LKPDPertemuan 4Bab 1Fase ESemester 1

LKPD IPA Kelas 10: Komponen dan Cara Penggunaan Jangka Sorong

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Komponen dan Cara Penggunaan Jangka Sorong". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 10: Komponen dan Cara Penggunaan Jangka Sorong

IPA - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Komponen dan Cara Penggunaan Jangka Sorong

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikKomponen dan Cara Penggunaan Jangka Sorong
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi komponen-komponen jangka sorong beserta fungsinya, termasuk skala utama, skala nonius, dan nilai skala terkecil.
  2. Murid dapat membaca dan mencatat hasil pengukuran panjang, tebal, dan diameter benda menggunakan jangka sorong secara akurat.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara berkelompok (3-4 orang) kecuali ada instruksi khusus untuk individu.
  • Siapkan jangka sorong, benda-benda ukur (koin, baut, pipa kecil), dan alat tulis sebelum memulai.
  • Baca setiap petunjuk dengan cermat sebelum melakukan kegiatan.
  • Diskusikan hasil pengamatan dan pengukuranmu dengan teman sekelompok sebelum menuliskan jawaban.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada langkah yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Anatomi Jangka Sorong: Peta Komponen

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Jangka sorong (1 per kelompok)
  • Buku teks IPA Kelas X (Gambar 1.7)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil jangka sorong yang tersedia di meja kelompokmu.
  2. Amati jangka sorong secara seksama. Geser rahang geser perlahan, perhatikan bagian-bagian yang bergerak dan yang tetap.
  3. Cocokkan pengamatanmu dengan gambar jangka sorong pada buku teks (Gambar 1.7).
  4. Lengkapi tabel di bawah ini dengan nama komponen, letak/posisi pada alat, dan fungsinya.
  5. Setelah melengkapi tabel, jawab pertanyaan analisis di bawahnya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pengamatan langsung terhadap jangka sorong di mejamu.

Ruang tabel jawaban

2. Berapa jumlah pembagian skala nonius pada jangka sorongmu? Hitunglah nilai skala terkecil (NST) jangka sorong tersebut menggunakan rumus: NST = skala terkecil skala utama ÷ jumlah pembagian skala nonius. Tunjukkan perhitunganmu.

3. Mengapa jangka sorong memiliki dua pasang rahang (atas dan bawah)? Jelaskan situasi pengukuran nyata yang memerlukan masing-masing rahang tersebut.

Tabel 4 kolom: No, Nama Komponen, Letak/Posisi, Fungsi. Sediakan minimal 8 baris. Ruang uraian untuk soal 2 dan 3 masing-masing 5-7 baris.

Kegiatan 2: Praktik Pengukuran: Tantangan Akurasi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Jangka sorong (1 per kelompok)
  • Koin logam
  • Baut atau mur
  • Pipa kecil atau spidol bertutup
  • Alat tulis dan penggaris (untuk sketsa)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan tiga benda ukur: (A) koin logam, (B) baut/mur, dan (C) pipa kecil atau spidol bertutup.
  2. Sebelum mengukur, pastikan rahang jangka sorong dalam keadaan tertutup rapat dan skala menunjukkan angka nol. Jika tidak tepat nol, catat nilai zero error-nya.
  3. Ukur dimensi berikut: (A) tebal koin, (B) diameter luar baut, (C) diameter dalam tutup spidol/pipa.
  4. Untuk setiap pengukuran, lakukan langkah: jepit/masukkan benda → kunci rahang → baca skala utama → cari garis nonius yang segaris dengan garis skala utama → hitung hasil.
  5. Catat hasil pengukuranmu dalam tabel, termasuk satuan dan nilai ketidakpastian.
  6. Ulangi setiap pengukuran sebanyak 3 kali, lalu hitung rata-ratanya.

Pertanyaan:

1. Isikan hasil pengukuranmu pada tabel berikut (3 kali pengukuran per benda). Cantumkan pembacaan skala utama, skala nonius, dan hasil akhir dalam satuan cm.

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan langkah-langkah yang kamu lakukan untuk membaca skala nonius. Sertakan sketsa sederhana posisi skala utama dan nonius dari salah satu pengukuranmu.

Ruang gambar

3. Apakah hasil pengukuran ketiga percobaan untuk setiap benda selalu sama persis? Jelaskan faktor apa saja yang dapat menyebabkan perbedaan hasil pengukuran.

Tabel pengukuran 6 kolom: Benda, Pengukuran ke-, Skala Utama (cm), Skala Nonius, Hasil Akhir (cm), Rata-rata. Sediakan 9 baris (3 benda × 3 ulangan) plus baris rata-rata. Ruang sketsa 5×5 cm untuk gambar skala. Ruang uraian 5 baris untuk soal 3.

Kegiatan 3: Refleksi dan Aplikasi: Jangka Sorong di Dunia Nyata

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan secara individu setelah praktik kelompok selesai.
  2. Baca skenario di bawah ini, kemudian jawab pertanyaan yang mengikutinya.
  3. Kaitkan jawabanmu dengan pengalaman pengukuran yang baru saja kamu lakukan.

Pertanyaan:

1. Seorang teknisi bengkel harus memeriksa apakah diameter piston masih sesuai spesifikasi pabrik (toleransi ± 0,05 mm). Mengapa ia menggunakan jangka sorong dan bukan penggaris biasa? Hubungkan jawabanmu dengan konsep NST.

2. Buatlah prosedur operasi standar (SOP) singkat 5 langkah untuk mengukur diameter dalam sebuah cincin menggunakan jangka sorong. Pastikan mencantumkan cara menghindari kesalahan pengukuran.

3. Jika temanmu mendapatkan hasil pengukuran tebal koin 0,175 cm menggunakan jangka sorong dengan NST 0,05 mm, apakah hasil tersebut masuk akal? Jelaskan alasanmu dengan mengaitkan jumlah angka desimal dan NST alat.

Ruang uraian masing-masing 6-8 baris per soal. Untuk soal 2, boleh disajikan dalam format bernomor.

REFLEKSI

1. Apa hal baru paling penting yang kamu pelajari hari ini tentang jangka sorong, dan bagaimana kamu bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?

2. Kesulitan apa yang kamu alami saat melakukan pengukuran, dan strategi apa yang kamu gunakan untuk mengatasinya?

3. Jika kamu harus menjelaskan cara menggunakan jangka sorong kepada adik kelasmu yang belum pernah melihat alat ini, langkah pertama apa yang akan kamu sampaikan dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.