanyaan:

1. Tuliskan rancangan inovasimu yang mencakup: Nama Inovasi, Cara Kerja/Langkah Penerapan, dan Bagaimana inovasi ini dapat menyelamatkan bumi kita di tahun 2030.

Tuliskan dalam bentuk paragraf terstruktur (Boleh ditambahkan ilustrasi gambar sederhana jika waktu memungkinkan).

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan asesmen ini, seberapa jauh kamu menyadari bahwa aktivitas sehari-harimu berdampak pada reaksi kimia di alam dan perubahan iklim?

2. Dari 12 prinsip kimia hijau, prinsip manakah yang menurutmu paling mudah untuk kamu terapkan mulai hari ini di rumah atau di sekolah?

3. Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa kamu bisa berkontribusi langsung pada Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 melalui tindakan-tindakan kecil?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.