LKPDPertemuan 7Bab 4Fase ESemester 1

LKPD IPA Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 4: Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 4: Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita

IPA - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif Bab 4: Hukum Dasar Kimia di Sekitar Kita
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang persamaan reaksi kimia setara dan hukum-hukum dasar kimia (Lavoisier, Proust, Dalton, Gay Lussac) melalui penyelesaian soal asesmen sumatif secara mandiri.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap instruksi dengan cermat sebelum mulai menjawab.
  • Kerjakan LKPD ini secara mandiri — ini adalah asesmen sumatif, bukan diskusi kelompok.
  • Tuliskan nama, kelas, dan tanggal di bagian atas lembar jawaban.
  • Gunakan langkah penyelesaian yang sistematis: tulis yang diketahui, ditanya, dan proses perhitungan secara lengkap.
  • Jika terdapat soal hitungan, tampilkan semua tahap perhitungan untuk mendapatkan nilai penuh.
  • Kamu boleh menggunakan kalkulator untuk operasi aritmatika dasar.
  • Waktu pengerjaan total 90 menit — kelola waktumu dengan bijak untuk setiap kegiatan.
  • Jika ada bagian yang belum kamu pahami, tandai dulu dan lanjutkan ke soal berikutnya, kemudian kembali jika masih ada waktu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Membaca Fenomena dan Menulis Persamaan Reaksi Setara

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca setiap deskripsi fenomena kimia yang disajikan di bawah ini dengan seksama.
  2. Identifikasi zat-zat yang terlibat sebagai reaktan dan produk.
  3. Tulis persamaan reaksi kimia dalam bentuk kata-kata terlebih dahulu, lalu ubah ke rumus kimia.
  4. Setarakan setiap persamaan reaksi dengan menyeimbangkan jumlah atom di kedua ruas.
  5. Tuliskan wujud zat (s, l, g, aq) pada setiap rumus kimia.

Pertanyaan:

1. Gas hidrogen (H₂) bereaksi dengan gas oksigen (O₂) menghasilkan air (H₂O) dalam wujud cair. Tuliskan persamaan reaksi yang belum setara, kemudian setarakan persamaan tersebut. Jelaskan langkah penyetaraanmu!

2. Besi (Fe) bereaksi dengan oksigen (O₂) membentuk karat besi, yaitu besi(III) oksida (Fe₂O₃). Tuliskan dan setarakan persamaan reaksinya, lalu lengkapi tabel berikut: | Zat | Rumus Kimia | Wujud | Jumlah Atom (kiri) | Jumlah Atom (kanan) |

Ruang tabel jawaban

3. Gas metana (CH₄) terbakar sempurna di udara menghasilkan gas karbon dioksida (CO₂) dan air (H₂O). Ini adalah reaksi yang terjadi saat kamu memasak dengan kompor gas di rumah! Tuliskan dan setarakan persamaan reaksinya.

Untuk soal uraian: tulis dengan format bertahap — (1) Persamaan belum setara, (2) Proses penyetaraan atom per atom, (3) Persamaan setara akhir. Untuk soal tabel: salin dan isi tabel 5 kolom yang tersedia pada lembar jawaban.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Membuktikan Hukum Dasar Kimia melalui Perhitungan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator (opsional)
  • Tabel periodik unsur (disediakan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini terdiri dari empat sub-bagian, masing-masing berkaitan dengan satu hukum dasar kimia.
  2. Untuk setiap soal, nyatakan hukum kimia mana yang kamu gunakan sebelum mulai perhitungan.
  3. Tampilkan semua langkah perhitungan secara lengkap — jawaban akhir tanpa langkah tidak akan mendapat nilai penuh.
  4. Setelah menghitung, tulis satu kalimat simpulan yang mengaitkan hasil hitunganmu dengan bunyi hukum yang bersangkutan.
  5. Perhatikan satuan pada setiap data yang diberikan.

Pertanyaan:

1. [Hukum Lavoisier] Dalam sebuah sistem tertutup, 16 gram belerang (S) dibakar bersama 16 gram oksigen (O₂). Produk yang dihasilkan adalah gas sulfur dioksida (SO₂). (a) Berapakah massa SO₂ yang terbentuk? (b) Jika percobaan yang sama dilakukan dalam wadah terbuka dan massa produk yang tertimbang hanya 28 gram, apa yang dapat kamu simpulkan? Jelaskan!

2. [Hukum Proust] Air (H₂O) selalu tersusun dari hidrogen dan oksigen dengan perbandingan massa H : O = 1 : 8. Seorang siswa menganalisis tiga sampel air dari sumber berbeda dan mendapatkan data berikut. Lengkapi tabel ini dan tentukan apakah setiap sampel adalah air murni! | Sampel | Massa H (g) | Massa O (g) | Perbandingan H : O | Air Murni? | Sampel A: 2 g H, ? g O (total sampel 18 g) | Sampel B: 3 g H, 21 g O | Sampel C: 5 g H, 40 g O |

Ruang tabel jawaban

3. [Hukum Dalton] Unsur nitrogen (N) dan oksigen (O) dapat membentuk dua senyawa: NO dan NO₂. Diketahui massa nitrogen yang digunakan pada kedua senyawa dibuat tetap sebesar 14 gram. (a) Tentukan massa oksigen dalam senyawa NO! (b) Tentukan massa oksigen dalam senyawa NO₂! (c) Buktikan bahwa perbandingan massa oksigen pada kedua senyawa merupakan bilangan bulat sederhana! (Ar: N = 14, O = 16)

4. [Hukum Gay Lussac] Pada suhu dan tekanan yang sama, 2 liter gas hidrogen (H₂) bereaksi dengan 1 liter gas oksigen (O₂) menghasilkan 2 liter uap air (H₂O). (a) Tuliskan persamaan reaksi setaranya. (b) Jika tersedia 10 liter H₂, berapa liter O₂ yang diperlukan dan berapa liter H₂O yang dihasilkan? (c) Nyatakan perbandingan volume gas-gas yang terlibat dan hubungkan dengan koefisien persamaan reaksi!

Gunakan format terstruktur untuk setiap soal: (1) Hukum yang digunakan, (2) Data Diketahui, (3) Ditanya, (4) Langkah Perhitungan lengkap, (5) Hasil akhir, (6) Simpulan satu kalimat. Untuk soal tabel, salin dan isi tabel 5 kolom pada lembar jawabanmu.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Analisis Kasus Nyata — Hukum Kimia dalam Kehidupanmu

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan terakhir ini mengajakmu berpikir lebih dalam: menghubungkan konsep hukum dasar kimia dengan fenomena nyata di sekitarmu.
  2. Baca setiap kasus dengan teliti, lalu jawab pertanyaan menggunakan penalaranmu sendiri.
  3. Tidak ada jawaban yang sepenuhnya salah selama kamu memberikan alasan yang logis dan berlandaskan konsep kimia.
  4. Gunakan kalimatmu sendiri — hindari menyalin dari buku.
  5. Kerjakan secara mandiri.

Pertanyaan:

1. Perhatikan label produk berikut: Sebuah produsen pupuk mengklaim bahwa pupuk mereka mengandung urea (CO(NH₂)₂) dengan perbandingan massa C : O : N : H = 12 : 16 : 28 : 4. Berdasarkan rumus kimia urea (Ar: C=12, O=16, N=14, H=1), apakah klaim produsen tersebut benar? Hukum kimia mana yang kamu gunakan untuk memverifikasi klaim ini? Jelaskan!

2. Perhatikan ilustrasi berikut: Seorang koki membakar 100 gram arang (karbon murni, C) di dalam oven tertutup dengan cukup oksigen. Setelah pembakaran selesai, ia menimbang semua produk dan sisa reaktan yang ada di dalam oven (termasuk gas CO₂ yang terperangkap). Menurut perkiraanmu, berapakah total massa yang akan ditimbang? Apakah akan lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan massa sebelum pembakaran? Jelaskan jawabanmu menggunakan salah satu hukum dasar kimia!

3. Seorang teknisi pabrik mengamati bahwa dalam sebuah reaktor, gas nitrogen (N₂) dan gas hidrogen (H₂) bereaksi membentuk gas amonia (NH₃) — reaksi ini dikenal sebagai Proses Haber-Bosch untuk membuat pupuk. Persamaan reaksi: N₂(g) + 3H₂(g) → 2NH₃(g). Jika reaktor menggunakan 28 liter gas N₂ pada suhu dan tekanan tertentu, (a) berapa liter H₂ yang dibutuhkan? (b) berapa liter NH₃ yang terbentuk? (c) Mengapa perbandingan volume ini penting bagi teknisi dalam merancang reaktor industri?

Jawab setiap kasus dalam bentuk paragraf singkat (3–5 kalimat), dengan menyebutkan: (1) nama hukum yang relevan, (2) alasan/bukti berdasarkan data atau perhitungan, dan (3) simpulan kamu. Boleh disertai perhitungan jika diperlukan.

REFLEKSI

1. Dari keempat hukum dasar kimia yang kamu pelajari (Lavoisier, Proust, Dalton, Gay Lussac), mana yang paling mudah kamu pahami dan mana yang paling menantang? Apa yang membuat perbedaan itu terjadi menurutmu?

2. Sebutkan satu contoh fenomena dalam kehidupan sehari-harimu yang sekarang bisa kamu jelaskan menggunakan hukum dasar kimia — sesuatu yang dulu mungkin terasa biasa saja tapi kini terasa berbeda setelah belajar topik ini.

3. Bagian mana dari asesmen ini yang ingin kamu pelajari lebih dalam? Apa langkah konkret yang akan kamu lakukan untuk memperkuat pemahamanmu di bagian tersebut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.