LKPDPertemuan 4Bab 4Fase ESemester 1

LKPD IPA Kelas 10: Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 10: Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)

IPA - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikHukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan bunyi hukum Proust dan membuktikannya melalui perhitungan perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa yang selalu tetap.
  2. Murid dapat menyelesaikan soal perhitungan sederhana berkaitan dengan hukum Proust untuk menentukan massa unsur atau senyawa dalam suatu reaksi kimia.

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan belajarmu dengan berdoa agar diberikan kemudahan dalam memahami materi.
  • Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang untuk berdiskusi dan memecahkan masalah bersama.
  • Bacalah setiap instruksi pada LKPD dengan teliti. Jangan ragu untuk mencoret-coret kertas buram saat menghitung.
  • Gunakan buku teks IPA Kelas X atau sumber literatur lain yang relevan sebagai referensi.
  • Tanyakan kepada guru jika ada langkah atau istilah yang kurang kalian pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misteri Resep Air (H2O)

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas buram/buku catatan untuk menghitung
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pernahkah kalian membuat kue? Jika resepnya diubah, rasanya pasti berbeda. Senyawa kimia juga punya 'resep' rahasia!
  2. Amati data hasil percobaan pembentukan air (H2O) dari gas Hidrogen (H) dan gas Oksigen (O) berikut ini.
  3. Percobaan 1: 1 gram H direaksikan dengan 8 gram O menghasilkan 9 gram H2O (tidak ada sisa).
  4. Percobaan 2: 2 gram H direaksikan dengan 16 gram O menghasilkan 18 gram H2O (tidak ada sisa).
  5. Percobaan 3: 2 gram H direaksikan dengan 8 gram O menghasilkan 9 gram H2O (sisa 1 gram H).
  6. Percobaan 4: 1 gram H direaksikan dengan 10 gram O menghasilkan 9 gram H2O (sisa 2 gram O).
  7. Hitunglah massa unsur yang benar-benar bereaksi pada setiap percobaan, lalu temukan perbandingannya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis data percobaan pembentukan air (H2O) berdasarkan informasi di atas!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel yang telah kalian lengkapi, bagaimanakah perbandingan massa Hidrogen dan Oksigen yang bereaksi membentuk air pada setiap percobaan?

3. Joseph Louis Proust (1799) menemukan pola yang sama pada senyawa lain. Berdasarkan temuanmu, tuliskan kesimpulan yang menjadi bunyi dari Hukum Proust!

Untuk soal no 1, buatlah tabel dengan 4 kolom: Nomor Percobaan, Massa H yang bereaksi, Massa O yang bereaksi, dan Perbandingan Massa H : O. Untuk soal no 2 dan 3, tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf singkat yang jelas.

Kegiatan 2: Dapur Senyawa Kimia: Besi Sulfida

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kalian sudah tahu bahwa senyawa memiliki perbandingan massa yang tetap. Mari kita aplikasikan!
  2. Diketahui perbandingan massa Besi (Fe) dan Belerang (S) dalam pembentukan senyawa Besi Sulfida (FeS) adalah 7 : 4.
  3. Gunakan prinsip Hukum Proust untuk menyelesaikan tantangan perhitungan di bawah ini.
  4. Tentukan pereaksi pembatas (zat yang habis lebih dulu) jika massa yang tersedia tidak sesuai dengan perbandingan tetapnya.

Pertanyaan:

1. Jika direaksikan 14 gram Besi (Fe) dengan 8 gram Belerang (S), berapa gram senyawa Besi Sulfida (FeS) yang terbentuk? Apakah ada unsur yang bersisa?

2. Tantangan: Jika kamu memiliki 21 gram Besi (Fe) dan 10 gram Belerang (S), tentukan massa Besi Sulfida (FeS) yang terbentuk dan sebutkan zat apa yang bersisa beserta massanya!

Tuliskan langkah penyelesaianmu secara terstruktur: Diketahui, Ditanya, dan Jawab (Langkah Perhitungan).

Kegiatan 3: Investigasi Karbon Dioksida (CO2) di Sekitar Kita

Estimasi: 30 Menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Hukum Proust berlaku untuk senyawa dari sumber manapun. Mari kita buktikan!
  2. Kalian memiliki dua sampel gas Karbon Dioksida (CO2). Sampel A diambil dari udara hasil pernapasan manusia. Sampel B diambil dari asap hasil pembakaran mesin kendaraan.
  3. Diskusikan bersama kelompokmu untuk memecahkan kasus investigasi kimia ini.

Pertanyaan:

1. Hasil uji laboratorium menunjukkan Sampel A mengandung 3 gram Karbon dan 8 gram Oksigen. Sampel B mengandung 6 gram Karbon dan 16 gram Oksigen. Buktikan melalui perhitungan bahwa kedua sampel tersebut mematuhi Hukum Proust meskipun berasal dari sumber yang berbeda!

2. Berdasarkan perbandingan massa pada soal nomor 1, jika sebuah pabrik ingin memproduksi tepat 44 gram gas CO2 murni untuk kebutuhan industri makanan, berapa gram Karbon dan Oksigen yang harus mereka reaksikan agar tidak ada bahan yang terbuang (bersisa)?

Tuliskan hasil diskusi kelompokmu pada kotak yang disediakan. Untuk perhitungan, tunjukkan proses perkalian dan pembagian rasionya secara jelas.

REFLEKSI

1. Apa satu hal baru yang paling menarik yang kamu pelajari tentang Hukum Proust hari ini?

2. Bagian mana dari perhitungan Hukum Proust (menentukan zat sisa atau massa senyawa) yang masih terasa membingungkan bagimu?

3. Bagaimana pemahaman tentang 'perbandingan tetap' dalam kimia ini bisa kamu ibaratkan dengan resep makanan atau hal lain dalam kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.