LKPD IPA Kelas 10: Penerapan Aturan Perkalian dan Pembagian Angka Penting
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Penerapan Aturan Perkalian dan Pembagian Angka Penting". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD IPA Kelas 10: Penerapan Aturan Perkalian dan Pembagian Angka Penting
IPA - Kelas 10
Bab 1 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA — Kelas 10 (Fase E) Topik: Penerapan Aturan Perkalian dan Pembagian Angka Penting INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Luas Permukaan dan Aturan Perkalian Angka PentingEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kertas karton diukur dengan jangka sorong: panjang = 35,2 cm, lebar = 12,455 cm. Hitung luasnya dengan aturan perkalian angka penting. 2. Tutup botol diukur diameternya dengan jangka sorong, d = 3,12 cm. Tentukan luas permukaan tutup botol (lingkaran) menggunakan aturan perkalian angka penting. (Gunakan π = 3,14, π bukan hasil pengukuran.) 3. Lantai ruang kelas diukur dengan meteran: panjang = 8,0 m (2 AP), lebar = 7,50 m (3 AP). Hitung luas lantai, bulatkan sesuai aturan, dan nyatakan dalam notasi ilmiah (m²). 4. Diskusi: Mengapa pada operasi perkalian/pembagian, hasil harus memiliki jumlah angka penting yang sama dengan jumlah angka penting paling sedikit dari data pengukuran? Bandingkan dengan aturan penjumlahan/pengurangan. Tulis di kertas berpetak atau buku tugas dengan format: Diketahui (tulis beserta jumlah AP), Ditanya, Jawab (berisi perhitungan, pembulatan, dan notasi ilmiah). Untuk diskusi, tulis ringkasan pendapat kelompok. Kegiatan 2: Massa Jenis dan Aturan Pembagian Angka PentingEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Benda A: Massa = 15,6 g; volume = (38,4 – 30) mL = 8,4 mL. Tentukan massa jenis benda A dalam g/mL dengan aturan pembagian. 2. Benda B: p = 2,5 cm (2 AP), l = 1,30 cm (3 AP), t = 0,80 cm (2 AP). Massa = 5,25 g (3 AP). Hitung volume balok, kemudian massa jenisnya. 3. Diskusi: Mengapa di dunia farmasi dan teknik sipil, aturan angka penting sangat kritis? Berikan satu contoh dampak kesalahan pembulatan. Tulis perhitungan di kertas folio. Sajikan dalam tabel: Benda, Massa (AP), Volume (AP), Massa Jenis, Notasi Ilmiah. Untuk diskusi, tulis esai pendek minimal 3 kalimat. Kegiatan 3: Mengomunikasikan Data dengan Notasi IlmiahEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ubahlah ke notasi ilmiah: a. 0,000075 m (3 AP) b. 299.792.458 m/s (3 AP) c. 0,0000000000000000001602 C (4 AP) 2. Massa elektron = 9,11 × 10⁻³¹ kg (3 AP). Muatan elektron = 1,60 × 10⁻¹⁹ C (3 AP). Hitunglah rasio muatan terhadap massa (e/m) dan nyatakan dalam notasi ilmiah dengan jumlah AP yang tepat. 3. Sebuah bakteri memiliki panjang rata-rata 0,0000025 m. Tuliskan dalam notasi ilmiah dengan 2 angka penting. Jika dua bakteri disusun memanjang, berapa total panjangnya? Nyatakan dalam notasi ilmiah. 4. Refleksi singkat (tulis di kertas jawaban)Menurutmu, apa kelebihan notasi ilmiah dibandingkan penulisan bilangan panjang? Berikan satu contoh di kehidupan sehari-hari yang membutuhkan notasi ilmiah. Tulis jawaban di kertas dengan susunan nomor yang jelas. Untuk soal hitungan, sertakan langkah perhitungan dan pembulatan. REFLEKSI1. Setelah menyelesaikan semua kegiatan, jawablah pertanyaan refleksi berikut secara jujur pada kertas jawabanmu: 2. 1. Bagian mana yang paling menantang dari menerapkan aturan perkalian/pembagian angka penting? Bagaimana strategimu mengatasinya? 3. 2. Bayangkan kamu bekerja di laboratorium yang sedang mengembangkan obat baru. Apa akibatnya jika perhitungan dosis tidak mengikuti aturan angka penting? 4. 3. Dari pengalaman hari ini, keterampilan apa yang ingin kamu tingkatkan pada pertemuan berikutnya tentang pengukuran? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.