LKPDPertemuan 14Bab 1Fase ESemester 1

LKPD IPA Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 1: Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 1: Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD IPA Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 1: Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah

IPA - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 14

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif Bab 1: Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang sistem pengukuran dalam kerja ilmiah, meliputi besaran, satuan, dimensi, alat ukur, angka penting, notasi ilmiah, dan ketidakpastian pengukuran melalui asesmen sumatif.
  2. Murid dapat menerapkan keterampilan proses ilmiah (merencanakan penyelidikan, mengolah data, mengevaluasi, dan mengomunikasikan hasil) dalam konteks pengukuran melalui soal asesmen sumatif bab.

PETUNJUK UMUM

  • Halo, Ilmuwan Muda! Selamat datang di Tantangan Akhir Bab 1. Hari ini kalian akan membuktikan kehebatan kalian dalam dunia pengukuran ilmiah.
  • Kerjakan setiap 'Misi' secara berurutan. Baca setiap studi kasus dengan teliti dan penuh kesadaran (mindful).
  • Gunakan pemahaman kalian tentang alat ukur, angka penting, dan metode ilmiah untuk memecahkan masalah yang diberikan.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi, jujur, dan percaya diri. Percayalah pada proses belajarmu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misi 1: Detektif Laboratorium (Analisis Alat dan Dimensi)

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator (jika diizinkan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah skenario kasus di bawah ini dengan saksama.
  2. Identifikasi besaran, satuan, dan alat ukur yang paling tepat untuk memecahkan kasus.
  3. Tuliskan jawabanmu pada ruang yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Skenario: Tim riset sekolahmu menemukan sebuah balok logam misterius berukuran sangat kecil (seukuran dadu). Mereka ingin mengetahui jenis logam tersebut dengan menghitung massa jenisnya secara presisi. Tentukan alat ukur yang paling tepat untuk mengukur panjang, lebar, tinggi, dan massa balok tersebut! Jelaskan alasan pemilihan alat ukurmu.

2. Massa jenis (densitas) diturunkan dari besaran pokok massa dibagi dengan volume. Berdasarkan hal tersebut, tuliskan dimensi dari besaran massa jenis!

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf singkat untuk soal nomor 1, dan format kurung siku untuk soal nomor 2 pada kotak yang tersedia di lembar kerjamu.

Kegiatan 2: Misi 2: Sang Analis Data (Angka Penting & Ketidakpastian)

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas buram/kertas coretan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati data hasil pengukuran yang diberikan pada skenario.
  2. Lakukan perhitungan matematis sesuai dengan aturan angka penting.
  3. Tentukan nilai ketidakpastian dari pengukuran berulang tersebut.

Pertanyaan:

1. Tim riset menimbang massa balok misterius sebanyak 5 kali untuk memastikan keakuratannya. Hasilnya adalah: 50,2 g; 50,4 g; 50,1 g; 50,3 g; dan 50,5 g. Hitunglah nilai rata-rata massa balok beserta nilai ketidakpastiannya (menggunakan setengah rentang/range). Tuliskan hasil akhir pelaporan datanya (x̄ ± Δx) dengan aturan angka penting yang benar!

2. Setelah dihitung, volume balok logam misterius tersebut ternyata sangat kecil, yaitu 0,0000125 meter kubik. Ubahlah nilai volume tersebut ke dalam bentuk penulisan notasi ilmiah yang tepat!

Tuliskan langkah-langkah perhitungan secara sistematis (diketahui, ditanya, dijawab) untuk soal nomor 1. Tuliskan jawaban akhir untuk soal nomor 2.

Kegiatan 3: Misi 3: Arsitek Penyelidikan (Merancang & Mengevaluasi)

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Posisikan dirimu sebagai seorang peneliti utama.
  2. Rancanglah sebuah prosedur eksperimen sederhana berdasarkan masalah yang diberikan.
  3. Evaluasi potensi kesalahan yang mungkin terjadi dalam eksperimenmu.

Pertanyaan:

1. Sebuah pabrik kertas mengklaim bahwa ketebalan satu lembar kertas HVS produksi mereka adalah tepat 0,10 mm. Rancanglah langkah-langkah penyelidikan (prosedur operasional) untuk membuktikan klaim tersebut menggunakan Mikrometer Sekrup! (Sertakan cara penggunaan alat yang benar).

2. Dalam setiap pengukuran pasti ada potensi kekeliruan. Sebutkan minimal dua faktor penyebab kesalahan (error) yang mungkin terjadi saat kamu mengukur ketebalan kertas tersebut, dan jelaskan bagaimana caramu meminimalisir kesalahan tersebut!

Gunakan format poin-poin (bullet points) atau nomor urut untuk menuliskan langkah-langkah penyelidikan dan faktor kesalahan.

REFLEKSI

1. Setelah menyelesaikan asesmen ini, bagian mana dari materi Sistem Pengukuran (alat ukur, angka penting, notasi ilmiah, atau ketidakpastian) yang menurutmu paling menantang? Mengapa?

2. Bagaimana sikap teliti dan jujur dalam melaporkan data pengukuran ilmiah dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-harimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.