LKPDPertemuan 2Bab 4Fase ESemester 1

LKPD IPA Kelas 10: Sejarah Teori Pembakaran: Dari Teori Logiston ke Percobaan Lavoisier

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Sejarah Teori Pembakaran: Dari Teori Logiston ke Percobaan Lavoisier". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 10: Sejarah Teori Pembakaran: Dari Teori Logiston ke Percobaan Lavoisier

IPA - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Sejarah Teori Pembakaran: Dari Teori Logiston ke Percobaan Lavoisier

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikSejarah Teori Pembakaran: Dari Teori Logiston ke Percobaan Lavoisier
Alokasi Waktu2 x 45 menit (90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membandingkan teori logiston dengan hasil percobaan Lavoisier tentang reaksi pembakaran logam, serta menjelaskan alasan ilmiah mengapa teori logiston disanggah.
  2. Murid dapat membuktikan melalui percobaan pembakaran pita magnesium bahwa massa logam bertambah karena bergabung dengan gas oksigen, sebagai dasar pengenalan hukum kekekalan massa.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara berkelompok (3-4 orang) kecuali bagian refleksi yang dikerjakan individu.
  • Baca setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Gunakan alat pelindung diri (kacamata pelindung dan sarung tangan) saat melakukan percobaan pembakaran.
  • Tuliskan jawaban dengan rapi pada ruang yang disediakan. Gunakan pulpen hitam atau biru.
  • Diskusikan jawaban dengan teman sekelompok sebelum menuliskan kesimpulan.
  • Tanyakan kepada guru jika ada petunjuk yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Sejarah: Membongkar Mitos Logiston

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks IPA Kelas 10 Bab 4 atau teks bacaan yang disiapkan guru
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks singkat tentang teori logiston dan percobaan Lavoisier yang disediakan guru atau di buku teks halaman terkait.
  2. Identifikasi klaim utama teori logiston: apa yang dipercaya para ilmuwan abad ke-17 tentang proses pembakaran?
  3. Identifikasi temuan utama Lavoisier: apa yang sebenarnya terjadi pada logam saat dibakar?
  4. Lengkapi tabel perbandingan pada pertanyaan di bawah ini.
  5. Diskusikan dalam kelompok: mengapa teori logiston bisa bertahan lebih dari 100 tahun sebelum akhirnya disanggah?

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan berikut berdasarkan bacaan yang telah kalian pelajari!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel yang kalian buat, jelaskan minimal 2 alasan ilmiah mengapa teori logiston akhirnya disanggah oleh komunitas sains!

3. Menurut kalian, mengapa pengukuran massa secara kuantitatif menjadi kunci penting dalam menyanggah teori logiston? Kaitkan dengan sifat sains yang berbasis bukti!

Tabel 4 baris × 3 kolom (Aspek, Teori Logiston, Percobaan Lavoisier) disediakan untuk pertanyaan 1. Ruang uraian 8-10 baris untuk pertanyaan 2 dan 3.

Kegiatan 2: Lab Mini: Membakar Pita Magnesium dan Mengukur Massa

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pita magnesium (2 potong, masing-masing ± 5 cm)
  • Neraca digital (ketelitian 0,01 g)
  • Pembakar spiritus dan korek api
  • Cawan penguap
  • Penjepit logam/tang krusibel
  • Kacamata pelindung
  • Sarung tangan tahan panas
  • Amplas halus (untuk membersihkan pita Mg)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan sesuai daftar di bawah.
  2. Gunakan kacamata pelindung dan sarung tangan sebelum memulai percobaan. PERINGATAN: Jangan melihat langsung nyala magnesium karena sangat terang!
  3. Timbang pita magnesium (panjang ± 5 cm) menggunakan neraca digital. Catat massa awal (m₁).
  4. Jepit pita magnesium dengan penjepit logam, lalu bakar di atas cawan penguap menggunakan pembakar spiritus hingga seluruh pita habis terbakar.
  5. Tunggu hasil pembakaran (magnesium oksida/abu putih) mendingin selama 2-3 menit.
  6. Timbang seluruh hasil pembakaran yang ada di cawan penguap. Catat massa akhir (m₂).
  7. Ulangi percobaan dengan pita magnesium kedua untuk mendapatkan data pembanding.
  8. Catat semua data ke dalam tabel pengamatan dan hitung selisih massa.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel data pengamatan berikut: Percobaan ke- | Massa pita Mg sebelum dibakar (m₁) dalam gram | Massa hasil pembakaran (m₂) dalam gram | Selisih massa (m₂ - m₁) dalam gram

Ruang tabel jawaban

2. Apakah massa hasil pembakaran lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan massa pita magnesium sebelum dibakar? Jelaskan mengapa hal ini terjadi dengan mengaitkan persamaan reaksi: 2Mg + O₂ → 2MgO

3. Hubungkan hasil percobaan kalian dengan sejarah: Jika kalian adalah ilmuwan di abad ke-18 yang masih mempercayai teori logiston, bagaimana kalian akan menjelaskan hasil percobaan ini? Apakah penjelasan tersebut masuk akal? Mengapa?

4. Berdasarkan percobaan ini, prediksi apa yang terjadi pada massa total sistem jika percobaan dilakukan dalam wadah tertutup rapat. Kaitkan dengan konsep awal hukum kekekalan massa!

Tabel pengamatan 2 baris data × 4 kolom untuk pertanyaan 1. Ruang uraian 6-8 baris untuk pertanyaan 2 dan 4. Ruang diskusi 8-10 baris untuk pertanyaan 3.

Kegiatan 3: Peta Konsep Revolusi Pembakaran: Dari Mitos ke Sains Modern

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis warna-warni (spidol/pensil warna) untuk membedakan cabang konsep
  • Kertas A4 atau ruang yang disediakan di LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan kegiatan 1 dan 2 yang telah kalian lakukan, buatlah peta konsep yang menghubungkan konsep-konsep kunci berikut: teori logiston, Lavoisier, oksigen, pembakaran, massa bertambah, massa berkurang, hukum kekekalan massa, dan percobaan kuantitatif.
  2. Gunakan kata penghubung pada setiap garis yang menghubungkan dua konsep (contoh: 'disanggah oleh', 'membuktikan bahwa', 'karena').
  3. Tambahkan minimal 2 konsep tambahan dari pemahaman kalian sendiri yang relevan.
  4. Berikan judul yang menarik pada peta konsep kalian.
  5. Presentasikan peta konsep kelompok kalian di depan kelas secara singkat (2-3 menit).

Pertanyaan:

1. Gambarlah peta konsep kalian pada ruang yang disediakan. Pastikan minimal 10 konsep terhubung dengan kata penghubung yang tepat.

Ruang gambar

2. Tuliskan satu paragraf singkat (4-5 kalimat) yang merangkum 'cerita' yang ditunjukkan oleh peta konsep kalian: bagaimana pemahaman manusia tentang pembakaran berubah dari waktu ke waktu?

Ruang kosong berukuran minimal setengah halaman A4 untuk menggambar peta konsep pada pertanyaan 1. Ruang uraian 5-6 baris untuk pertanyaan 2.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik atau mengejutkan yang kalian pelajari hari ini tentang sejarah sains dan proses pembakaran? Mengapa hal itu mengejutkan bagi kalian?

2. Bayangkan kalian hidup di abad ke-17 dan semua orang di sekitar kalian percaya teori logiston. Apa yang akan kalian lakukan jika data percobaan kalian bertentangan dengan teori yang dipercaya banyak orang? Kaitkan dengan sikap ilmiah yang kalian miliki.

3. Berikan satu contoh dalam kehidupan sehari-hari di mana kalian melihat bukti bahwa oksigen terlibat dalam proses pembakaran (misalnya saat memasak, memadamkan api, atau menyalakan lilin). Jelaskan kaitannya dengan konsep yang dipelajari hari ini.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.